Alahsar B

07 Juni 2022 06:11

Iklan

Alahsar B

07 Juni 2022 06:11

Pertanyaan

keadaan ekonomi dan keuangan pada masa demokrasi terpimpin mengalami masa suram. pernyataan berikut yang tidak menggambarkan perkembangan ekonomi pada masa demokrasi terpimpin adalah ....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

14

:

08

:

31

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

07 Juni 2022 13:01

Jawaban terverifikasi

Pada masa akhir Demokrasi Terpimpin (1959-1966), sekitar tahun 1963-1965, Indonesia sedang berkonfrontasi dengan Belanda, dan juga negara-negara Barat. Hal itu ternyata berdampak pada ketidakstabilan perekonomian negara, sehingga perekonomian bangsa kian terpuruk. Penyebabnya pemerintah mengumumkan pembentukan Deklarasi Ekonomi (Dekon) namun dekon gagal karena Presiden Soekarno gagal mendapat dana dari IMF karena berkonfrontasi dengan Malaysia, lalu dana Revolusi yang membuat hutang negara semakin meningkat, dan melaksanakan kebijakan ekonomi mercusuar yang lebih bersifat politik. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Pada masa akhir Demokrasi Terpimpin (1959-1966), sekitar tahun 1963-1965, Indonesia sedang berkonfrontasi dengan Belanda, dan juga negara-negara Barat. Hal itu ternyata berdampak pada ketidakstabilan perekonomian negara, sehingga perekonomian bangsa kian terpuruk. Penyebab kekacauan ekonomi pada masa Demokrasi Terpimpin adalah kebijakan ekonomi yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno saat itu : 1. Mengumumkan pembentukan Deklarasi Ekonomi (Dekon) Konsep yang disebut Deklarasi ekonomi (Dekon) adalah strategi dasar ekonomi Indonesia dalam rangka pelaksanaan Ekonomi Terpimpin. Pada dasarnya Dekon memperhatikan berbagai prioritas seperti mendorong usaha swasta, memperbesar produksi perolehan devisa, serta memberikan insentif kepada pihak pengusaha swasta yang berhasil menaikan nilai ekspor dan impor. Namun dekon gagal karena Presiden Soekarno gagal mendapat dana dari IMF karena berkonfrontasi dengan Malaysia. 2. Dana Revolusi Pada 1964 Presiden mengeluarkan instruksi perhimpunan dan penggunaan Dana Revolusi. Ketentuan-ketentuan tersebut membuat penggunaan dana dan devisa negara. Namun kebijakan ini malah membuat hutang negara semakin meningkat, sedangkan kegiatan ekspor semakin menurun. Adanya kekacauan dibidang keuangann negara akibat pemberian fasilitas alokasi kredit kepada perseorangan. Puncaknya tingkat inflasi menunjukan kenaikan yang semakin tidak terkendali dimana pada 1959 tingkat inflasi hanya 19,24% meningkat hingga mencapai 635,35% pada 1966. 3. Melaksanakan kebijakan ekonomi mercusuar yang lebih bersifat politik Politik Mercusuar, yaitu proyek pembangunan untuk menunjukan Indonesia di mata dunia, dimana pembangunan proyek ini secara tidak langsung berdampak pada perekonomian Indonesia yang sedang tidak stabil karena membangun infrastruktur yang megah dan mewah. Contohnya GBK dan Monas. Dengan demikian, pada masa akhir Demokrasi Terpimpin (1959-1966), sekitar tahun 1963-1965, Indonesia sedang berkonfrontasi dengan Belanda, dan juga negara-negara Barat. Hal itu ternyata berdampak pada ketidakstabilan perekonomian negara, sehingga perekonomian bangsa kian terpuruk. Penyebabnya pemerintah mengumumkan pembentukan Deklarasi Ekonomi (Dekon) namun dekon gagal karena Presiden Soekarno gagal mendapat dana dari IMF karena berkonfrontasi dengan Malaysia, lalu dana Revolusi yang membuat hutang negara semakin meningkat, dan melaksanakan kebijakan ekonomi mercusuar yang lebih bersifat politik. Semoga membantu yaa :))


Iklan

Nur A

24 Mei 2024 11:25

Bantu jawaban ini


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi