Moh R

09 Agustus 2023 11:22

Iklan

Moh R

09 Agustus 2023 11:22

Pertanyaan

kebijakan apa saja yang dilakukan oleh bangsa barat untuk Indonesia , Ceritakan !

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

04

:

11

:

35

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Vincent M

Community

09 Agustus 2023 12:38

Jawaban terverifikasi

<p>Kebijakan yang dilakukan bangsa barat :</p><p>1. Monopoli perdagangan. 2. Menerapkan sistem tanam paksa atau culturstelsel. 3. Menerapkan <strong>kebijakan</strong> politik etis. 4. Menerapkan verplichte leverantie. 5. Memberlakukan sistem kerja rodi untuk membangun jalan raya Anyer-Panarukan.</p><p>Berikut adalah sejumlah <strong>kebijakan yang diterapkan</strong> pada masa VOC. Melaksanakan politik devide et impera (adu domba) untuk menguasai kerajaan-kerajaan di <strong>Indonesia</strong>. Memindahkan markas VOC dari Ambon ke Batavia. Menguasai pelabuhan dan mendirikan benteng untuk monopoli perdagangan.</p><p>Dampak <strong>Kolonialisme di bidang politik</strong> adalah <strong>sebagai</strong> berikut : a. Daendels atau Raffles sudah meletakkan dasar pemerintahan yang modern. Para Bupati dijadikan pegawai negeri <strong>dan</strong> digaji, padahal menurut adat istiadat kedudukan bupati adalah turun temurun <strong>dan</strong> mendapat upeti dari <strong>rakyat</strong>.</p>

Kebijakan yang dilakukan bangsa barat :

1. Monopoli perdagangan. 2. Menerapkan sistem tanam paksa atau culturstelsel. 3. Menerapkan kebijakan politik etis. 4. Menerapkan verplichte leverantie. 5. Memberlakukan sistem kerja rodi untuk membangun jalan raya Anyer-Panarukan.

Berikut adalah sejumlah kebijakan yang diterapkan pada masa VOC. Melaksanakan politik devide et impera (adu domba) untuk menguasai kerajaan-kerajaan di Indonesia. Memindahkan markas VOC dari Ambon ke Batavia. Menguasai pelabuhan dan mendirikan benteng untuk monopoli perdagangan.

Dampak Kolonialisme di bidang politik adalah sebagai berikut : a. Daendels atau Raffles sudah meletakkan dasar pemerintahan yang modern. Para Bupati dijadikan pegawai negeri dan digaji, padahal menurut adat istiadat kedudukan bupati adalah turun temurun dan mendapat upeti dari rakyat.


Iklan

Nanda R

Community

17 Februari 2024 13:29

Jawaban terverifikasi

<p><br>Sejarah hubungan antara bangsa Barat dan Indonesia mencakup berbagai periode, termasuk masa kolonialisme, perang dunia, hingga masa kemerdekaan. Berikut beberapa kebijakan yang dilakukan oleh bangsa Barat terhadap Indonesia:</p><p><strong>Era Kolonial Belanda (Abad ke-17 hingga 20):</strong></p><ul><li><strong>Eksploitasi Sumber Daya:</strong><ul><li>Belanda memanfaatkan sumber daya alam Indonesia, terutama rempah-rempah, sebagai komoditas utama yang menjadi daya tarik ekonomi.</li></ul></li><li><strong>Sistem Tanam Paksa:</strong><ul><li>Pada abad ke-19, Belanda menerapkan sistem tanam paksa, yang mewajibkan penduduk setempat untuk menanam komoditas tertentu seperti kopi atau nilam dengan tanah yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan Belanda.</li></ul></li></ul><p><strong>Masa Pendudukan Jepang (1942-1945):</strong></p><ul><li><strong>Eksploitasi Ekonomi:</strong><ul><li>Selama pendudukan Jepang, sumber daya alam Indonesia tetap dieksploitasi untuk mendukung perang Jepang, meskipun dengan pengelolaan yang berbeda dari masa kolonial Belanda.</li></ul></li><li><strong>Ketidakpuasan dan Pemiskinan:</strong><ul><li>Pendudukan Jepang menyebabkan ketidakpuasan di kalangan masyarakat Indonesia karena kondisi ekonomi yang sulit dan pemiskinan.</li></ul></li></ul><p><strong>Masa Kemerdekaan (1945 dan seterusnya):</strong></p><ul><li><strong>Perjuangan Kemerdekaan:</strong><ul><li>Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terjadi pertempuran dengan tentara Belanda yang mencoba mengembalikan kendali kolonial.</li><li>Pada Konferensi Meja Bundar (1949), Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia dan menarik pasukannya dari wilayah Indonesia.</li></ul></li></ul><p><strong>Era Perang Dingin (1950-an - 1980-an):</strong></p><ul><li><strong>Keterlibatan Amerika Serikat:</strong><ul><li>Amerika Serikat memberikan bantuan ekonomi dan militer kepada Indonesia selama masa pemerintahan Soekarno, tetapi hubungan menjadi tegang akibat kebijakan luar negeri yang berpihak kepada Blok Non-Blok.</li></ul></li><li><strong>Keterlibatan dalam Gerakan 30 September (G30S):</strong><ul><li>Terdapat kekhawatiran di Barat terkait peristiwa G30S pada tahun 1965, yang berujung pada kudeta militer dan penggulingan Soekarno.</li></ul></li></ul><p><strong>Era Reformasi (1998 dan seterusnya):</strong></p><ul><li><strong>Hubungan dengan Uni Eropa:</strong><ul><li>Sejak masa Reformasi di Indonesia, hubungan dengan Uni Eropa, yang terdiri dari negara-negara Barat, berkembang positif dalam hal kerjasama ekonomi, demokrasi, dan hak asasi manusia.</li></ul></li><li><strong>Investasi dan Pembangunan:</strong><ul><li>Bangsa Barat, termasuk Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, menjadi mitra penting dalam investasi dan pembangunan di Indonesia.</li></ul></li></ul>


