Asri N

13 September 2024 03:47

Iklan

Asri N

13 September 2024 03:47

Pertanyaan

kalimat yg harus dipisahkan menjadi paragraf sendiri pada pada teks macam macam status tanah dan karakteristiknya

kalimat yg harus dipisahkan menjadi paragraf sendiri pada pada teks macam macam status tanah dan karakteristiknya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

05

:

11

:

09

Klaim

3

2


Iklan

Adella S

15 September 2024 06:24

<p>kalimat yang harus dipisahkan menjadi paragraf sendiri pada teks macam macam status tanah karakteristik nya ?</p><p>&nbsp;</p><p><strong>soal terpotong nih</strong></p>

kalimat yang harus dipisahkan menjadi paragraf sendiri pada teks macam macam status tanah karakteristik nya ?

 

soal terpotong nih


Iklan

Rendi R

Community

16 September 2024 22:46

<p>Dalam teks yang membahas "Macam-macam Status Tanah dan Karakteristiknya", kalimat yang sebaiknya dipisahkan menjadi paragraf tersendiri biasanya adalah kalimat yang memuat ide pokok baru atau topik yang berbeda dari paragraf sebelumnya. Berikut beberapa contoh kalimat yang mungkin perlu dipisahkan menjadi paragraf tersendiri:</p><p><strong>Definisi atau pengantar umum tentang status tanah</strong>: Jika teks dimulai dengan pengenalan atau penjelasan umum mengenai apa itu status tanah, kalimat ini sebaiknya dipisahkan menjadi paragraf sendiri sebelum masuk ke jenis-jenisnya.</p><p>Contoh: "Status tanah merujuk pada hak atau kepemilikan suatu lahan yang diakui secara hukum oleh negara. Setiap status tanah memiliki karakteristik dan aturan yang berbeda, tergantung pada sistem hukum yang berlaku di suatu negara."</p><p><strong>Kalimat yang memulai penjelasan tentang jenis status tanah pertama</strong>: Setiap jenis status tanah sebaiknya dijelaskan dalam paragraf terpisah.</p><p>Contoh: "1. <strong>Tanah Hak Milik</strong>. Tanah dengan status hak milik adalah jenis tanah yang kepemilikannya mutlak dan bisa diwariskan. Pemilik tanah memiliki hak penuh atas penggunaan, pemanfaatan, dan pengalihan tanah tersebut."</p><p><strong>Kalimat yang menjelaskan jenis status tanah kedua dan seterusnya</strong>: Setiap jenis status tanah yang berbeda, seperti "Tanah Hak Guna Usaha", "Tanah Hak Guna Bangunan", atau "Tanah Negara", juga harus dipisahkan dalam paragraf tersendiri dengan penjelasan masing-masing.</p><p>Contoh: "2. <strong>Tanah Hak Guna Usaha (HGU)</strong>. Hak Guna Usaha adalah hak untuk mengusahakan tanah yang dimiliki oleh negara dalam jangka waktu tertentu, umumnya untuk keperluan pertanian, perikanan, atau perkebunan."</p><p><strong>Kalimat yang berisi kesimpulan atau rangkuman</strong>: Kesimpulan atau penutupan yang merangkum semua jenis status tanah atau memberikan pandangan umum tentang pentingnya memahami status tanah juga sebaiknya dipisahkan menjadi paragraf tersendiri.</p><p>Contoh: "Memahami berbagai macam status tanah dan karakteristiknya sangat penting bagi masyarakat yang ingin mengelola atau memiliki tanah, agar dapat terhindar dari masalah hukum dan administratif di masa depan."</p><p>Pisahkan kalimat yang mengandung ide atau topik baru untuk memperjelas struktur teks dan memudahkan pembaca memahami informasi.</p>

Dalam teks yang membahas "Macam-macam Status Tanah dan Karakteristiknya", kalimat yang sebaiknya dipisahkan menjadi paragraf tersendiri biasanya adalah kalimat yang memuat ide pokok baru atau topik yang berbeda dari paragraf sebelumnya. Berikut beberapa contoh kalimat yang mungkin perlu dipisahkan menjadi paragraf tersendiri:

Definisi atau pengantar umum tentang status tanah: Jika teks dimulai dengan pengenalan atau penjelasan umum mengenai apa itu status tanah, kalimat ini sebaiknya dipisahkan menjadi paragraf sendiri sebelum masuk ke jenis-jenisnya.

