Agung S

11 Mei 2022 16:21

Iklan

Agung S

11 Mei 2022 16:21

Pertanyaan

Ketika terjadi perlawanan rakyat sumatera barat yang dipimpin tuanku imam bonjol, hampir bersamaan di jawa pemerintah kolonial belanda juga mendapat perlawanan dari pangeran diponegoro. dalam menghadapi perlawanan diponegoro ini, pihak belanda mengusulkan gencatan senjata dan berdamai dengan kaum paderi. tetapi setelah perlawanan diponegoro berhasil dipadamkan, belanda melakukan provokasi dan menyerang kembali rakyat minang sehingga terjadilah perang kembali. pihak-pihak yang berperang di sumatra barat setelah berakhirnya perang diponegoro adalah... a. pertentangan kaum paderi dengan kaum adat b. pertentangan antara paderi dengan golongan adat c. kaum paderi dan kaum adat bersatu melawan belanda d. kaum adat dan belanda bersatu melawan kaum paderi e. kaum paderi dan belanda bersatu melawan kaum adat...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

17

:

19

:

05

Klaim

11

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

30 Juli 2022 18:06

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang tepat adalah c. kaum paderi dan kaum adat bersatu melawan belanda Mari simak pembahasan berikut ! Seiring dengan berakhirnya Perang Diponegoro, pada 1830 Belanda mengirim kembali pasukannya ke Sumatera Barat untuk memerangi kaum Padri. Pada penyerangan kedua ini kaum Adat menyadari bahwa Belanda hanya ingin menguasai Minangkabau. Hal ini yang mendorong Kaum Adat dan kaum Padri untuk akhirnya bersatu dalam menghadapi Belanda. Untuk menghadapi Perang Padri, Belanda menerapkan sistem pertahanan benteng stelsel seperti yang diterapkan dalam Perang Diponegoro. Benteng Fort de Kock di Bukittinggi dan benteng Fort van der Cappelen merupakan dua benteng pertahanannya. Dengan siasat tersebut, akhirnya Belanda berhasil mengalahkan kaum adat dan Padri. Kemenangan ini ditandai jatuhnya benteng pertahanan terakhir kaum Padri di Bonjol pada 16 Agustus 1837. Pada Oktober 1837 Tuanku Imam Bonjol ditangkap oleh Belanda dalam perundingan di Palupuh. Selanjutnya, Tuanku Imam Bonjol diasingkan ke Priangan, kemudian ke Ambon dan terakhir ke Manado hingga wafat pada 1864. Dengan demikian, pihak-pihak yang berperang di sumatra barat setelah berakhirnya perang diponegoro adalah c. kaum paderi dan kaum adat bersatu melawan belanda Semoga membantu,ya : - )


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

29

5.0

Jawaban terverifikasi