Nickson L
03 Oktober 2024 10:12
Iklan
Nickson L
03 Oktober 2024 10:12
Pertanyaan
1
1
Iklan
Chisari C
03 Oktober 2024 10:39
Hai hai... aku bantu jawab yah..ππ―
Archaebacteria itu sebenernya nggak terlalu sering bikin makanan rusak, apalagi yang diawetin secara alami. Mereka biasanya hidup di tempat-tempat ekstrem kayak sumber air panas, dasar laut, atau tempat yang super asin. Jadi, makanan yang diawetin alami (kayak dikeringin, difermentasi, atau dikasih garam) biasanya nggak cocok buat mereka tumbuh.
Tapi kalau makanan disimpen di kondisi yang mendukung archaebacteria, misalnya super asin, ada kemungkinan mereka bisa tumbuh. Kayak archaebacteria jenis Halophiles, mereka bisa hidup di lingkungan super asin, jadi mungkin aja nyerang makanan kayak ikan asin atau daging asin. Tapi overall, sih, yang lebih sering ngerusak makanan itu bakteri dan jamur biasa, bukan archaebacteria.
Β· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!