Nayla A

23 Agustus 2023 04:42

Iklan

Iklan

Nayla A

23 Agustus 2023 04:42

Pertanyaan

Kupu-kupu merupakan serangga yang melakukan aktivitas pada siang hari. Pada malam hari, kupu-kupu akan istirahat dan berlindung di daun pepohonan. Pada siang hari, kupu-kupu makin aktif terbang dan melakukan aktivitas mencari makan dan berproduksi. Kegiatan mencari makan dilakukan sendiri-sendiri tetapi sering tampak kupu-kupu jantan dan betina terbang berpasangan dan pada saatnya akan melakukan kopulasi.Menurut kalian, data apa lagi yang kalian perlukan untuk melengkapi laporan hasil observasi tentang kupu-kupu?

Kupu-kupu merupakan serangga yang melakukan aktivitas pada siang hari. Pada malam hari, kupu-kupu akan istirahat dan berlindung di daun pepohonan. Pada siang hari, kupu-kupu makin aktif terbang dan melakukan aktivitas mencari makan dan berproduksi. Kegiatan mencari makan dilakukan sendiri-sendiri tetapi sering tampak kupu-kupu jantan dan betina terbang berpasangan dan pada saatnya akan melakukan kopulasi.Menurut kalian, data apa lagi yang kalian perlukan untuk melengkapi laporan hasil observasi tentang kupu-kupu?


24

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Kevin L

Bronze

23 Agustus 2023 07:41

Jawaban terverifikasi

Untuk melengkapi laporan hasil observasi tentang kupu-kupu, beberapa data penting yang bisa Anda tambahkan adalah: 1. Jenis atau spesies kupu-kupu yang diamati: Mengidentifikasi jenis-jenis kupu-kupu yang ditemukan akan memberikan informasi lebih lanjut tentang keragaman hayati dan habitat yang mereka tinggali. 2. Lokasi observasi: Menyertakan informasi tentang lokasi di mana observasi dilakukan, seperti tipe habitat (hutan, taman, ladang, dll.) dan geografis (negara, wilayah). 3. Siklus hidup: Menyertakan informasi tentang siklus hidup kupu-kupu, mulai dari telur, larva (ulat), pupa (kepompong), hingga menjadi kupu-kupu dewasa. 4. Habitat dan tumbuhan inang: Mengamati tumbuhan mana yang menjadi tempat tinggal dan sumber makanan kupu-kupu, serta tumbuhan tempat mereka bertelur. 5. Kegiatan berkelompok: Jika ada pengamatan terkait perilaku berkelompok, seperti kerumunan kupu-kupu di sumber makanan tertentu atau area beristirahat. 6. Perilaku makan: Detail tentang jenis makanan yang dimakan oleh kupu-kupu dan bagaimana mereka mendekati dan memproses makanan. 7. Pola warna dan bentuk: Menyertakan deskripsi tentang pola warna dan bentuk kupu-kupu dewasa serta bagaimana itu mungkin berperan dalam kamuflase atau interaksi sosial. 8. Interaksi dengan lingkungan: Pengamatan tentang interaksi kupu-kupu dengan lingkungan sekitarnya, termasuk predasi, interaksi dengan hewan lain, dan sebagainya. 9. Musim dan cuaca: Informasi tentang apakah ada perubahan aktivitas kupu-kupu sepanjang musim atau berdasarkan kondisi cuaca. 10. Foto atau ilustrasi: Menambahkan gambar kupu-kupu yang diamati dapat membantu memperjelas deskripsi dan memvisualisasikan temuan Anda. Dengan informasi tambahan ini, laporan observasi tentang kupu-kupu akan menjadi lebih lengkap dan mendalam.


Nayla A

23 Agustus 2023 09:36

thankyou kakak😁🙏

Iklan

Iklan

Vincent M

Community

23 Agustus 2023 08:17

Jawaban terverifikasi

<p>Untuk melengkapi laporan hasil observasi tentang kupu-kupu, Anda mungkin memerlukan beberapa data tambahan yang dapat memberikan informasi lebih lengkap tentang perilaku, kebiasaan, dan kehidupan kupu-kupu. Berikut beberapa data tambahan yang mungkin diperlukan:</p><p><strong>Jenis dan Varietas Kupu-kupu:</strong> Informasi tentang jenis dan variasi kupu-kupu yang diamati, termasuk nama ilmiahnya, ciri-ciri fisik yang membedakannya, serta distribusi geografisnya.</p><p><strong>Kebiasaan Makan dan Pola Pencarian Makan:</strong> Detail mengenai jenis makanan yang biasa dimakan oleh kupu-kupu, bagaimana mereka mencarinya, dan apakah ada kecenderungan tertentu dalam memilih sumber makanan.</p><p><strong>Tempat Berlindung dan Istirahat:</strong> Deskripsi tentang tempat-tempat atau jenis daun pepohonan yang digunakan sebagai tempat berlindung dan istirahat pada malam hari.</p><p><strong>Aktivitas Berproduksi dan Kopulasi:</strong> Informasi tentang bagaimana kupu-kupu jantan dan betina berinteraksi selama periode berproduksi, termasuk perilaku pra-kopulasi, waktu dan tempat kopulasi, serta proses perkembangan telur dan metamorfosis.</p><p><strong>Ruang Lingkup Geografis:</strong> Informasi tentang daerah geografis tempat pengamatan dilakukan, apakah kupu-kupu ini hanya ditemukan di satu wilayah tertentu atau juga tersebar lebih luas.</p><p><strong>Faktor Lingkungan dan Pengaruh Cuaca:</strong> Penjelasan tentang bagaimana faktor lingkungan dan kondisi cuaca dapat mempengaruhi aktivitas dan perilaku kupu-kupu.</p><p><strong>Pola Pergerakan:</strong> Apakah ada pola tertentu dalam pergerakan kupu-kupu dari satu tempat ke tempat lain, seperti migrasi musiman atau perpindahan antara habitat yang berbeda.</p><p><strong>Interaksi dengan Lingkungan Lain:</strong> Apakah kupu-kupu berinteraksi dengan organisme lain dalam lingkungan, seperti pemangsa alami atau tumbuhan inang.</p><p><strong>Kedalaman Penelitian:</strong> Apakah ini merupakan penelitian awal atau lebih mendalam, serta metode pengamatan dan analisis yang digunakan.</p><p>Semakin banyak data yang dikumpulkan, semakin lengkap dan mendalam laporan hasil observasi tentang kupu-kupu dapat disusun. Data tambahan ini akan membantu memberikan gambaran yang lebih utuh tentang kehidupan dan perilaku kupu-kupu.</p>

