Alifa K

11 September 2023 05:12

Iklan

Alifa K

11 September 2023 05:12

Pertanyaan

Larutan oksida belerang dari pembakaran bahan bakar fosil dapat menyebabkan dampak-dampak berikut kecuali

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

20

:

51

:

13

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Sahel S

11 September 2023 07:10

Jawaban terverifikasi

<p>Larutan oksida belerang dari pembakaran bahan bakar fosil dapat menyebabkan dampak-dampak berikut, kecuali:</p><p>1. Pencemaran Udara: Oksida belerang yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil dapat menyebabkan pencemaran udara dan mengurangi kualitas udara yang kita hirup.</p><p>2. Asam Hujan: Oksida belerang dapat bereaksi dengan air di atmosfer dan membentuk asam sulfat. Asam hujan dapat merusak tanaman, kehidupan air, dan infrastruktur manusia.</p><p>3. Penyakit Pernapasan: Paparan jangka panjang terhadap oksida belerang dapat menyebabkan masalah pernapasan seperti asma, bronkitis, dan iritasi saluran pernapasan.</p><p>4. Kerusakan Bangunan dan Patung: Asam sulfat yang dihasilkan dari oksida belerang dapat merusak bangunan, monumen, dan patung yang terbuat dari batu, logam, atau bahan lainnya.</p><p>Namun, larutan oksida belerang sebenarnya tidak dapat langsung menyebabkan dampak-dampak ini. Dalam konteks larutan, oksida belerang dapat larut dalam air dan membentuk asam sulfat, yang kemudian dapat memberikan dampak negatif seperti yang telah dijelaskan di atas.</p>

Larutan oksida belerang dari pembakaran bahan bakar fosil dapat menyebabkan dampak-dampak berikut, kecuali:

1. Pencemaran Udara: Oksida belerang yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil dapat menyebabkan pencemaran udara dan mengurangi kualitas udara yang kita hirup.

2. Asam Hujan: Oksida belerang dapat bereaksi dengan air di atmosfer dan membentuk asam sulfat. Asam hujan dapat merusak tanaman, kehidupan air, dan infrastruktur manusia.

3. Penyakit Pernapasan: Paparan jangka panjang terhadap oksida belerang dapat menyebabkan masalah pernapasan seperti asma, bronkitis, dan iritasi saluran pernapasan.

4. Kerusakan Bangunan dan Patung: Asam sulfat yang dihasilkan dari oksida belerang dapat merusak bangunan, monumen, dan patung yang terbuat dari batu, logam, atau bahan lainnya.

Namun, larutan oksida belerang sebenarnya tidak dapat langsung menyebabkan dampak-dampak ini. Dalam konteks larutan, oksida belerang dapat larut dalam air dan membentuk asam sulfat, yang kemudian dapat memberikan dampak negatif seperti yang telah dijelaskan di atas.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

7

5.0

Jawaban terverifikasi