Rahmat S
16 Januari 2023 07:27
Iklan
Rahmat S
16 Januari 2023 07:27
Pertanyaan
1
1
Iklan
D. Trinuria
Mahasiswa/Alumni Universitas Jember
31 Januari 2023 11:10
Jawaban benar adalah masih adanya gangguan dari Belanda yang masih ingin menguasai Indonesia dan memperbaiki kehidupan politik negara dengan sistem banyak partai.
Demokrasi parlementer atau demokrasi liberal (1950-1959) merupakan sistem demokrasi di mana kebinet bertanggung jawab kepada perlemen atau DRP. Kedudukan presiden hanya sebagai kepala negara tanpa ikut campur urusan pemerintahan. Latar belakang demokrasi liberal di Indonesia adalah masih adanya gangguan dari Belanda yang masih ingin menguasai Indonesia dan memperbaiki kehidupan bernegara dengan sistem banyak partai. Semala pelaksanaan demokrasi parlementer, diwarnai jatuh bangunnya kabinet baru sehingga kinerja kabinet tidak maksimal dan kabinet yang berdiri lebih banyak mengutamakan partai atau golongannya. Demokrasi parlementer berakhir setalah presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.
Jadi, latar belakang demokrasi liberal adalah masih adanya gangguan dari Belanda dan kehidupan politik negara dengan sistem multipartai.
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!