Juliana I

26 Januari 2023 03:28

Iklan

Iklan

Juliana I

26 Januari 2023 03:28

Pertanyaan

Kentang, Telur, dan Biji* Kopi Suatu masa, terdapat anak lelaki yang sering mengeluh kepada Ayahnya yang seorang petani. Dia lelah harus berjuang pergi ke sekolah puluhan kilo meter dengan jalan kaki. Lalu, Sang Ayah mengajaknya ke dapur, menyalakan kompor, lalu mendidihkan air dan memasukan kentang, telur, dan *biji kopi secara bergantian. Setelah selesai memasak ketiga benda tersebut, Sang Ayah memasukkannya ke tiga mangkuk yang berbeda. “Nak, apa yang kamu lihat di depanmu?” tanyanya “Kentang, telur, dan kopi, Yah” “Lihat teksturnya lebih seksama. Apakah ada yang berubah?” “Kentang berubah menjadi lembut, telur berubah jadi keras, dan *biji kopi berubah jadi kopi. Apa maksudnya, Yah?” Ayah pun tersenyum dan menjelaskan bahwa kentang, telur, dan kopi menghadapi tantangan yang sama, yaitu air mendidih. Namun, masing-masing bereaksi dengan berbeda. Kentang yang keras berubah menjadi lemah dan lembut, telur yang rapuh dan mudah pecah berubah menjadi keras, dan *biji kopi justru mengubah air menjadi sesuatu yang baru. “Yang mana kamu?” tanya Sang Ayah kepada putranya. “Saat tantangan dan kesulitan mengetuk pintumu, bagaimana tanggapanmu? Apakah kamu kentang, telur, atau *biji kopi?” Anak lelaki itu pun terdiam mendengar penjelasan dari ayahnya. Ia mulai mengerti bahwa hal-hal yang terjadi menimpa kita, kita sendiri lah yang menentukan akan menjadi apa. Bisa menjadi lebih lemah, lebih kuat, atau menjadi sesuatu yang baru. Kesan apa yang kamu dapat setelah membaca teks di atas?


3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

R. Mulia

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

28 Februari 2023 10:39

Jawaban terverifikasi

<p>aaJawaban yang benar adalah penjelasan ayah kepada anak lelaki mengenai kentang, telur, dan *biji kopi.</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut ini penjelasannya.</p><p>&nbsp;</p><p>Kesan adalah sesuatu yang meninggalkan sesuatu yang bernilai (bisa baik atau buruk), yang terasa terpikirkan setelah membaca suatu cerita atau teks.</p><p>&nbsp;</p><p>Kesan yang terdapat dalam cerita di atas adalah&nbsp;penjelasan ayah kepada anak lelaki mengenai kentang, telur, dan *biji kopi. Hal ini berdasarkan kutipan: <i>Ayah pun tersenyum dan menjelaskan bahwa kentang, telur, dan kopi menghadapi tantangan yang sama, yaitu air mendidih. Namun, masing-masing bereaksi dengan berbeda. Kentang yang keras berubah menjadi lemah dan lembut, telur yang rapuh dan mudah pecah berubah menjadi keras, dan *biji kopi justru mengubah air menjadi sesuatu yang baru.</i></p><p>&nbsp;</p><p>Kalimat tersebut menunjukkan kesan baik dari&nbsp;si anak lelaki dari penjelasan ayahnya yang menjelaskan bahwa kentang, telur, dan *biji kopi menghadapi tantangan yang sama, yaitu air mendidih.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah penjelasan ayah kepada anak lelaki mengenai kentang, telur, dan *biji kopi.</p>

aaJawaban yang benar adalah penjelasan ayah kepada anak lelaki mengenai kentang, telur, dan *biji kopi.

 

Berikut ini penjelasannya.

 

Kesan adalah sesuatu yang meninggalkan sesuatu yang bernilai (bisa baik atau buruk), yang terasa terpikirkan setelah membaca suatu cerita atau teks.

 

Kesan yang terdapat dalam cerita di atas adalah penjelasan ayah kepada anak lelaki mengenai kentang, telur, dan *biji kopi. Hal ini berdasarkan kutipan: Ayah pun tersenyum dan menjelaskan bahwa kentang, telur, dan kopi menghadapi tantangan yang sama, yaitu air mendidih. Namun, masing-masing bereaksi dengan berbeda. Kentang yang keras berubah menjadi lemah dan lembut, telur yang rapuh dan mudah pecah berubah menjadi keras, dan *biji kopi justru mengubah air menjadi sesuatu yang baru.

 

Kalimat tersebut menunjukkan kesan baik dari si anak lelaki dari penjelasan ayahnya yang menjelaskan bahwa kentang, telur, dan *biji kopi menghadapi tantangan yang sama, yaitu air mendidih.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah penjelasan ayah kepada anak lelaki mengenai kentang, telur, dan *biji kopi.


Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Bacalah kutipan buku nonfiksi berikut! Puputan Upacara puputan atau dhautan bagi masyarakat Jawa merupakan upacara yang dilakukan dalam rangkaian upacara kelahiran seorang anak. Upacara ini dilaksanakan pada sore hari ketika tali pusar si bayi telah putus atau lepas (puput atau dhaut berarti lepas). Waktu yang diperlukan untuk penyelenggaraan puputan tidak dapat ditentukan secara pasti Hal ini bergantung kepada lama tidaknya tali pusar si bayi lepas dengan sendirinya. Tali pusar si bayi dapat putus sebelum seminggu bahkan lebih dari seminggu sejak kelahiran. Keluarga si bayi harus siap mengadakan upacara puputan jika sewaktu- waktu tali pusar tersebut putus. Upacara ini diselenggarakan dengan mengadakan kenduri atau selamatan yang dihadiri oleh kerabat dan tetangga terdekat. Sesajian (makanan) yang disediakan dalam upacara puputan, antara lain nasi gudangan yang terdiri atas nasi dengan lauk-pauk, sayur-mayur dan parutan kelapa, bubur merah, bubur putih, dan jajan pasar. Upacara puputan biasanya ditandai dengan dipasangnya sawuran (bawang merah, dlingo bengle yang dimasukkan ke ketupat), dan aneka macam duri kemarung di sudut- sudut kamar bayi. Selain sawuran dipasang juga daun nanas yang diberi warna hitam putih (bergaris-garis), daun apa-apa, awar-awar, girang, dan duri kemarung. Di halaman rumah dipasang tumbak sewu, yaitu sapu lidi yang didirikan dengan tegak. Di tempat tidur si bayi diletakkan benda-benda tajam seperti pisau dan gunting. Dalam upacara puputan dhautan terdapat makna atau lambang atau yang tersirat dalam makanan dan alat yang digunakan tersebut. Sumber: Maryani, Indonesia nan Indah: Upacara Adat, Semarang. Alprin, 2019 Buatlah rangkuman isi kutipan buku nonfiksi tersebut!

41

0.0

Jawaban terverifikasi