Sejarah hubungan antara bangsa Barat dan Indonesia mencakup berbagai periode, termasuk masa kolonialisme, perang dunia, hingga masa kemerdekaan. Berikut beberapa kebijakan yang dilakukan oleh bangsa Barat terhadap Indonesia:

Era Kolonial Belanda (Abad ke-17 hingga 20):

  • Eksploitasi Sumber Daya:
    • Belanda memanfaatkan sumber daya alam Indonesia, terutama rempah-rempah, sebagai komoditas utama yang menjadi daya tarik ekonomi.
  • Sistem Tanam Paksa:
    • Pada abad ke-19, Belanda menerapkan sistem tanam paksa, yang mewajibkan penduduk setempat untuk menanam komoditas tertentu seperti kopi atau nilam dengan tanah yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan Belanda.

Masa Pendudukan Jepang (1942-1945):

  • Eksploitasi Ekonomi:
    • Selama pendudukan Jepang, sumber daya alam Indonesia tetap dieksploitasi untuk mendukung perang Jepang, meskipun dengan pengelolaan yang berbeda dari masa kolonial Belanda.
  • Ketidakpuasan dan Pemiskinan:
    • Pendudukan Jepang menyebabkan ketidakpuasan di kalangan masyarakat Indonesia karena kondisi ekonomi yang sulit dan pemiskinan.

Masa Kemerdekaan (1945 dan seterusnya):

  • Perjuangan Kemerdekaan:
    • Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terjadi pertempuran dengan tentara Belanda yang mencoba mengembalikan kendali kolonial.
    • Pada Konferensi Meja Bundar (1949), Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia dan menarik pasukannya dari wilayah Indonesia.

Era Perang Dingin (1950-an - 1980-an):

  • Keterlibatan Amerika Serikat:
    • Amerika Serikat memberikan bantuan ekonomi dan militer kepada Indonesia selama masa pemerintahan Soekarno, tetapi hubungan menjadi tegang akibat kebijakan luar negeri yang berpihak kepada Blok Non-Blok.
  • Keterlibatan dalam Gerakan 30 September (G30S):
    • Terdapat kekhawatiran di Barat terkait peristiwa G30S pada tahun 1965, yang berujung pada kudeta militer dan penggulingan Soekarno.

Era Reformasi (1998 dan seterusnya):

  • Hubungan dengan Uni Eropa:
    • Sejak masa Reformasi di Indonesia, hubungan dengan Uni Eropa, yang terdiri dari negara-negara Barat, berkembang positif dalam hal kerjasama ekonomi, demokrasi, dan hak asasi manusia.
  • Investasi dan Pembangunan:
    • Bangsa Barat, termasuk Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, menjadi mitra penting dalam investasi dan pembangunan di Indonesia.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

59

5.0

Jawaban terverifikasi