Tissa Y

06 Februari 2022 03:22

Iklan

Tissa Y

06 Februari 2022 03:22

Pertanyaan

Kutipan cerita imajinasi berikut untuk soal nomor 1 dan 2. Sepuluh tahun yang lalu, ada banyak fate anak yang tampak seperti bola pantai besar merah jambu memakai topi yang warnanya berbeda-beda. Tetapi sekarimg Dudley Dursley sudah bukan bayi lagi, dan sekarang foto-foto itu menunjukkan anak gemuk berambut pirang menaiki sepeda roda tiga pertamanya, naik komidi putar, bermain komputer dengan ayahnya, dipeluk dan dicium ibunya. Dalam ruang itu sama sekali tak ada tanda-tanda bahwa ada anak lain yang tinggal di rumah itu. Padahal Harry Potter masih di situ, saat ini sedang tidur, tapi tak akan lama lagi. Bibinya, Petunia, sudah bangun, dan suara nyaringnyalah yang pertama memecah kesunyian pagi itu. "Bangun! Bangun! Cepat!" Harry terbangun dengan kaget. Bibinya menggedor pintu lagi. "Banguuun!" lengkingnya. Harry mendengarnya melangkah menuju dapur, lalu bunyi wajan yang diletakkan di atas kompor. Harry berguling telentang lagi dan berusaha mengingat-ingat mimpinya yang terputus tadi. Mimpinya menyenangkan. Ada motor terbang. Dia merasa dia pernah mimpi yang lama sebelumnya. Bibinya sudah kembali berada di depan pintu kamarnya. "Kau sudah bangun belum?" tuntutnya. "Hampir," jawab Harry. "Ayo, cepat. Aku mau kau yang menggoreng daging asap. Jangan sampai gosong. Aku ingin segalanya sempurna pada hari ulang Dudley." Harry mengeluh. "Apa katamu?" "Tidak, tidak apa-apa ...." Ulang tahun Dudley-bagaimana mungkin dia bisa lupa? Dengan enggan Harry turun dari tempat tidur dan mencari-cari kaus kaki. Ditemukannya sepasang di bawah tempat tidur, dan setelah menarik laba-laba dari salah satu di antaranya, dipakainya kaus kaki itu. Harry sudah terbiasa dengan laba-laba karena lemari di bawah tangga penuh laba-laba dan di situlah dia tidur. Dikutip dari: J.K. Rowling, Harry Potter and The Philosopher's Stone: Harry · Potter dan Batu, Bertuah, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2000 1. Temukan unsur kebahasaan yang terdapat dalam kutipan cerita imajinasi Harry Potter and The Philosopher's Stone: Harry Potter dan Batu, Bertuah!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

08

:

41

:

17

Klaim

8

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Nurrohmah

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

11 Februari 2022 10:08

Jawaban terverifikasi

Hai, Tissa Y :) Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Unsur kebahasaan yang terdapat dalam kutipan cerita imajinasi Harry Potter and The Philosopher's Stone: Harry Potter dan Batu, Bertuah adalah sebagai berikut. 1) Menggunakan kata ganti orang ketiga. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi "Aku ingin segalanya sempurna pada hari ulang Dudley." 2) Menggunakan deskripsi latar. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi "Dalam ruang itu sama sekali tak ada tanda-tanda bahwa ada anak lain yang tinggal di rumah itu." dan kutipan "Harry mendengarnya melangkah menuju dapur, lalu bunyi wajan yang diletakkan di atas kompor." 3) Menggunakan pilihan kata makna kias dan makna khusus. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi "anak yang tampak seperti bola pantai besar merah jambu" yang bermakna seorang bayi. 4) Menggunakan kata sambung penanda urutan waktu. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi "Sepuluh tahun yang lalu". 5) Menggunakan kata/ungkapan keterkejutan. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi ""Bangun! Bangun! Cepat!" Harry terbangun dengan kaget. Bibinya menggedor pintu lagi. "Banguuun!" lengkingnya." 6) Menggunakan dialog/kalimat langsung dalam cerita. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi "Kau sudah bangun belum?" tuntutnya. "Hampir," jawab Harry." Untuk memahami alasannya, mari simak pembahasan berikut. Teks cerita fantasi adalah bahan tertulis yang berbentuk karangan atau tulisan untuk menuturkan, menggambarkan, atau membayangkan berbagai perbuatan, pengalaman, dan kejadian berupa angan-angan, khayalan, imajinasi, atau rekaan belaka. Ciri-ciri cerita fantasi, yaitu: 1. Ada keajaiban, keanehan, atau kemisteriusan. 2. Ide cerita terbuka terhadap daya khayal penulis, tidak dibatasi oleh realitas atau kehidupan nyata. 3. Menggunakan berbagai latar (lintas ruang dan waktu). 4. Tokoh yang unik dan memiliki kesaktian. 5. Bersifat fiksi. 6. Bahasa yang digunakan bukan bahasa formal. Unsur kebahasaan cerita imajinasi, yaitu: 1. Menggunakan kata ganti orang ketiga yang terdiri atas kata ganti orang ketiga tunggal (menggunakan kata beliau, dia, ia, -nya) dan kata ganti orang ketiga jamak (mereka). 2. Menggunakan deskripsi latar (tempat, waktu, suasana). Latar adalah keterangan mengenai ruang, waktu serta suasana terjadinya peristiwa-peristiwa di dalam suatu karya sastra. 3. Menggunakan pilihan kata makna kias dan makna khusus. Makna kias adalah makna yang mengandung pengandaian atau pengibaratan. Makna kias memiliki arti tidak sebenarnya atau konotatif. 4. Menggunakan kata sambung penanda urutan waktu. 5. Menggunakan kata/ungkapan keterkejutan. Kata seru atau interjeksi yang digunakan untuk mengungkapan rasa terkejut. 6. Menggunakan dialog/kalimat langsung dalam cerita. Kalimat langsung adalah sebuah kalimat yang merupakan hasil kutipan langsung dari pembicaraan seseorang yang sama persis seperti apa yang dikatakannya. Apabila dicermati dengan saksama, dapat diketahui teks di atas menceritakan tentang tokoh Harry Potter yang tinggal bersama keluarga bibinya untuk merayakan ulang tahun Dudley. Dengan demikian, hasil analisis unsur kebahasaan yang terdapat dalam kutipan cerita imajinasi Harry Potter and The Philosopher's Stone: Harry Potter dan Batu, Bertuah, yaitu: 1. Menggunakan kata ganti orang ketiga. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi "Aku ingin segalanya sempurna pada hari ulang Dudley." 2. Menggunakan deskripsi latar. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi "Dalam ruang itu sama sekali tak ada tanda-tanda bahwa ada anak lain yang tinggal di rumah itu." dan kutipan "Harry mendengarnya melangkah menuju dapur, lalu bunyi wajan yang diletakkan di atas kompor." 3. Menggunakan pilihan kata makna kias dan makna khusus. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi "anak yang tampak seperti bola pantai besar merah jambu" yang bermakna seorang bayi. 4. Menggunakan kata sambung penanda urutan waktu. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi "Sepuluh tahun yang lalu". 5. Menggunakan kata/ungkapan keterkejutan. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi ""Bangun! Bangun! Cepat!" Harry terbangun dengan kaget. Bibinya menggedor pintu lagi. "Banguuun!" lengkingnya." 6. Menggunakan dialog/kalimat langsung dalam cerita. Hal tersebut diperkuat dengan kutipan kalimat yang berbunyi "Kau sudah bangun belum?" tuntutnya. "Hampir," jawab Harry." Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

55

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

26

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan