Komang P

25 Maret 2024 00:41

Iklan

Iklan

Komang P

25 Maret 2024 00:41

Pertanyaan

Kalimat penutup surat penawaran yang tepat adalah…. a. Kehadiran Bapak/ Ibu sangat kami harapkan di perusahaan kami tepat pada waktunya. b. Atas kerja sama yang akan Anda lakukan kepada kami, kami sangat berterima kasih. c. Atas perhatian Anda, saya mengucapkan terima kasih. d. Atas kerja samanya, kami ucapkan terima kasih. e. Atas waktu yang diluangkan untuk membaca surat penawaran ini, kami ucapkan banyak terima kasih.


5

2


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

25 Maret 2024 05:20

<p>jawabannya adalah B.</p><p>&nbsp;</p><p>Kalimat ini cocok untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada penerima surat penawaran atas kerja sama yang mereka berikan atau akan berikan. Hal ini juga menunjukkan sikap profesionalisme dan apresiasi terhadap waktu dan perhatian yang diberikan oleh penerima surat.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

jawabannya adalah B.

 

Kalimat ini cocok untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada penerima surat penawaran atas kerja sama yang mereka berikan atau akan berikan. Hal ini juga menunjukkan sikap profesionalisme dan apresiasi terhadap waktu dan perhatian yang diberikan oleh penerima surat.

 

 

 


 


Iklan

Iklan

Sahry B

25 Maret 2024 11:33

<p>Jawaban nya (B) yah</p><p>&nbsp;</p>

Jawaban nya (B) yah

 


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Bacalah teks di bawah ini! (1) Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Salam sejahterah untuk kita semua. (2) Yang terhormat Kepala sma Negeri Negeri 1 Watugunung, yang kami hormati Bapak dan Ibu guru serta karyawan, dan teman-teman yang berbahagia. (3) Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan hanya kepada Tuhan Yang Mahakuasa, karena dengan rohmat-Nya kita dapat bertemu di ruang ini tanpa halangan apa pun. (4) Izinkan kami menyampaikan gagasan dan pesan yang terkait dengan kewirausahaan yang bisa kita lakukan zaman sekarang. (5) Hadirin yang berbahagia. Siapakah yang tidak ingin sukses? Tentu tidak ada manusia yang tidak ingin sukses dalam hidupnya. Untuk menjadi sukses kita tidak bisa hanya dengan berdiam diri, melamun, hanya halusinasi yang ada di otak. Tidak bisa! Tentu harus ada kerja keras, tekun, doa, dan strategi yang cerdas. (6) Salah satu pintu yang harus kita buka untuk memasuki kesuksesan adalah dengan menjadi wirausaha. Kita harus berani mengubah hidup dengan langkah yang berani. Keputusan besar yang kalian ambil akan membuat perubahan besar dalam hidup kalian. Apalagi dengan teknologi yang serba canggih seperti sekarang ini haruslah jadi pemicu kita untuk memanfaatkannya sebagai peluang menghasilkan keuntungan. Generasi yang dekat dengan teknologi adalah sumber pasar yang barus bagi para wirausaha. (7) Menjadi pengusaha dengan cara memanfaatkan kecanggihan teknologi adalah kunci kesuksesan. Problematika di lingkungan kalian bisa dijadikan peluang usaha. Misalnya lihat orang harus pergi jauh untuk membeli bahan bangunan, kita bisa menyediakan bahan bangunan dengan memanfaatkan teknologi pesan dan siap antar. Tetapi jangan lupa, transaksi tetap nomor satu. Terus lihat orang harus pergi bersepeda untuk membeli pulsa, kita bisa sediakan pulsa yang sudah barang tentu berkaitan dengan teknologi IT. Lihat orang harus pergi jauh untuk berbelanja barang kelontong, kita buka usaha di bidang itu dengan memanfaatkan kecanggihan somed. Atau lihat orang harus pergi jauh untuk sekedar menambah angin pada motor atau mobilnya. Bukalah bengkel dengan memanfaatkan teknologi perbengkelan. Nah, jika itu sudah kita buka peluang, lakukan dengan ikhlas, dengan telaten, tekun. Apa pun yang kita tekun, insyaa allah hasilnya akan nikmat di kemudian hari. Jika kita tidak bisa sendiri, bekerjalah dengan kawan. Rintik bareng usaha yang kalian pilih. Tunggu apa lagi. Marilah kita melangkah. Indonesia menunggu kalian untuk berkiprah. (8) Bapak dan ibu, serta adik-adik yang membanggakan. Demikian apa yang dapat kami sampaikan. Semoga ke depan kalian menjadi pengusaha-pengusaha andal yang sukses, yang siap mengharumkan nama Indonesia di percaturan dunia. Aamiin. Terima kasih atas atensi hadirin. Mohon maaf jika ada kalimat yang kurang berkenan. (9) Wassalaamu alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Pesan orator disampaikan pada paragraf nomor .... a. (4) b. (5) c. (6) d. (7)