Untuk melengkapi laporan hasil observasi tentang kupu-kupu, Anda mungkin memerlukan beberapa data tambahan yang dapat memberikan informasi lebih lengkap tentang perilaku, kebiasaan, dan kehidupan kupu-kupu. Berikut beberapa data tambahan yang mungkin diperlukan:

Jenis dan Varietas Kupu-kupu: Informasi tentang jenis dan variasi kupu-kupu yang diamati, termasuk nama ilmiahnya, ciri-ciri fisik yang membedakannya, serta distribusi geografisnya.

Kebiasaan Makan dan Pola Pencarian Makan: Detail mengenai jenis makanan yang biasa dimakan oleh kupu-kupu, bagaimana mereka mencarinya, dan apakah ada kecenderungan tertentu dalam memilih sumber makanan.

Tempat Berlindung dan Istirahat: Deskripsi tentang tempat-tempat atau jenis daun pepohonan yang digunakan sebagai tempat berlindung dan istirahat pada malam hari.

Aktivitas Berproduksi dan Kopulasi: Informasi tentang bagaimana kupu-kupu jantan dan betina berinteraksi selama periode berproduksi, termasuk perilaku pra-kopulasi, waktu dan tempat kopulasi, serta proses perkembangan telur dan metamorfosis.

Ruang Lingkup Geografis: Informasi tentang daerah geografis tempat pengamatan dilakukan, apakah kupu-kupu ini hanya ditemukan di satu wilayah tertentu atau juga tersebar lebih luas.

Faktor Lingkungan dan Pengaruh Cuaca: Penjelasan tentang bagaimana faktor lingkungan dan kondisi cuaca dapat mempengaruhi aktivitas dan perilaku kupu-kupu.

Pola Pergerakan: Apakah ada pola tertentu dalam pergerakan kupu-kupu dari satu tempat ke tempat lain, seperti migrasi musiman atau perpindahan antara habitat yang berbeda.

Interaksi dengan Lingkungan Lain: Apakah kupu-kupu berinteraksi dengan organisme lain dalam lingkungan, seperti pemangsa alami atau tumbuhan inang.

Kedalaman Penelitian: Apakah ini merupakan penelitian awal atau lebih mendalam, serta metode pengamatan dan analisis yang digunakan.

Semakin banyak data yang dikumpulkan, semakin lengkap dan mendalam laporan hasil observasi tentang kupu-kupu dapat disusun. Data tambahan ini akan membantu memberikan gambaran yang lebih utuh tentang kehidupan dan perilaku kupu-kupu.


Nayla A

23 Agustus 2023 09:36

thankyou kak😁🙏

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Bacalah kutipan buku nonfiksi berikut! Puputan Upacara puputan atau dhautan bagi masyarakat Jawa merupakan upacara yang dilakukan dalam rangkaian upacara kelahiran seorang anak. Upacara ini dilaksanakan pada sore hari ketika tali pusar si bayi telah putus atau lepas (puput atau dhaut berarti lepas). Waktu yang diperlukan untuk penyelenggaraan puputan tidak dapat ditentukan secara pasti Hal ini bergantung kepada lama tidaknya tali pusar si bayi lepas dengan sendirinya. Tali pusar si bayi dapat putus sebelum seminggu bahkan lebih dari seminggu sejak kelahiran. Keluarga si bayi harus siap mengadakan upacara puputan jika sewaktu- waktu tali pusar tersebut putus. Upacara ini diselenggarakan dengan mengadakan kenduri atau selamatan yang dihadiri oleh kerabat dan tetangga terdekat. Sesajian (makanan) yang disediakan dalam upacara puputan, antara lain nasi gudangan yang terdiri atas nasi dengan lauk-pauk, sayur-mayur dan parutan kelapa, bubur merah, bubur putih, dan jajan pasar. Upacara puputan biasanya ditandai dengan dipasangnya sawuran (bawang merah, dlingo bengle yang dimasukkan ke ketupat), dan aneka macam duri kemarung di sudut- sudut kamar bayi. Selain sawuran dipasang juga daun nanas yang diberi warna hitam putih (bergaris-garis), daun apa-apa, awar-awar, girang, dan duri kemarung. Di halaman rumah dipasang tumbak sewu, yaitu sapu lidi yang didirikan dengan tegak. Di tempat tidur si bayi diletakkan benda-benda tajam seperti pisau dan gunting. Dalam upacara puputan dhautan terdapat makna atau lambang atau yang tersirat dalam makanan dan alat yang digunakan tersebut. Sumber: Maryani, Indonesia nan Indah: Upacara Adat, Semarang. Alprin, 2019 Buatlah rangkuman isi kutipan buku nonfiksi tersebut!

552

0.0

Jawaban terverifikasi