Contoh: "Status tanah merujuk pada hak atau kepemilikan suatu lahan yang diakui secara hukum oleh negara. Setiap status tanah memiliki karakteristik dan aturan yang berbeda, tergantung pada sistem hukum yang berlaku di suatu negara."

Kalimat yang memulai penjelasan tentang jenis status tanah pertama: Setiap jenis status tanah sebaiknya dijelaskan dalam paragraf terpisah.

Contoh: "1. Tanah Hak Milik. Tanah dengan status hak milik adalah jenis tanah yang kepemilikannya mutlak dan bisa diwariskan. Pemilik tanah memiliki hak penuh atas penggunaan, pemanfaatan, dan pengalihan tanah tersebut."

Kalimat yang menjelaskan jenis status tanah kedua dan seterusnya: Setiap jenis status tanah yang berbeda, seperti "Tanah Hak Guna Usaha", "Tanah Hak Guna Bangunan", atau "Tanah Negara", juga harus dipisahkan dalam paragraf tersendiri dengan penjelasan masing-masing.

Contoh: "2. Tanah Hak Guna Usaha (HGU). Hak Guna Usaha adalah hak untuk mengusahakan tanah yang dimiliki oleh negara dalam jangka waktu tertentu, umumnya untuk keperluan pertanian, perikanan, atau perkebunan."

Kalimat yang berisi kesimpulan atau rangkuman: Kesimpulan atau penutupan yang merangkum semua jenis status tanah atau memberikan pandangan umum tentang pentingnya memahami status tanah juga sebaiknya dipisahkan menjadi paragraf tersendiri.

Contoh: "Memahami berbagai macam status tanah dan karakteristiknya sangat penting bagi masyarakat yang ingin mengelola atau memiliki tanah, agar dapat terhindar dari masalah hukum dan administratif di masa depan."

Pisahkan kalimat yang mengandung ide atau topik baru untuk memperjelas struktur teks dan memudahkan pembaca memahami informasi.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

sebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan riset dan pengumpulan data untuk menyusun teks biografi!

11

0.0

Jawaban terverifikasi

Eno Bastian: "Selamat slang, Pak." Wakil Perusahaan: "Selamat siang, Mas. Mari, silakan duduk." Eno Bastian: "Terima kasih, Pak." Wakil Perusahaan: "Sebenarnya, apa yang terjadi, Mas?" Eno Bastian: "Begini, Pak. Saya sebagai wakil dari teman-teman buruh PT Sagara Food ingin menyampaikan beberapa hal kepada Bapak." Wakil Perusahaan: "Silakan Anda sampaikan." Eno Bastian: "Terima kasih, Pak. Saya sebagai wakil dari teman-teman ingin menanyakan gaji kami sekarang, Pak." Wakil Perusahaan: "Maksud Anda?" Eno Bastian: "Menurut ketetapan gubernur, upah minimal Kabupaten Sukamaju sekarang mencapai Rp2.513.000,00, sedangkan gaji kami sekarang masih Rp2.250.000,00." Wakil Perusahaan: "Maaf, Mas. Biaya produksi awal tahun ini sedang melonjak. Harga kebutuhan pokok makin mahal. Karena itu, perusahaan belum bisa memenuhi permintaan buruh." Eno Bastian: "Akan tetapi, kebutuhan pokok buruh sekarang juga mengalami kenaikan, Pak. Kalau memang pihak perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan kami, terpaksa kami akan melakukan mogok kerja." Wakil Perusahaan: "Tidak bisa begitu. Kita harus mencari jalan tengah dalam mengatasi masalah ini." Eno Bastian: "Kami mohon kebijaksanaan, Bapak." Wakil Perusahaan: "Begini saja. Nanti saya akan berbicara dengan direktur perusahaan. Saya akan menyampaikan permintaan tersebut. Akan tetapi, saya hanya mengusulkan kenaikan upah paling besar menjadi Rp2.350.000,00." Eno Bastian: "Tolonglah, Pak. Kalau bisa, naikkan lebih dari itu. Kami butuh upah standar untuk dapat hidup layak." Wakil Perusahaan: "Baiklah, akan saya usahakan. Sekarang Anda tenangkan teman-teman. Kembalilah bekerja seperti semula." Eno Bastian: "Baiklah, Pak. Terima kasih, Pak. Selamat siang." Wakil Perusahaan: "Selamat siang." Tentukan struktur dari teks negosiasi tersebut.

76

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan