Anonim A

11 Desember 2022 12:00

Iklan

Anonim A

11 Desember 2022 12:00

Pertanyaan

Menganalisis kebijakan daendels di nusatara yang dipengaruhi semangat revolusi prancis

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

07

:

24

:

58

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Muhammad K

11 Desember 2022 12:20

Jawaban terverifikasi

<p>Herman Willem Daendels merupakan salah satu patriot Belanda yang sangat terpengaruh oleh semangat Revolusi Prancis. Semangat tersebut kemudian diaplikasikan dengan berusaha menghapuskan praktik feodalisme untuk menciptakan masyarakat Hindia Belanda yang dinamis.</p>

Herman Willem Daendels merupakan salah satu patriot Belanda yang sangat terpengaruh oleh semangat Revolusi Prancis. Semangat tersebut kemudian diaplikasikan dengan berusaha menghapuskan praktik feodalisme untuk menciptakan masyarakat Hindia Belanda yang dinamis.


Iklan

Aldo S

11 Desember 2022 12:23

Jawaban terverifikasi

<p>Semangat Revolusi Perancis "liberte, egalite, fraternite" kebebasan, persamaan, persaudaraan juga dibawa pada masa pemerintahan Herman Willem Daendels (1808-1811). Oleh karena itu, Daendels membawa semangat tersebut berupa tindakan memberantas praktik-praktik yang dinilai feodalistik.</p><p>Untuk lebih detailnya, yuk simak penjelasan berikut ini.</p><p>Di dalam berbagai pidatonya, Daendels tidak lupa mengutip semboyan Revolusi<br>Perancis. Daendels ingin menanamkan jiwa kemerdekaan, persamaan dan persaudaraan di lingkungan masyarakat Hindia. Oleh karena itu, ia ingin memberantas praktik-praktik yang dinilai feodalistik. Semangat Daendels itu kemudian diwujudkan dalam kebijakan berikut:<br>1. Daendels mengurangi adat istiadat dan tata cara dalam menghadap raja, misalnya harus memakai payung emas, duduk di kursi yang lebih rendah dibanding raja. Daendels tidak melakukan penghormahtan tersebut atau duduk di kursi yang sederajat.<br>2. Membatasi secara ketat kekuasaan raja-raja di Nusantara<br>3. Kedudukan bupati sebagai penguasa tradisional diubah menjadi pegawai pemerintah (kolonial) yang digaji.</p><p>&nbsp;</p>

Semangat Revolusi Perancis "liberte, egalite, fraternite" kebebasan, persamaan, persaudaraan juga dibawa pada masa pemerintahan Herman Willem Daendels (1808-1811). Oleh karena itu, Daendels membawa semangat tersebut berupa tindakan memberantas praktik-praktik yang dinilai feodalistik.

Untuk lebih detailnya, yuk simak penjelasan berikut ini.

Di dalam berbagai pidatonya, Daendels tidak lupa mengutip semboyan Revolusi
Perancis. Daendels ingin menanamkan jiwa kemerdekaan, persamaan dan persaudaraan di lingkungan masyarakat Hindia. Oleh karena itu, ia ingin memberantas praktik-praktik yang dinilai feodalistik. Semangat Daendels itu kemudian diwujudkan dalam kebijakan berikut:
1. Daendels mengurangi adat istiadat dan tata cara dalam menghadap raja, misalnya harus memakai payung emas, duduk di kursi yang lebih rendah dibanding raja. Daendels tidak melakukan penghormahtan tersebut atau duduk di kursi yang sederajat.
2. Membatasi secara ketat kekuasaan raja-raja di Nusantara
3. Kedudukan bupati sebagai penguasa tradisional diubah menjadi pegawai pemerintah (kolonial) yang digaji.

 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi