Rahmat S

08 Februari 2022 13:16

Iklan

Rahmat S

08 Februari 2022 13:16

Pertanyaan

Mencari informasi tentang pelayaran bangsa Eropa ke Nusantara (Spanyol, Portugis, Inggris, Belanda) Sebutkan daerah yang dilewati oleh tokoh-tokoh penjelajah samudra di atas. (misal Alfonso d'alburqueque berlayar dari daerah a, b, c, d hingga e)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

04

:

17

:

17

Klaim

7

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

17 Februari 2022 13:37

Jawaban terverifikasi

Hai Rahmat S Kakak bantu jawab ya. Keberhasilan Vasco da Gama mencapai Calicut dan membawa pulang rempah-rempah membuat Portugal menempatkan Alfonso de Albuquerque sebagai wakilnya di India. Di bawah kepemimpinan Alfonso de Albuquerque, Portugis berhasil menguasai Goa pada 1510 dan Malaka pada 1511. Keberhasilan itu mendorong Alfonso de Albuquerque untuk mengirim tiga kapalnya ke kepulauan rempah-rempah di Indonesia Timur (Maluku). Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut. Bangsa Portugis Penjelajahan samudra bangsa Portugis untuk menemukan kepulauan rempah-rempah diawali dengan ekspedisi Bartholomeus Diaz, yang menjadi orang Eropa pertama yang berhasil mencapai Tanjung Harapan di Afrika Selatan pada 1488. Setelah itu, Vasco da Gama mengikuti dan melanjutkan rute Bartholomeus Diaz, hingga akhirnya sampai di Calicut, India, pada 1498. Keberhasilan Vasco da Gama mencapai Calicut dan membawa pulang rempah-rempah membuat Portugal menempatkan Alfonso de Albuquerque sebagai wakilnya di India. Di bawah kepemimpinan Alfonso de Albuquerque, Portugis berhasil menguasai Goa pada 1510 dan Malaka pada 1511. Keberhasilan itu mendorong Alfonso de Albuquerque untuk mengirim tiga kapalnya ke kepulauan rempah-rempah di Indonesia Timur (Maluku). Dua kapal dari armada utusan Alfonso de Albuquerque yang dipimpin oleh Antonio de Abreau dan Francisco Serrao berhasil mencapai Ternate pada 1512. Dengan begitu, bangsa barat yang pertama kali datang di nusantara dan kemudian memonopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku yaitu bangsa Portugis. Pada awalnya, kedatangan Portugis di Ternate disambut baik oleh Sultan Ternate yang ingin melawan Tidore. Akan tetapi, dalam perkembangannya kedatangan Portugis ke nusantara membuat kerajaan-kerajaan Islam merasa terancam. Kerajaan Islam pertama di nusantara yang dikuasai Portugis adalah Kerajaan Ternate. Bangsa Spanyol Sesuai isi Perjanjian Tordesillas yang disetujui bersama Portugal pada 1494, bangsa Spanyol mencari daerah penghasil rempah-rempah dengan menuju ke arah barat, melalui Samudera Atlantik. Pada 1519, Spanyol memberangkatkan ekspedisi yang terdiri dari lima kapal di bawah pimpinan Fernando de Magelhaens atau Ferdinan Magellan. Rute pelayarannya adalah Spanyol - Samudera Atlantik - pantai timur Benua Amerika - selat di ujung selatan Benua Amerika - Samudera Pasifik - Filipina. Rombongan Magellan sampai di Filipina pada April 1521, tetapi ia justru terbunuh setelah terlibat konflik dengan Mactan. Setelah itu, ekspedisi dilanjutkan di bawah pimpinan Kapten Sebastian del Cano, yang sampai di Maluku di tahun yang sama. Sebastian del Cano mendarat di wilayah Tidore dan disambut baik oleh rajanya, yang bermusuhan dengan Kerajaan Ternate yang lebih dulu menjalin kerjasama dengan Portugis. Namun, kedatangan bangsa Spanyol ke Indonesia untuk pertama kalinya ini hanya berlangsung 40 hari (6 November - 18 Desember 1521). Pasalnya tujuan utama Sebastian del Cano singgah di Tidore adalah untuk mengisi bahan makanan dan mengisi kapalnya dengan rempah-rempah, terutama cengkih dan pala. Keberhasilan Sebastian del Cano dalam mendapatkan rempah-rempah serta kepercayaan dari raja Tidore membuat raja Spanyol senang dan kembali mengirimkan armadanya ke Indonesia. Akan tetapi, langkah tersebut oleh Portugis dianggap sebagai pelanggaran terhadap Perjanjian Tordesillas. Pada akhirnya pertempuran antara Spanyol bersama Tidore dan Portugis yang bersekutu dengan Ternate pun tidak dapat dihindarkan. Bangsa Inggris Ekspedisi penjelajahan samudra oleh bangsa Inggris yang pertama dipimpin oleh Francis Drake dan Thomas Cavendish. Rombongan itu berangkat pada 1577 dengan mengikuti rute penjelajahan bangsa Spanyol. Pada 1579, armada Francis Drake berhasil mendarat di Ternate dan memborong rempah-rempah untuk dibawa kembali ke Inggris. Pada abad ke-17, Inggris kembali melakukan penjelajahan samudra, tetapi dengan mengikuti rute bangsa Portugis. Inggris kemudian berhasil menguasai India dan mendirikan kongsi dagang EIC (East India Company). Dalam perkembangannya, EIC menjadi pesaing utama VOC dan berusaha menguasai kepulauan nusantara. Bangsa Belanda Dalam melakukan penjelajahan samudra ke dunia Timur, bangsa Belanda mengacu pada Pedoman Perjalanan ke Timur yang disusun oleh Jan Huygen van Lin Schoten pada 1595. Buku tersebut memuat peta dan deskripsi rinci mengenai penemuan-penemuan bangsa Portugis. Pada 1595, Belanda mengirim sebuah ekspedisi ke dunia Timur yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman. Cornelis de Houtman menjadi rombongan Belanda pertama yang tiba di nusantara pada 1596, tepatnya di Banten. Meski sempat disambut baik, Cornelis de Houtman akhirnya diusir oleh masyarakat dan pedagang setempat karena sikap buruknya. Pada 1598, Belanda kembali berusaha menembus Banten dengan mengirim ekspedisi di bawah pimpinan Jacob van Neck. Proses masuknya bangsa Belanda ke nusantara yang kedua ini cukup mulus, karena mereka pandai berdiplomasi dan telah belajar dari pengalaman Cornelis de Houtman. Penerimaan Banten pun semakin terlihat ketika Belanda diizinkan untuk mendirikan kantor dagang. Setelah Banten, bangsa Belanda kemudian melanjutkan misinya ke Maluku untuk menggeser kedudukan bangsa Portugis. Semoga Membantu Ya : )


Iklan

R. Sere

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

10 Februari 2022 09:44

Halo Rahmat S, kakak bantu jawab yaa Rute pelayaran Alfonso d'Alburqueque adalah dari Portugis lalu ke Goa (India) dan ke Malaka. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut Alfonso D’albuquerque adalah penjelajah Portugis yang menaklukan Malaka pada 1511. Portugis yang telah menetap di Goa (India) mendapat informasi dari Tome Pires bahwa pusat perdagangan rempah ada di Malaka. Untuk mendapatkan daerah penghasil rempah-rempah Portugis mengirimkan Alfonso D’abuquerque. Setelah menaklukan Malaka, Portugis menerapkan monopoli perdagangan sehingga mendapat tentangan dari penguasa lokal. Semoga membantu:)


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

29

5.0

Jawaban terverifikasi