Ariyanti H

29 Maret 2023 01:39

Iklan

Ariyanti H

29 Maret 2023 01:39

Pertanyaan

Keberhasilan masyarakat Indonesia dalam melawan kolonialisme adalah ketika diikutsertakan wakil-wakilnya dalam Dewan Majelis Volkstraad. Akan tetapi, tidak diakuinya suara wakil rakyat tersebut menyebabkan beberapa wakil kemudian mengundurkan diri dari keanggotaan. Jelaskan upaya wakil Indonesia dalam memperjuangkan suara rakyat melalui Dewan Majelis tersebut!

Keberhasilan masyarakat Indonesia dalam melawan kolonialisme adalah ketika diikutsertakan wakil-wakilnya dalam Dewan Majelis Volkstraad. Akan tetapi, tidak diakuinya suara wakil rakyat tersebut menyebabkan beberapa wakil kemudian mengundurkan diri dari keanggotaan. 

Jelaskan upaya wakil Indonesia dalam memperjuangkan suara rakyat melalui Dewan Majelis tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

01

:

48

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Sulthan R

30 Maret 2023 14:59

Jawaban terverifikasi

<p>Dewan Majelis Volkstraad didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1918 sebagai lembaga perwakilan rakyat di Hindia Belanda. Meskipun tidak sepenuhnya bebas dan demokratis, Dewan Majelis ini memberikan kesempatan kepada wakil-wakil Indonesia untuk berbicara dan memperjuangkan kepentingan rakyat.</p><p>&nbsp;</p><p>Beberapa wakil Indonesia dalam Dewan Majelis Volkstraad berusaha untuk memperjuangkan suara rakyat dengan cara-cara sebagai berikut:</p><p>&nbsp;</p><p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berbicara di depan dewan: Wakil-wakil Indonesia berbicara di depan dewan untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan rakyat. Mereka juga mempertanyakan tindakan pemerintah kolonial yang dinilai merugikan rakyat.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengajukan usulan: Wakil-wakil Indonesia mengajukan usulan untuk memperbaiki kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial yang dianggap merugikan rakyat. Usulan tersebut berupa usulan peraturan atau tindakan yang diharapkan dapat mengatasi masalah yang dihadapi oleh rakyat.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Membuat protes: Jika tuntutan dan usulan wakil-wakil Indonesia tidak diindahkan oleh pemerintah kolonial, mereka kemudian membuat protes secara resmi kepada pemerintah Belanda. Dalam beberapa kasus, protes tersebut juga diikuti oleh aksi boikot atau penolakan terhadap kebijakan kolonial.</p><p>&nbsp;</p><p>Meskipun upaya-upaya tersebut dilakukan, suara wakil rakyat dalam Dewan Majelis Volkstraad tetap sering diabaikan oleh pemerintah kolonial. Hal ini menyebabkan beberapa wakil Indonesia mengundurkan diri dari keanggotaan sebagai bentuk protes. Namun, upaya tersebut tetap menjadi langkah awal penting dalam perjuangan untuk memperoleh kemerdekaan Indonesia.</p><p>&nbsp;</p>

Dewan Majelis Volkstraad didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1918 sebagai lembaga perwakilan rakyat di Hindia Belanda. Meskipun tidak sepenuhnya bebas dan demokratis, Dewan Majelis ini memberikan kesempatan kepada wakil-wakil Indonesia untuk berbicara dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

 

Beberapa wakil Indonesia dalam Dewan Majelis Volkstraad berusaha untuk memperjuangkan suara rakyat dengan cara-cara sebagai berikut:

 

1.     Berbicara di depan dewan: Wakil-wakil Indonesia berbicara di depan dewan untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan rakyat. Mereka juga mempertanyakan tindakan pemerintah kolonial yang dinilai merugikan rakyat.

2.     Mengajukan usulan: Wakil-wakil Indonesia mengajukan usulan untuk memperbaiki kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial yang dianggap merugikan rakyat. Usulan tersebut berupa usulan peraturan atau tindakan yang diharapkan dapat mengatasi masalah yang dihadapi oleh rakyat.

3.     Membuat protes: Jika tuntutan dan usulan wakil-wakil Indonesia tidak diindahkan oleh pemerintah kolonial, mereka kemudian membuat protes secara resmi kepada pemerintah Belanda. Dalam beberapa kasus, protes tersebut juga diikuti oleh aksi boikot atau penolakan terhadap kebijakan kolonial.

 

Meskipun upaya-upaya tersebut dilakukan, suara wakil rakyat dalam Dewan Majelis Volkstraad tetap sering diabaikan oleh pemerintah kolonial. Hal ini menyebabkan beberapa wakil Indonesia mengundurkan diri dari keanggotaan sebagai bentuk protes. Namun, upaya tersebut tetap menjadi langkah awal penting dalam perjuangan untuk memperoleh kemerdekaan Indonesia.

 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

26

5.0

Jawaban terverifikasi