VAMPIRE V

09 Maret 2024 13:58

Iklan

Iklan

VAMPIRE V

09 Maret 2024 13:58

Pertanyaan

kenapa lebah saat menyerang musuh hanya sru kali?

kenapa lebah saat menyerang musuh hanya sru kali?


2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Sumber W

Silver

09 Maret 2024 14:34

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Lebah Mati Setelah Menyengat</strong></p><p>Saat jarum sengatan lebah menempel di kulit musuh, mereka akan mencoba berbagai cara untuk membebaskan diri. Namun, dalam proses ini biasanya bagian bawah perut lebah bisa pecah.</p><p>&nbsp;</p><p>Berbagai unsur racun di dalam tubuh lebah akan tertinggal dengan jarum sengat yang tertanam kuat. Namun, karena muncul lubang saat perutnya pecah, lebah akan mati.</p><p>&nbsp;</p><p>Tindakan ini sebenarnya merupakan proses autotomi, yakni saat suatu organisme meninggalkan bagian tubuhnya. Autotomi berfungsi untuk menghindari pemangsa atau ancaman bahaya lainnya, seperti halnya cicak yang juga melakukan autotomi.</p><p>&nbsp;</p><p>Namun, proses autotomi yang terjadi pada lebah dan cicak ini berbeda. Lebah pekerja tak bisa tetap hidup setelah menyengat musuhnya.</p><p>&nbsp;</p><p>Sementara itu, ratu lebah dan tawon tak punya gerigi di jarum sengatnya. Hal ini membuat ratu lebah dan tawon bisa melepaskan diri lebih mudah setelah menyengat musuh.</p><p>&nbsp;</p><p>Ratu lebah juga cenderung menyengat ancaman yang berisiko menyingkirkan keberadaannya sebagai ratu saja. Sementara itu, lebah pekerja biasanya menyengat musuhnya untuk mempertahankan koloni mereka, termasuk dari serangan manusia.</p>

Lebah Mati Setelah Menyengat

Saat jarum sengatan lebah menempel di kulit musuh, mereka akan mencoba berbagai cara untuk membebaskan diri. Namun, dalam proses ini biasanya bagian bawah perut lebah bisa pecah.

 

Berbagai unsur racun di dalam tubuh lebah akan tertinggal dengan jarum sengat yang tertanam kuat. Namun, karena muncul lubang saat perutnya pecah, lebah akan mati.

 

Tindakan ini sebenarnya merupakan proses autotomi, yakni saat suatu organisme meninggalkan bagian tubuhnya. Autotomi berfungsi untuk menghindari pemangsa atau ancaman bahaya lainnya, seperti halnya cicak yang juga melakukan autotomi.

 

Namun, proses autotomi yang terjadi pada lebah dan cicak ini berbeda. Lebah pekerja tak bisa tetap hidup setelah menyengat musuhnya.

 

Sementara itu, ratu lebah dan tawon tak punya gerigi di jarum sengatnya. Hal ini membuat ratu lebah dan tawon bisa melepaskan diri lebih mudah setelah menyengat musuh.

 

Ratu lebah juga cenderung menyengat ancaman yang berisiko menyingkirkan keberadaannya sebagai ratu saja. Sementara itu, lebah pekerja biasanya menyengat musuhnya untuk mempertahankan koloni mereka, termasuk dari serangan manusia.


Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

10 Maret 2024 01:23

Jawaban terverifikasi

<p><br>Lebah yang menyerang musuh hanya satu kali biasanya adalah lebah pekerja, dan perilaku ini terkait dengan fisiologi dan anatomi tubuh mereka. Lebah pekerja memiliki sengatan yang terdapat di bagian belakang tubuh mereka. Sengatan ini terhubung dengan kantong racun yang berisi sejumlah kecil racun.</p><p>Ketika lebah menyengat, sengatan mereka akan terjebak di kulit musuh karena memiliki duri kecil yang melengkung. Ketika lebah mencoba untuk melepaskan diri, sebagian besar organ internal mereka ikut terlepas, termasuk kantong racun yang terhubung dengan sengatan. Proses ini dapat menyebabkan kematian lebah.</p><p>Sementara lebah pekerja meninggal setelah menyengat, lebah ratu dan lebah jantan biasanya tidak memiliki sengatan yang bisa terjebak di kulit musuh. Oleh karena itu, lebah-lebah tersebut dapat menyengat lebih dari sekali. Perilaku ini berkaitan dengan perbedaan peran dan fisiologi antara lebah pekerja, lebah ratu, dan lebah jantan dalam koloni lebah.</p>


Lebah yang menyerang musuh hanya satu kali biasanya adalah lebah pekerja, dan perilaku ini terkait dengan fisiologi dan anatomi tubuh mereka. Lebah pekerja memiliki sengatan yang terdapat di bagian belakang tubuh mereka. Sengatan ini terhubung dengan kantong racun yang berisi sejumlah kecil racun.

Ketika lebah menyengat, sengatan mereka akan terjebak di kulit musuh karena memiliki duri kecil yang melengkung. Ketika lebah mencoba untuk melepaskan diri, sebagian besar organ internal mereka ikut terlepas, termasuk kantong racun yang terhubung dengan sengatan. Proses ini dapat menyebabkan kematian lebah.

Sementara lebah pekerja meninggal setelah menyengat, lebah ratu dan lebah jantan biasanya tidak memiliki sengatan yang bisa terjebak di kulit musuh. Oleh karena itu, lebah-lebah tersebut dapat menyengat lebih dari sekali. Perilaku ini berkaitan dengan perbedaan peran dan fisiologi antara lebah pekerja, lebah ratu, dan lebah jantan dalam koloni lebah.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

sporogonium pada tumbuhan paku berfungsi untuk?

7

0.0

Jawaban terverifikasi