Rahmat S

25 Februari 2022 13:16

Iklan

Rahmat S

25 Februari 2022 13:16

Pertanyaan

Kemaritiman Gowa-Tallo Dari perniagaan laut, Kesultanan kembar Gowa-Tallo atau Makassar tumbuh menjadi negeri terpandang. Pelabuhan-pelabuhan kerajaan, yakni Somba Opu dan Tallo, menjadi bandar niaga yang maj u dan ramai disinggahi saudagar dari berbagai belahan dunia. Kesultanan Gowa-Tallo membeli rempah-rempah dari Maluku lalu inenyimpannya di gudang. Makassar menampung pala, cengkeh, lada, dan sejenisnya. Sepanjang tahun tanpa terpengaruh angin musim barat dan timur, gudang Makassar selalu siap melayani orderan dari bangsa-bangsa asing lainnya dengan harga yang kompetitif. Sejarawan Universitas Hasanuddin, Edward L. Poelinggomang, menguraikan, kemunculan Makassar sebagai pusat perniagaan maritim terjadi pada masa Sultan Gowa IX Karaeng T umapa'risi' Kallona ( 1 5 1 0- 1 546) . Sultan tersebutlah yang pertama kali memindahkan istana dan pusat pemerinrahan ke Somba Opu, daerah di pesisir laur dekat muara Sungai Jeneberang. Sebelumnya, istana kerajaan berada di Bukit Tamalate yang berjarak sekitar 6 kilometer dari pantai dengan fokus pada kegiatan agraris. Pemindahan istana dari pedalaman Tamalate ke So mba Opu di muara Sungai Jeneberang, Edward mencatatnya sebagai momentum atau penanda mulai seriusnya Kerajaan Gowa menggeluti perniagaan bercorak maritim. Pada masa itulah berdiri kantor-kantor dagang bangsa asing di Makassar, termasuk Porrugis, Spanyol, Denmark, Tiongkok, India, dan Arab. Sayangnya, dua pelabuhan yang pernah menjadi simbol kejayaan kemaritiman GowaTallo kini tinggal kenangan. Pelabuhan dan benreng Somba Opu telah lama dihancurkan Belanda saar menguasai Makassar pada tahun 1 669. Adapun Pelabuhan Tallo sudah ditinggalkan sejak akhir abad ke- 1 9 akibat pendangkalan. Peninggalan lain adalah Fort Rotterdam, benteng "Pannyua'' milik Gowa yang diambil alih VOC sebagai bagian dari Perjanjian Bongaya dengan Sultan Hasanuddin pada rahun 1 667. Benreng itu masih utuh dan terpelihara. Benreng yang kini menjadi salah satu ikon Kota Makassar itu awalnya dibangun pada tahun 1 545 oleh raja Gowa X, yakni Tunipallangga Ulaweng. Diberi nama "Pannyua'' (penyu) karena benruknya seperti penyu j ika dilihat dari atas. Pasca-Perjanjian Bongaya, benteng ini dikuasai sepenuhnya oleh Belanda. Gubernur Jenderal Belanda kala itu, Cornelis Speelman, mengganti nama benteng ini Rotterdam unruk mengenang kota kelahirannya di Belanda. Di sini Pangeran Diponegoro sempat ditawan sebelum wafat. Sayangnya, kehadiran bangunan restoran dan hotel di depan Benteng Rotterdam merusak aura benteng itu sebagai bagian dari sejarah kemaritiman. Benteng yang tadinya menghadap langsung ke laur kini terhalang oleh properti berbau komersial. Sumber: http:lltravel. kompas. com/read/20 13/1 0/30/091931 7/Gowa- Tallo. Sempat.Melampaui. Singapura diunduh pada 1 1 Maret 20 1 7 Jelaskan korelasi antara kejayaan maritim Gowa-Tallo terhadap kemajuan ekonomi kesultanan tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

18

:

53

:

55

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

W. Setyaningsih

07 Maret 2022 04:03

Jawaban terverifikasi

Halo Rahmat S, kakak bantu jawab ya. Korelasi antara kejayaan maritim Gowa-Tallo terhadap kemujuan ekonomi Kesultanan tersebut adalah perdagangan laut merubah corak perkonomian kerajaan. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Kerajaan Gowa-Tallo terletak di Makassar. Pada mulanya kerajaan ini bercorak agraris dan terletak seiktar 6 kilometer dari pantai. Aktivitas perdagangan laut pada saat itu ramai dan didukung dengan adanya pelabuhan-pelabuhan besar seperti Somba Opo dan Tallo. Aktivitas maritim dengan perdagangan laut itu ramai dan hasilnya lebih memuaskan jika dibandingkan dengan hasil agraris. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya pedagang asing yang berdagang ke wilayah ini. Sementara itu, barang yang diperdagangkan merupakan tanaman ekspor yang bernilai tinggi seperti cengkih, pala, dan lada. Pada tahun 1510-1546, pusat kerajaan ini dipindahkan Somba Opu oleh Sultan karaeng Tumapa'irisi' Kalona. Kerajaan Gowa Tallo semakin mantap menjadi kerajaan yang bercorak maritim dengan dibangunnya kantor-kantor dagang asing di Makassar. Semoga membantu ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi