Rahmat S

16 Januari 2023 07:35

Iklan

Rahmat S

16 Januari 2023 07:35

Pertanyaan

Mengapa amir syariffudin mengkritik kebijakan hatta ?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

18

:

16

:

56

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

F. Rizqi

Mahasiswa/Alumni Institut Teknologi Bandung

29 Januari 2023 12:50

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat adalah karena Amir Syariffudin menganggap bahwa urusan pemerintah dan politik dalam negeri Indonesia dalam kabinet Hatta begitu mudah diintervensi oleh Amerika Serikat.</p><p>&nbsp;</p><p>Pada masa Republik Indonesia Serikat (RIS) Indonesia menggunakan sistem pemerintahan parlementer. Ir. Soekarno sebagai presiden RIS berkedudukan sebagai kepala negara, sedangkan kepala pemerintahan dijabat oleh Perdana Menteri. Posisi Perdana Menteri pada saat itu dijabat oleh Drs. Moh. Hatta. Hatta kemudian membentuk kabinet dengan menggunakan prinsip kabinet zaken atau zaken cabinet. Prinsip kabinet zaken menempatkan orang-orang yang ahli di bidangnya dan berbeda dengan kabinet koalisi yang bersandar pada partai.</p><p>&nbsp;</p><p>Kabinet Moh. Hatta ini &nbsp;mendapatkan kritik dari Perdana Menteri sebelumnya, yaitu Amir Sjarifuddin, di mana ia menganggap bahwa urusan pemerintah dan politik dalam negeri Indonesia dalam kabinet Hatta begitu mudah diintervensi oleh Amerika Serikat.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah karena Amir Syariffudin menganggap bahwa urusan pemerintah dan politik dalam negeri Indonesia dalam kabinet Hatta begitu mudah diintervensi oleh Amerika Serikat.&nbsp;</p>

Jawaban yang tepat adalah karena Amir Syariffudin menganggap bahwa urusan pemerintah dan politik dalam negeri Indonesia dalam kabinet Hatta begitu mudah diintervensi oleh Amerika Serikat.

 

Pada masa Republik Indonesia Serikat (RIS) Indonesia menggunakan sistem pemerintahan parlementer. Ir. Soekarno sebagai presiden RIS berkedudukan sebagai kepala negara, sedangkan kepala pemerintahan dijabat oleh Perdana Menteri. Posisi Perdana Menteri pada saat itu dijabat oleh Drs. Moh. Hatta. Hatta kemudian membentuk kabinet dengan menggunakan prinsip kabinet zaken atau zaken cabinet. Prinsip kabinet zaken menempatkan orang-orang yang ahli di bidangnya dan berbeda dengan kabinet koalisi yang bersandar pada partai.

 

Kabinet Moh. Hatta ini  mendapatkan kritik dari Perdana Menteri sebelumnya, yaitu Amir Sjarifuddin, di mana ia menganggap bahwa urusan pemerintah dan politik dalam negeri Indonesia dalam kabinet Hatta begitu mudah diintervensi oleh Amerika Serikat.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah karena Amir Syariffudin menganggap bahwa urusan pemerintah dan politik dalam negeri Indonesia dalam kabinet Hatta begitu mudah diintervensi oleh Amerika Serikat. 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

39

5.0

Jawaban terverifikasi