Anonim N

03 Desember 2023 13:44

Iklan

Iklan

Anonim N

03 Desember 2023 13:44

Pertanyaan

Kejatuhan pemerintahan presiden Gus Dur tidak terlepas dari berbagai akumulasi gagasan dan keputusannya yang kontroversial. Analisislah berbagai permasalahan yang kemudian menyebabkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap presiden Abdurrahman Wahid beserta jajaran pemerintahannya, yang kemudian berimbas pada lengsernya Gus Dur dari kursi kepresidenan !


11

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Erwin A

Community

04 Desember 2023 10:19

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Berbagai permasalahan yang menyebabkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap presiden Abdurrahman Wahid beserta jajaran pemerintahannya, yang kemudian berimbas pada lengsernya Gus Dur dari kursi kepresidenan:</strong></p><ul><li><strong>Konflik dengan DPR</strong></li></ul><p>Konflik antara Gus Dur dengan DPR merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahannya. Konflik ini bermula dari perbedaan pandangan antara Gus Dur dan DPR mengenai berbagai hal, seperti pemilihan Kapolri, penanganan kasus Bulog, dan RUU Keistimewaan Yogyakarta. Konflik ini semakin meruncing setelah Gus Dur mengeluarkan Dekrit Presiden pada tanggal 23 Juli 2001. Dekrit tersebut dianggap sebagai bentuk kudeta terhadap konstitusi dan mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk DPR.</p><ul><li><strong>Kebijakan-kebijakan yang kontroversial</strong></li></ul><p>Selain konflik dengan DPR, beberapa kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan Gus Dur juga dianggap kontroversial dan menimbulkan ketidakpuasan masyarakat. Beberapa kebijakan tersebut antara lain:</p><p>* Pemberhentian Kapolri Roesmanhadi tanpa persetujuan DPR * Pemberian amnesti kepada para pelaku pelanggaran HAM berat masa Orde Baru * Pengangkatan kembali Agum Gumelar sebagai Panglima TNI * Pengangkatan kembali Sri Bintang Pamungkas sebagai anggota DPR</p><ul><li><strong>Kelemahan kepemimpinan</strong></li></ul><p>Gus Dur juga dinilai memiliki kelemahan kepemimpinan yang menyebabkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadapnya. Kelemahan tersebut antara lain:</p><p>* Kurang tegas dalam mengambil keputusan * Kurang mampu mengendalikan konflik * Kurang mampu membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai pihak</p><ul><li><strong>Tekanan dari berbagai pihak</strong></li></ul><p>Gus Dur juga menghadapi tekanan dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri. Tekanan dari dalam negeri datang dari DPR, partai-partai politik, dan masyarakat. Tekanan dari luar negeri datang dari Amerika Serikat, Australia, dan Uni Eropa. Tekanan-tekanan tersebut semakin mempersulit posisi Gus Dur dalam mempertahankan pemerintahannya.</p><p>Berdasarkan berbagai permasalahan tersebut, dapat disimpulkan bahwa lengsernya Gus Dur dari kursi kepresidenan merupakan hasil dari berbagai faktor yang saling berkaitan. Faktor-faktor tersebut antara lain konflik dengan DPR, kebijakan-kebijakan yang kontroversial, kelemahan kepemimpinan, dan tekanan dari berbagai pihak.</p>

Berbagai permasalahan yang menyebabkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap presiden Abdurrahman Wahid beserta jajaran pemerintahannya, yang kemudian berimbas pada lengsernya Gus Dur dari kursi kepresidenan:

  • Konflik dengan DPR

Konflik antara Gus Dur dengan DPR merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahannya. Konflik ini bermula dari perbedaan pandangan antara Gus Dur dan DPR mengenai berbagai hal, seperti pemilihan Kapolri, penanganan kasus Bulog, dan RUU Keistimewaan Yogyakarta. Konflik ini semakin meruncing setelah Gus Dur mengeluarkan Dekrit Presiden pada tanggal 23 Juli 2001. Dekrit tersebut dianggap sebagai bentuk kudeta terhadap konstitusi dan mendapat penolakan dari berbagai pihak, termasuk DPR.

  • Kebijakan-kebijakan yang kontroversial

Selain konflik dengan DPR, beberapa kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintahan Gus Dur juga dianggap kontroversial dan menimbulkan ketidakpuasan masyarakat. Beberapa kebijakan tersebut antara lain:

* Pemberhentian Kapolri Roesmanhadi tanpa persetujuan DPR * Pemberian amnesti kepada para pelaku pelanggaran HAM berat masa Orde Baru * Pengangkatan kembali Agum Gumelar sebagai Panglima TNI * Pengangkatan kembali Sri Bintang Pamungkas sebagai anggota DPR

  • Kelemahan kepemimpinan

Gus Dur juga dinilai memiliki kelemahan kepemimpinan yang menyebabkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadapnya. Kelemahan tersebut antara lain:

* Kurang tegas dalam mengambil keputusan * Kurang mampu mengendalikan konflik * Kurang mampu membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai pihak

  • Tekanan dari berbagai pihak

Gus Dur juga menghadapi tekanan dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri. Tekanan dari dalam negeri datang dari DPR, partai-partai politik, dan masyarakat. Tekanan dari luar negeri datang dari Amerika Serikat, Australia, dan Uni Eropa. Tekanan-tekanan tersebut semakin mempersulit posisi Gus Dur dalam mempertahankan pemerintahannya.