2

0.0

Jawaban terverifikasi

Fenomena Sosial Pengamen Jalanan Pengamen perkotaan adalah fenomena yang mulai dipandang sebagai masalah serius, terutama dengan semakin banyaknya permasalahan sosial ekonomi dan politik yang ditimbulkannya. Modernisasi dan industrialisasi sering dituding sebagai pemicu utama dari banyak pengamen di perkotaan. Perkembangan daerah perkotaan secara pesat mengundang terjadinya urbanisasi. Orang yang datang ke kota tidak mempunyai keterampilan untuk mencari kerja di kota. Akibatnya, mereka berdiam di daerah kumuh yang identik dengan kemiskinan perkotaan. Indonesia merupakan negara berkembang.Masalah kemiskinan menjadi masalah utama, baik di kota maupun di desa. Kita dapat melihat di setiap kota pasti ada perumahan yang berimpitan satu dengan yang lainnya. Selain itu, banyaknya pengamen, pengemis, dan anak jalanan makin memperjelas wajah kumuh perkotaan. Pada malam hari terlihat orang-orang tertentu tidur di emperan toko pinggir jalan. Kondisi demikian sangat memprihatinkan dan harus segera diatasi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan adanya pengamen jalanan. Faktor-faktor yang membuat seseorang mengamen sebagai berikut. 1. Faktor Ekonomi Anak mengamen demi tuntutan ekonomi. Orang tua tidak mampu membiayai kebutuhan hidup dan kebutuhan sekolah mereka. Demi memenuhi kebutuhan tersebut, seorang anak harus mengamen. Orang tua yang malas hanya mengandalkan hasil mengamen anaknya tanpa mau bekerja. 2. Kurang Kasih Sayang Anak yang kurang kasih sayang atau tidak menerima kasih sayang dari orang tua rawan menjadi pengamen jalanan. Artinya, orang tua terlalu sibuk mencari harta atau kesenangan. Orang tua tidak memiliki waktu untuk mencurahkan perhatian, bertanya tentang masalah anak, bertukarpikiran, dan berbagi rasa dengan anak. Dengan tidak menerima kasih sayang dari orang tua, anak pun mencari kesenangan lain untuk menghibur diri. Mengamen adalah salah satu sarana untuk menghibur diri bagi anak. Dengan bernyanyi sebagai pengamen, mereka dapat menghibur hati, mengungkapkan isi hati, dan menghabiskan waktu. 3. Rasa Ikut-ikutan Anak dipengaruhi lingkungan atau teman sebaya untuk mencari hiburan, menghindari pekerjaan rumah, tugas- tugas sekolah, atau merasa hebat akan dirinya. Padahal jika ditelusuri, segi ekonomi bukan penyebab anak menjadi seorang pengamen. Kadang-kadang mereka hanya ikut-ikutan atau dipengaruhi oleh teman-temannya. Meskipun pengamen anak-anak tersebut harus mengalami panas terik, hujan, caci maki, pukulan, mereka tetap berjumlah banyak. Hampir di setiap persimpangan jalan dapat ditemui pengamen berusia anak-anak. Selain di persimpangan jalan, mereka mengamen di pasar, rumah makan, dan terminal, Mereka dianggap sebagai penyebab kemacetan lalu lintas, berkurangnya nilai estetika tata ruang kota, dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan raya. Hasil penelitian menjelaskan bahwa psikologis pengamen anak-anak tidak memiliki rasa malu, tidak peduli atau tak acuh. Sikap tersebut dilakukan agar keberadaan mereka diterima masyarakat sebagai bentuk budaya baru. Agar keberadaan mereka tetap eksis, pengamen anak-anak juga berupaya untuk melawan berbagai pihak, baik pihak hukum maupun pihak nonhukum. Mereka hanya mempertahankan harga diri dan rasa solidaritas di antara mereka. Fenomena sosial kehidupan pengamen anak-anak memiliki dua arti, yaitu pengaruh yang hanya bekerja di jalanan dan menunjukkan gaya kehidupan di jalanan. Bekerja di jalanan artinya mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup anaknya, sedangkan gaya hidup di jalanan hanya sekadar mewujudkan gaya hidup jalanan yang bebas. Dari segi usia, sebenarnya mereka tidak wajib mencari nafkah. Orang tua merekalah harus memiliki tanggung jawab dan memberi kasih sayang kepada mereka. Meskipun orang tua tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sebaiknya anak tidak diperbolehkan mengamen. Orang tua harus mampu memberikan tanggung jawab dan kasih sayang kepada anak agar tidak menjadi pengamen di tengah kota. Di samping itu, aparat hukum harus memiliki aturan yang tegas terhadap hukum, Hukum harus ditegakkan demi masa depan anak bangsa. Apabila hal-hal ini dilakukan, sangat tipis kemungkinan munculnya pengamen sebagai penyebab di jalanan perkotaan. Tentukan struktur teks eksplanasi di atas!

