Faris R

16 November 2021 03:48

Iklan

Faris R

16 November 2021 03:48

Pertanyaan

Kerajaan Aceh berhasil menguasai wilayah sampai ke Sumatera Barat pada masa pemerintahan raja ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

05

:

59

:

33

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Ruth A

16 November 2021 03:51

Jawaban terverifikasi

Kesultanan Aceh Darussalam merupakan kerajaan Islam terbesar di wilayah Aceh, setelah Samudera Pasai hancur. Kesultanan Aceh muncul ketika Samudera Pasai sedang kesulitan mempertahankan kekuasaannya di wilayah Aceh dan Selat Malaka, terutama ketika mereka mendapatkan serangan dari Majapahit, Portugis, serta munculnya Kesultanan Malaka yang berhasil mengambil alih jalur perdagangan di Nusantara. Raja pertama Kesultanan Aceh Darussalam adalah Sultan Ali Mughayat Syah, yang diangkat pada 8 September 1507. Kesultanan Aceh sebenarnya sudah ada sejak tahun 1496, namun ketika itu statusnya masih berada di bawah Samudera Pasai. Setelah mengambil alih wilayah Samudera Pasai pada 1524, Kesultanan Aceh berubah menjadi penguasa baru di wilayah Aceh. Kompleks istana Kesultanan Aceh dibangun di atas tanah bekas pemerintahan beberapa kerajaan Hindu Budha yang pernah berkembang di Aceh, seperti Kerajaan Indra Purba, Kerajaan Indra Purwa, Kerajaan Indra Patra, dan Kerajaan Indrapura. Selain itu, juga ada kerajaan Islam yang pernah memerintah di sana sebelum kesultanan Aceh Darussalam, yaitu Kesultanan Lamuri. Pusat pemerintahan Kesultanan Aceh berada di Kutaraja, atau yang sekarang dikenal dengan Banda Aceh. Kesultanan Aceh Darussalam mencapai puncak kejayaannya di bawah pimpinan Sultan Iskandar Muda, yang memerintah pada 1607 sampai 1636. Nama aslinya adalah Pangeran Perkasa Alam. Ketika diangkat menjadi raja yang ke-14, ia mendapat gelar Sultan Iskandar Muda Johan Pahlawan Meukuta Alam. Sultan Iskandar Muda memimpin Aceh ketika kerajaan berada dalam situasi yang sulit, karena banyak muncul konflik di dalam pemerintahan. Tetapi dalam waktu yang cukup singkat, ia berhasil mengendalikan keadaan dan mengembalikan Aceh pada kondisi yang baik. Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda, wilayah kekuasaan Kesultanan Aceh Darussalam mencakup hampir seluruh wilayah Aceh, termasuk Tamiang, Pedir, Meureudu, Samalanga, Peusangan, Lhokseumawe, Kuala Pase, dan Jambu Aye. Selain itu, ia dapat menguasai seluruh negeri yang berada di sekitar Selat Malaka, dan menguasai jalur perdagangannya. Berkat pencapaian itu, perekonomian Kesultanan Aceh berkembang pesat. Mereka semakin dikenal oleh dunia setelah menjadikan Aceh sebagai pusat perdagangan di Selat Malaka. Semua pelabuhan penting di pantai barat dan pantai timur Sumatera berada di bawah kekuasaan Kesultanan Aceh Darussalam


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

70

5.0

Jawaban terverifikasi