Berdasarkan berbagai permasalahan tersebut, dapat disimpulkan bahwa lengsernya Gus Dur dari kursi kepresidenan merupakan hasil dari berbagai faktor yang saling berkaitan. Faktor-faktor tersebut antara lain konflik dengan DPR, kebijakan-kebijakan yang kontroversial, kelemahan kepemimpinan, dan tekanan dari berbagai pihak.


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

07 April 2024 06:51

Jawaban terverifikasi

<p>Ada beberapa permasalahan yang menyebabkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan pemerintahannya, yang pada akhirnya berimbas pada lengsernya Gus Dur dari kursi kepresidenan:</p><p><strong>Kinerja Pemerintahan yang Tidak Efektif:</strong> Pemerintahan Gus Dur dinilai kurang efektif dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia pada saat itu, termasuk krisis ekonomi, ketidakstabilan politik, dan konflik sosial.</p><p><strong>Ketidakstabilan Politik:</strong> Selama masa pemerintahan Gus Dur, Indonesia mengalami ketidakstabilan politik yang cukup besar, termasuk konflik dengan DPR dan partai politik lainnya. Ketidakmampuan Gus Dur untuk menjaga stabilitas politik membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinannya.</p><p><strong>Skandal Korupsi dan Penyalahgunaan Kekuasaan:</strong> Terdapat tuduhan terhadap beberapa anggota pemerintahan Gus Dur terkait skandal korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Hal ini mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap integritas pemerintahannya.</p><p><strong>Kesehatan Fisik dan Mental Gus Dur:</strong> Kesehatan fisik dan mental Gus Dur menjadi sorotan, terutama setelah dirinya mengalami stroke pada tahun 2000. Kondisi kesehatannya yang memburuk memunculkan spekulasi dan kekhawatiran terkait kemampuannya untuk memimpin negara.</p><p><strong>Kontroversi Kebijakan Luar Negeri:</strong> Beberapa keputusan dan pernyataan kontroversial Gus Dur terkait kebijakan luar negeri, seperti sikapnya terhadap konflik di Timor Timur, juga menyebabkan ketidakpercayaan dan kritik dari masyarakat dan dunia internasional.</p><p><strong>Krisis Kemanusiaan di Indonesia:</strong> Penanganan krisis kemanusiaan, seperti konflik di Maluku dan Papua, juga dinilai tidak efektif oleh sebagian masyarakat. Kelemahan dalam menangani konflik tersebut membuat banyak pihak kecewa terhadap pemerintahannya.</p>

Ada beberapa permasalahan yang menyebabkan berkurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan pemerintahannya, yang pada akhirnya berimbas pada lengsernya Gus Dur dari kursi kepresidenan:

Kinerja Pemerintahan yang Tidak Efektif: Pemerintahan Gus Dur dinilai kurang efektif dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia pada saat itu, termasuk krisis ekonomi, ketidakstabilan politik, dan konflik sosial.

Ketidakstabilan Politik: Selama masa pemerintahan Gus Dur, Indonesia mengalami ketidakstabilan politik yang cukup besar, termasuk konflik dengan DPR dan partai politik lainnya. Ketidakmampuan Gus Dur untuk menjaga stabilitas politik membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinannya.

Skandal Korupsi dan Penyalahgunaan Kekuasaan: Terdapat tuduhan terhadap beberapa anggota pemerintahan Gus Dur terkait skandal korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Hal ini mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap integritas pemerintahannya.

Kesehatan Fisik dan Mental Gus Dur: Kesehatan fisik dan mental Gus Dur menjadi sorotan, terutama setelah dirinya mengalami stroke pada tahun 2000. Kondisi kesehatannya yang memburuk memunculkan spekulasi dan kekhawatiran terkait kemampuannya untuk memimpin negara.

Kontroversi Kebijakan Luar Negeri: Beberapa keputusan dan pernyataan kontroversial Gus Dur terkait kebijakan luar negeri, seperti sikapnya terhadap konflik di Timor Timur, juga menyebabkan ketidakpercayaan dan kritik dari masyarakat dan dunia internasional.

Krisis Kemanusiaan di Indonesia: Penanganan krisis kemanusiaan, seperti konflik di Maluku dan Papua, juga dinilai tidak efektif oleh sebagian masyarakat. Kelemahan dalam menangani konflik tersebut membuat banyak pihak kecewa terhadap pemerintahannya.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

406

5.0

Jawaban terverifikasi