Anonim A

25 Maret 2023 01:46

Iklan

Anonim A

25 Maret 2023 01:46

Pertanyaan

kondisi Indonesia setelah dikumandangkanya proklamasi kemerdekaan atau diraihnya kemerdekaan masih diliputi ketidakstabilan dalam berbagai bidang , salah satunya dalam bidang ekonomi. apakah penyebab kondisi perekonomian bangsa Indonesia pd awal kemerdekaan sngt memperihatinkan

kondisi Indonesia setelah dikumandangkanya proklamasi kemerdekaan atau diraihnya kemerdekaan masih diliputi ketidakstabilan dalam berbagai bidang , salah satunya dalam bidang ekonomi. apakah penyebab kondisi perekonomian bangsa Indonesia pd awal kemerdekaan sngt memperihatinkan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

01

:

16

:

47

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Erwin A

Community

25 Maret 2023 08:02

Jawaban terverifikasi

<p>Kondisi perekonomian negara pada masa awal kemerdekaan masih sangat memprihatinkan, hal ini terlihati dari adanya inflasi yang cukup tinggi. Hal ini dipicu karena peredaran mata uang rupiah Jepang yang tak terkendali, sementara nilai tukarnya sangat rendah. Permerintah RI sendiri tidak bisa melarang beredarnya mata uang tersebut, mengingat Indonesia sendiri belum memiliki mata uang sendiri. Sementara kas pemerintah kosong, waktu itu berlaku tiga jenis mata uang, yaitu De Javasche Bank, uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang rupiah Jepang. Bahkan, setelah NICA datang ke Indonesia juga memberlakukan mata uang NICA. Kondisi perekonomian ini semakin parah karena adanya blokade yang dilakukan NICA. Belanda juga terus memberi tekanan dan teror terhadap pemerintah Indonesia. Inilah yang menyebabkan Jakarta semakin kacau sehingga pada tanggal 4 Januari 1946 Ibu Kota RI pindah ke Yogyakarta. Kemudian untuk mengatasi keadaan keuangan, pada 1 Oktober 1946 Indonesia mengeluarkan uang RI yang disebut ORI (Oeang Republik Indonesia). Dengan demikian, faktor-faktor yang menyebabkan kondisi perekonomian bangsa Indonesia kacau pada awal kemerdekaan adalah beredarnya empat&nbsp;jenis mata uang, yaitu De Javasche Bank, uang pemerintah Hindia Belanda, mata uang rupiah Jepang, dan mata uang NICA, adanya blokade yang dilakukan NICA dan&nbsp;adanya teror dari pemerintahan Belanda.</p>

Kondisi perekonomian negara pada masa awal kemerdekaan masih sangat memprihatinkan, hal ini terlihati dari adanya inflasi yang cukup tinggi. Hal ini dipicu karena peredaran mata uang rupiah Jepang yang tak terkendali, sementara nilai tukarnya sangat rendah. Permerintah RI sendiri tidak bisa melarang beredarnya mata uang tersebut, mengingat Indonesia sendiri belum memiliki mata uang sendiri. Sementara kas pemerintah kosong, waktu itu berlaku tiga jenis mata uang, yaitu De Javasche Bank, uang pemerintah Hindia Belanda, dan mata uang rupiah Jepang. Bahkan, setelah NICA datang ke Indonesia juga memberlakukan mata uang NICA. Kondisi perekonomian ini semakin parah karena adanya blokade yang dilakukan NICA. Belanda juga terus memberi tekanan dan teror terhadap pemerintah Indonesia. Inilah yang menyebabkan Jakarta semakin kacau sehingga pada tanggal 4 Januari 1946 Ibu Kota RI pindah ke Yogyakarta. Kemudian untuk mengatasi keadaan keuangan, pada 1 Oktober 1946 Indonesia mengeluarkan uang RI yang disebut ORI (Oeang Republik Indonesia). Dengan demikian, faktor-faktor yang menyebabkan kondisi perekonomian bangsa Indonesia kacau pada awal kemerdekaan adalah beredarnya empat jenis mata uang, yaitu De Javasche Bank, uang pemerintah Hindia Belanda, mata uang rupiah Jepang, dan mata uang NICA, adanya blokade yang dilakukan NICA dan adanya teror dari pemerintahan Belanda.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

56

5.0

Jawaban terverifikasi