Fira H

07 Agustus 2023 12:23

Iklan

Fira H

07 Agustus 2023 12:23

Pertanyaan

Memilih - milih teman yang beda agama merupakan perilaku yang tidak sesuai sila pancasila ke..?

Memilih - milih teman yang beda agama merupakan perilaku yang tidak sesuai sila pancasila ke..?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

02

:

44

:

20

Klaim

4

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Arnoldy K

Community

07 Agustus 2023 12:36

Jawaban terverifikasi

<p>Halo Kakak<br>Saya bantu jawab ya Kakak.</p><p>&nbsp;</p><p>Jawabannya adalah Sila ke 2 dan Sila ke 3</p><p>&nbsp;</p><p>Penjelasan:<br>Karena baru-baru ini marak terjadi perselisihan antar remaja karena penyimpangan nilai etika pancasila tersebut. Simpelnya, permasalahan tersebut timbul karena adanya sikap diskriminasi sesama manusia yang berawal dari hal pertemanan yang sempit. maksud kalimat "pertemanan yang sempit" disini adalah sebagian orang hanya mau berteman dengan orang lain yang memiliki latar belakang sosial, etnis, agama, atau golongan yang sama. Mereka bersembunyi dibalik kata "se-frekuensi" menurut mereka, mereka bisa nyaman berteman dengan orang yang sefrekuensi. Namun sefrekuensi inilah yang salah diartikan oleh sebagian orang. Sefrekuensi yang maksud seharusnya adalah memilik tujuan, pola pikir, atau prinsip yang cenderung sama, malah diartikan dengan "harus sama latar belakang sosial, agama, etnis, dan golongan agar kedepannya lebih nyaman." stigma inilah yang menimbulkan beberapa perpecahan dikalangan remaja, bahkan menimbulkan banyak kasus bullying karena menganggap kaum mayoritas selalu mendapat tempat teratas, dan trauma mendasar bagi orang-orang yang mendapat dampaknya.</p><p>&nbsp;</p><p>Tentu perilaku ini sangat menyeleweng dari etika sila pancasila, karena termasuk dalam perilaku penyimpangan butir pancasila sila kedua dan ketiga. Seharusnya kita sebagai manusia harus mampu memanusiakan manusia lain, bukan hanya ingin dimanusiakan tanpa mau memanusiakan.</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga dapat di pahami ya Kakak.</p>

Halo Kakak
Saya bantu jawab ya Kakak.

 

Jawabannya adalah Sila ke 2 dan Sila ke 3

 

Penjelasan:
Karena baru-baru ini marak terjadi perselisihan antar remaja karena penyimpangan nilai etika pancasila tersebut. Simpelnya, permasalahan tersebut timbul karena adanya sikap diskriminasi sesama manusia yang berawal dari hal pertemanan yang sempit. maksud kalimat "pertemanan yang sempit" disini adalah sebagian orang hanya mau berteman dengan orang lain yang memiliki latar belakang sosial, etnis, agama, atau golongan yang sama. Mereka bersembunyi dibalik kata "se-frekuensi" menurut mereka, mereka bisa nyaman berteman dengan orang yang sefrekuensi. Namun sefrekuensi inilah yang salah diartikan oleh sebagian orang. Sefrekuensi yang maksud seharusnya adalah memilik tujuan, pola pikir, atau prinsip yang cenderung sama, malah diartikan dengan "harus sama latar belakang sosial, agama, etnis, dan golongan agar kedepannya lebih nyaman." stigma inilah yang menimbulkan beberapa perpecahan dikalangan remaja, bahkan menimbulkan banyak kasus bullying karena menganggap kaum mayoritas selalu mendapat tempat teratas, dan trauma mendasar bagi orang-orang yang mendapat dampaknya.

 

Tentu perilaku ini sangat menyeleweng dari etika sila pancasila, karena termasuk dalam perilaku penyimpangan butir pancasila sila kedua dan ketiga. Seharusnya kita sebagai manusia harus mampu memanusiakan manusia lain, bukan hanya ingin dimanusiakan tanpa mau memanusiakan.

 

Semoga dapat di pahami ya Kakak.


