Lalana L

17 Januari 2023 09:09

Iklan

Lalana L

17 Januari 2023 09:09

Pertanyaan

Kegagalan musyawarah dengan pemerintah menjadikan tokoh masyarakat manado mendukung prri dengan mendeklarasikan pemerintahan sekaligus memutuskan hubungan dengan pemerintah pusat tokoh tersebut adalah ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

12

:

29

:

46

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Susyanti

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

24 Januari 2023 14:43

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban: Letkol Ventje Sumual&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk lebih jelasnya, yukk pahami penjelasan berikut ini</p><p>&nbsp;</p><p>PRRI dan Permesta merupakan sebuah aksi kekecewaan yang ditunjukkan oleh para tokoh bangsa. Mereka meyayangkan kondisi Indonesia yang tidak kunjung stabil dari segi ekonomi maupun politik. Kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah banyak berfokus pada pembangunan pusat dibandingkan pembangunan daerah. Di Sumatera, ketidakadilan ini berbuntut pada pendeklarasian sebuah pemerintahan baru yakni Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia yang dipimpin Letkol Ahmad Husein.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Setelah itu, pemerintah pusat mencoba penyelesaian jalur damai dengan Musyawarah Nasional dan Musyawarah Pembangunan pada 1957 namun mengalami kegagalan. Dampaknya muncul aksi lain di wilayah Sulawesi yakni &nbsp;pemutusan hubungan dengan pemerintah pusat yang dipimpin oleh Letkol Ventje Sumual yang memproklamasikan Piagam Perjoangan Rakya Semesta yang ditandatangani 51 tokoh dan mencakup wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, tokoh yang dimaksud adalah Letkol Ventje Sumual&nbsp;</p>

Jawaban: Letkol Ventje Sumual 

 

Untuk lebih jelasnya, yukk pahami penjelasan berikut ini

 

PRRI dan Permesta merupakan sebuah aksi kekecewaan yang ditunjukkan oleh para tokoh bangsa. Mereka meyayangkan kondisi Indonesia yang tidak kunjung stabil dari segi ekonomi maupun politik. Kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah banyak berfokus pada pembangunan pusat dibandingkan pembangunan daerah. Di Sumatera, ketidakadilan ini berbuntut pada pendeklarasian sebuah pemerintahan baru yakni Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia yang dipimpin Letkol Ahmad Husein. 

 

Setelah itu, pemerintah pusat mencoba penyelesaian jalur damai dengan Musyawarah Nasional dan Musyawarah Pembangunan pada 1957 namun mengalami kegagalan. Dampaknya muncul aksi lain di wilayah Sulawesi yakni  pemutusan hubungan dengan pemerintah pusat yang dipimpin oleh Letkol Ventje Sumual yang memproklamasikan Piagam Perjoangan Rakya Semesta yang ditandatangani 51 tokoh dan mencakup wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku.

 

Dengan demikian, tokoh yang dimaksud adalah Letkol Ventje Sumual 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

42

5.0

Jawaban terverifikasi