Esther E

03 Maret 2022 14:11

Iklan

Esther E

03 Maret 2022 14:11

Pertanyaan

Keadaaan "charge" baterai asam-timbal (aki) dapat ditentukan dengan mengukur rapatan atau massa jenis larutan elektrolti karena... a. PbO2 terbentuk pada saat discharge (aki dipakai) b. besar emf adalah 2,00 V c. PbSO4 terbentuk pada saat charging d. timbal bertambah berat e. asam sulfat termakan saat charging (aki disii ulang)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

21

:

22

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

G. Suprobo

04 Maret 2022 14:50

Jawaban terverifikasi

Halo Esther, Kakak bantu jawab ya. Jawaban yang benar adalah E. Simak pembahasan berikut ya. Sel aki merupakan baterai yang menggunakan prinsip sel volta. Sel volta adalah sel yang menggunakan reaksi redoks spontan untuk menghasilkan listrik. Pada sel aki, Pb akan bertindak sebagai anoda, PbO2 sebagai katoda, serta H2SO4 sebagai elektrolit. Pada saat aki digunakan, tiap molekul asam sulfat (H2SO4) pecah menjadi dua ion hidrogen yang bermuatan positif (2H+) dan ion sulfat yang bermuatan negatif (SO4^2-). Tiap ion SO4^2- yang berada dekat lempeng Pb akan bersatu dengan satu atom timbal murni (Pb) menjadi timbal sulfat (PbSO4) sambil melepaskan dua elektron. Sedang sepasang ion hidrogen tadi akan ditarik lempeng timbal dioksida (PbO2), mengambil dua elektron dan bersatu dengan satu atom oksigen membentuk molekul air (H2O). Dari proses ini terjadi pengambilan elektron dari timbal dioksida (sehingga menjadi positif) dan memberikan elektron itu pada timbal murni (sehingga menjadi negatif), yang mengakibatkan adanya beda potensial listrik di antara dua kutub tersebut. Proses tersebut terjadi secara simultan, reaksi secara kimia dinyatakan sebagai berikut : PbO2 + Pb + 2H2SO4 → 2PbSO4 + 2H2O Reaksi di atas menunjukkan terbentuknya timbal sulfat selama penggunaan (discharging). Keadaan ini akan mengurangi reaktivitas dari cairan elektrolit karena asamnya menjadi lemah (encer), sehingga tahanan antara kutub sangat lemah untuk pemakaian praktis. Sementara proses kimia selama pengisian aki (charging) terjadi setelah aki melemah (tidak dapat memasok arus listrik pada saat kendaraan hendak dihidupkan). Kondisi aki dapat dikembalikan pada keadaan semula dengan memberikan arus listrik yang arahnya berlawanan dengan arus yang terjadi saat discharging. Pada proses ini, tiap molekul air terurai dan tiap pasang ion hidrogen yang dekat dengan lempeng negatif bersatu dengan ion SO4^2- pada lempeng negatif membentuk molekul asam sulfat. Sedangkan ion oksigen yang bebas bersatu dengan tiap atom Pb pada lempeng positif membentuk PbO2. Reaksi kimia yang terjadi adalah : 2PbSO4 + 2H2O → PbO2 + Pb + 2H2SO2 Dengan demikian, keadaaan "charge" baterai asam-timbal (aki) dapat ditentukan dengan mengukur rapatan atau massa jenis larutan elektrolit karena PbO2 terbentuk pada saat discharge (aki dipakai).


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

61

5.0

Jawaban terverifikasi