Iklan

Juanicha S

Community

15 September 2023 18:46

Jawaban terverifikasi

<p>Pancasila, sebagai ideologi negara Indonesia, menekankan prinsip persatuan, keadilan, dan kesetaraan di antara semua warga negara. Prinsip ini mengajarkan untuk menghormati dan menghargai keberagaman, termasuk perbedaan agama, etnis, suku, dan budaya. Oleh karena itu, perilaku memilih-milih teman berdasarkan agama yang berbeda bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Pemilihan teman seharusnya didasarkan pada karakter, moralitas, dan nilai-nilai positif yang dimiliki individu, bukan pada agama atau latar belakang budaya mereka.</p><p>Prinsip-prinsip dalam Pancasila yang relevan terkait dengan keberagaman dan sikap terhadap teman dari latar belakang agama yang berbeda adalah:</p><p><strong>Ketuhanan Yang Maha Esa (Sila Pertama)</strong>:</p><ul><li>Prinsip ini mengajarkan pengakuan akan keberagaman keyakinan agama dan kepercayaan. Memilih teman berdasarkan agama yang berbeda bertentangan dengan prinsip ini, yang menekankan persatuan di bawah satu Tuhan.</li></ul><p><strong>Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab (Sila Kedua)</strong>:</p><ul><li>Prinsip ini menekankan perlakuan yang adil dan beradab terhadap semua orang, tanpa memandang agama, suku, atau latar belakang. Memilih teman berdasarkan agama melanggar prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab ini.</li></ul><p><strong>Persatuan Indonesia (Sila Ketiga)</strong>:</p><ul><li>Sila ketiga menekankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Memilih teman secara selektif berdasarkan agama dapat memecah belah persatuan dan tidak sejalan dengan prinsip persatuan Indonesia.</li></ul><p>Oleh karena itu, sikap memilih-milih teman berdasarkan agama bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang mendorong persatuan, keadilan, dan kesetaraan di antara semua warga negara Indonesia. Sebagai masyarakat yang berlandaskan Pancasila, seharusnya kita menerima dan menghormati keberagaman agama dan mencari persatuan dalam keanekaragaman yang ada di Indonesia.</p>

Pancasila, sebagai ideologi negara Indonesia, menekankan prinsip persatuan, keadilan, dan kesetaraan di antara semua warga negara. Prinsip ini mengajarkan untuk menghormati dan menghargai keberagaman, termasuk perbedaan agama, etnis, suku, dan budaya. Oleh karena itu, perilaku memilih-milih teman berdasarkan agama yang berbeda bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Pemilihan teman seharusnya didasarkan pada karakter, moralitas, dan nilai-nilai positif yang dimiliki individu, bukan pada agama atau latar belakang budaya mereka.

Prinsip-prinsip dalam Pancasila yang relevan terkait dengan keberagaman dan sikap terhadap teman dari latar belakang agama yang berbeda adalah:

Ketuhanan Yang Maha Esa (Sila Pertama):

  • Prinsip ini mengajarkan pengakuan akan keberagaman keyakinan agama dan kepercayaan. Memilih teman berdasarkan agama yang berbeda bertentangan dengan prinsip ini, yang menekankan persatuan di bawah satu Tuhan.

Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab (Sila Kedua):

  • Prinsip ini menekankan perlakuan yang adil dan beradab terhadap semua orang, tanpa memandang agama, suku, atau latar belakang. Memilih teman berdasarkan agama melanggar prinsip kemanusiaan yang adil dan beradab ini.

Persatuan Indonesia (Sila Ketiga):

  • Sila ketiga menekankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Memilih teman secara selektif berdasarkan agama dapat memecah belah persatuan dan tidak sejalan dengan prinsip persatuan Indonesia.

Oleh karena itu, sikap memilih-milih teman berdasarkan agama bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang mendorong persatuan, keadilan, dan kesetaraan di antara semua warga negara Indonesia. Sebagai masyarakat yang berlandaskan Pancasila, seharusnya kita menerima dan menghormati keberagaman agama dan mencari persatuan dalam keanekaragaman yang ada di Indonesia.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Contoh perilaku sesuai dengan sila ke 2 pancasila

18

5.0

Jawaban terverifikasi