20

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Bacalah teks di bawah ini! (1) Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh Salam sejahterah untuk kita semua. (2) Yang terhormat Kepala sma Negeri Negeri 1 Watugunung, yang kami hormati Bapak dan Ibu guru serta karyawan, dan teman-teman yang berbahagia. (3) Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan hanya kepada Tuhan Yang Mahakuasa, karena dengan rohmat-Nya kita dapat bertemu di ruang ini tanpa halangan apa pun. (4) Izinkan kami menyampaikan gagasan dan pesan yang terkait dengan kewirausahaan yang bisa kita lakukan zaman sekarang. (5) Hadirin yang berbahagia. Siapakah yang tidak ingin sukses? Tentu tidak ada manusia yang tidak ingin sukses dalam hidupnya. Untuk menjadi sukses kita tidak bisa hanya dengan berdiam diri, melamun, hanya halusinasi yang ada di otak. Tidak bisa! Tentu harus ada kerja keras, tekun, doa, dan strategi yang cerdas. (6) Salah satu pintu yang harus kita buka untuk memasuki kesuksesan adalah dengan menjadi wirausaha. Kita harus berani mengubah hidup dengan langkah yang berani. Keputusan besar yang kalian ambil akan membuat perubahan besar dalam hidup kalian. Apalagi dengan teknologi yang serba canggih seperti sekarang ini haruslah jadi pemicu kita untuk memanfaatkannya sebagai peluang menghasilkan keuntungan. Generasi yang dekat dengan teknologi adalah sumber pasar yang baguss bagi para wirausaha. (7) Menjadi pengusaha dengan cara memanfaatkan kecanggihan teknologi adalah kunci kesuksesan. Problematika di lingkungan kalian bisa dijadikan peluang usaha. Misalnya lihat orang harus pergi jauh untuk membeli bahan bangunan, kita bisa menyediakan bahan bangunan dengan memanfaatkan teknologi pesan dan siap antar. Tetapi jangan lupa, transaksi tetap nomor satu. Terus lihat orang harus pergi bersepeda untuk membeli pulsa, kita bisa sediakan pulsa yang sudah barang tentu berkaitan dengan teknologi IT. Lihat orang harus pergi jauh untuk berbelanja barang kelontong, kita buka usaha di bidang itu dengan memanfaatkan kecanggihan somed. Atau lihat orang harus pergi jauh untuk sekedar menambah angin pada motor atau mobilnya. Bukalah bengkel dengan memanfaatkan teknologi perbengkelan. Nah, jika itu sudah kita buka peluang, lakukan dengan ikhlas, dengan telaten, tekun. Apa pun yang kita tekun, insyaa allah hasilnya akan nikmat di kemudian hari. Jika kita tidak bisa sendiri, bekerjalah dengan kawan. Rintik bareng usaha yang kalian pilih. Tunggu apa lagi. Marilah kita melangkah. Indonesia menunggu kalian untuk berkiprah. (8) Bapak dan ibu, serta adik-adik yang membanggakan. Demikian apa yang dapat kami sampaikan. Semoga ke depan kalian menjadi pengusaha-pengusaha andal yang sukses, yang siap mengharumkan nama Indonesia di percaturan dunia. Aamiin. Terima kasih atas atensi hadirin. Mohon maaf jika ada kalimat yang kurang berkenan. (9) Wassalaamu alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Pendapat dan gagasan orator disampaikan pada paragraf nomor .... a. (2), (3), (4) b. (3), (4), (5) c. (4), (5), (6) d. (5), (6), (7)

1

0.0

Jawaban terverifikasi