Yan T

09 Maret 2022 11:22

Iklan

Yan T

09 Maret 2022 11:22

Pertanyaan

Latar belakang perlawanan terhadap dominasi bangsa asing terbesar di beberapa daerah di indonesia

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

07

:

00

:

23

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

24 Maret 2022 05:40

Jawaban terverifikasi

Hai Yan T, kakak bantu jawab ya. Latar belakang perlawanan terhadap dominasi bangsa asing terbesar di beberapa daerah di indonesia biasanya dilatar belakangi penguasaan wilayah, penjajahan, praktik monopoli yang merugikan masyarakat di daerah dan adanya tindakan yang sewenang-wenang terhadap masyarakat di daerah. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Dominasi bangsa asing terbesar di Indonesia terjadi di daerah Jawa, Sumatera dan Maluku. Latar belakang perlawanan terhadap dominasi bangsa asing di beberapa daerah di indonesia adalah : 1. Perang Aceh Perang Aceh adalah pertempuran antara Kesultanan Aceh melawan Belanda yang berlangsung antara 1873-1904. Perang Aceh pada awalnya terjadi 17 Maret 1824, ketika Inggris dan Belanda menyepakati tentang pembagian wilayah jajahan di Indonesia dan Semenanjung Malaya yang dikenal dengan Traktat Sumatera. Traktat Sumatera isinya menyebutkan bahwa Inggris memberikan izin kepada Belanda menguasai Sumatera. Dalam kesepakatan disebutkan bahwa Belanda tidak dapat mengganggu kemerdekaan Aceh. Akan tetapi, pada praktiknya Belanda tetap berusaha melancarkan serangan terhadap daerah Aceh yang jauh dari ibu kota. Perang Aceh berlangsung cukup lama dan menjadi perlawanan yang paling sulit di taklukan oleh Belanda. 2. Perang Diponegoro/Perang Jawa Perang Diponegoro atau Perang Jawa terjadi selama periode tahun 1825 hingga 1830 antara rakyat Jawa melawan pemerintah Hindia Belanda. Perang ini dipimpin oleh Pangeran Diponegoro dari Kesultanan Yogyakarta. Awalnya perang ini berlangsung di Yogyakarta, tapi meluas hingga ke Jawa Timur. Sebab khusus perang ini ialah karena Pangeran Diponogoro tersinggung atas aksi Belanda membuat jalan raya yang melintasi makam leluhur Pangeran Diponegoro di Tegalrejo (Yogyakarta), yang tidak meminta izin padanya dahulu sehingga dianggap penghinaan. 3. Perlawanan rakyat Maluku yang dipimpin Pattimura. Pada tahun 1799 VOC bangkrut dan angkat kaki dari Indonesia setelah memonopoli perdagangan di Maluku, namun selanjutnya kekuasaan VOC ini dilanjutkan oleh masa pemerintahan Kerajaan Belanda. Koloni Belanda datang lagi ke Maluku, disitu rakyat Maluku melakukan perlawanan yang dipimpin Pattimura. Pattimura adalah seorang militant yang diangkat menjadi panglima perang oleh pemimpin di Maluku untuk memimpin perlawanan, dengan cara menyerag benteng utama Belanda. Atas perlawanannya, Belanda melakukan sayembara untuk menankap Pattimura dan baru pada bulan Desember, Patimura berhasil di tangkap dan di hukum gantung di Ambon, Maluku pada 16 Desebmber 1817 (34 Tahun). Semoga membantu yaa :))


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi