Aisyun N

18 Februari 2023 10:58

Iklan

Aisyun N

18 Februari 2023 10:58

Pertanyaan

Kisah Inspiratif Anak SD yang Dermawan Hari itu bertepatan dengan hari Jumat. Seperti biasa, setiap hari Jumat umat muslim melaksanakan ibadah yang sangat mulia yaitu, salat Jumat di masjid. Pada hari itu, Aku melaksanakan salat Jumat di salah satu kompleks sekolah. Sesudah Jumatan aku masih duduk di teras masjid. Jemaah masjid sudah sepi, bubar, dan masing-masing dengan kesibukannya. Seorang nenek tua yang sudah renta menawarkan dagangannya, kue tradisional. Satu kantong plastik dibandrol dengan harga Rp5.000,00. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena merasa iba, dan aku tak tega melihat kondisinya yang sudah tua renta untuk berjualan, seolah batinku rasanya tersentuh untuk membeli dagangannya, dan akhirnya aku membeli satu plastik. Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras masjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya yang belum laku. Tidak lama kemudian, muncul seorang anak laki- laki dari kompleks sekolah itu mendekati si nenek penjual kue. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua SD. Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk. "Berapa harganya, Nek?" "Satu plastik kue Rp5.000,00 Nak," jawab si nenek. Anak kecil itu langsung mengeluarkan uang Rp50.000,00 dari saku celananya dan seraya berkata, "Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi. Mata si nenek terlihat berkaca-kaca, tampaknya si nenek sangat terharu melihat sikap bocah kecil yang sangat misterius itu, dan Si nenek pun berkata. "Ya Allah terima kasih banyak Nak, alhamdulillah ya Allah Engkau kabulkan doa saya untuk beli obat untuk cucu saya yang lagi sakit." si nenek langsung jalan. Dengan refleks aku memanggil anak lelaki itu. "Siapa namamu? Kelas berapa?" "Nama saya Radit, kelas 2, Pak", jawabnya sopan. "Uang jajan kamu sehari Rp50.000,00?" "Oh... tidak Pak, saya dikasih uang jajan sama papa Rp10.000,00 sehari. Tapi, saya tidak pernah jajan, karena saya juga bawa bekal makanan dari rumah." "Jadi yang kamu kasih ke nenek tadi tabungan uang jajan kamu sejak hari Senin?" Tanyaku makin tertarik. "Betul Pak, jadi setiap Jumat saya bisa sedekah Rp50.000,00. Dan sesudah itu saya selalu berdo'a agar Allah Swt. memberikan pahalanya untuk ibu saya yang sudah meninggal. Saya pernah mendengar ceramah ada seorang ibu yang Allah Swt. ampuni, dan selamatkan dari api neraka karena anaknya bersedekah sepotong roti, Pak," anak SD itu berbicara dengan fasihnya. Aku memegang bahu anak itu, sambil mencari tahu lebih banyak informasi tentang dirinya. "Sejak kapan ibumu meninggal, Radit?" "Ketika saya masih TK, Pak" Tidak terasa air mataku menetes. "Hatimu jauh lebih mulia dari aku Radit, ini aku ganti uang kamu yang Rp50.000,00 tadi ya...," kataku sambil menyerahkan selembar uang Rp50.000,00 ke tangannya. Tapi, dengan sopan Radit menolaknya dan berkata. "Terima kasih banyak, Pak. Tapi, untuk keperluan bapak aja, Saya masih anak kecil tidak punya tanggungan. Tapi bapak punya keluarga. Saya pamit balik ke kelas, Pak." Radit menyalami tanganku dan menciumnya. "Allah Swt. menjagamu, Nak...." jawabku lirih. Aku pun beranjak pergi, tidak jauh dari situ kulihat si nenek penjual kue ada di sebuah apotek. Bergegas Aku mencoba mendekatinya, kulihat si nenek akan membayar obat yang dibelinya. Aku bertanya kepada kasir, "Berapa harga obatnya." Kasir menjawab, "Rp40.000,00." Aku serahkan uang yang ditolak anak tadi ke kasir, "Ini saya yang bayar, kembaliannya berikan kepada si nenek ini," "Ya Allah.. Pak..." Belum sempat si nenek berterima kasih, aku sudah bergegas meninggalkan apotek. Aku bergegas menuju Pandeglang menyusul teman-teman yang sedang keliling dakwah di sana. Dalam hati aku berdoa semoga Allah Swt. terima sedekahku dan mengampuni kedua orang tuaku serta putri tercintaku yang sudah pergi mendahuluiku kembali kepada Allah Swt.. Tuliskan simpulan dari teks cerita tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

15

:

46

:

19

Klaim

0

0


Empty Comment

Belum ada jawaban 🤔

Ayo, jadi yang pertama menjawab pertanyaan ini!

Mau jawaban yang cepat dan pasti benar?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Temukan jawabannya dari Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

39

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

27

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan