Shofiyyah T

12 Maret 2024 11:53

Iklan

Shofiyyah T

12 Maret 2024 11:53

Pertanyaan

Jika ada pernyataan seperti, "Suku bunga komersial meningkat, akan tetapi bank sentral belum menaikan suku bunga." Kebijakan moneter apa yang cocok untuk pernyataan tersebut? Apakah kebijakan moneter ekspansif, kontraktif, atau bujukan moral? Tolong berikan alasannya. Terima kasih

Jika ada pernyataan seperti, "Suku bunga komersial meningkat, akan tetapi bank sentral belum menaikan suku bunga." Kebijakan moneter apa yang cocok untuk pernyataan tersebut? Apakah kebijakan moneter ekspansif, kontraktif, atau bujukan moral? Tolong berikan alasannya. Terima kasih

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

08

:

47

:

16

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Salsabila M

Community

13 Maret 2024 00:30

Jawaban terverifikasi

<p><br>Pernyataan tersebut lebih cocok dengan kebijakan moneter ekspansif.</p><p>Kebijakan moneter ekspansif ditandai dengan upaya bank sentral untuk meningkatkan pasokan uang di pasar dengan tujuan merangsang pertumbuhan ekonomi. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan menjaga suku bunga tetap rendah atau bahkan menurunkannya. Dalam konteks pernyataan tersebut, meskipun suku bunga komersial meningkat (menunjukkan bahwa pasar mungkin sedang mengalami tekanan inflasi atau ketidakstabilan), bank sentral tidak menaikkan suku bunga (mengindikasikan bahwa bank sentral tidak menerapkan kebijakan moneter kontraktif yang akan memperketat likuiditas dan membatasi pertumbuhan ekonomi). Sebaliknya, kebijakan moneter ekspansif mungkin diadopsi untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dengan menjaga suku bunga tetap rendah, mendorong pinjaman dan investasi, serta meningkatkan konsumsi.</p><p>Alasan di balik kebijakan moneter ekspansif dalam situasi ini adalah untuk membantu memacu pertumbuhan ekonomi ketika ada tanda-tanda perlambatan atau ketidakpastian, bahkan jika suku bunga komersial meningkat. Dengan mempertahankan suku bunga rendah, bank sentral dapat memberikan dorongan kepada perusahaan dan konsumen untuk mengambil pinjaman dan menghabiskan lebih banyak, yang pada gilirannya dapat meningkatkan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>


Pernyataan tersebut lebih cocok dengan kebijakan moneter ekspansif.

Kebijakan moneter ekspansif ditandai dengan upaya bank sentral untuk meningkatkan pasokan uang di pasar dengan tujuan merangsang pertumbuhan ekonomi. Salah satu cara untuk melakukan ini adalah dengan menjaga suku bunga tetap rendah atau bahkan menurunkannya. Dalam konteks pernyataan tersebut, meskipun suku bunga komersial meningkat (menunjukkan bahwa pasar mungkin sedang mengalami tekanan inflasi atau ketidakstabilan), bank sentral tidak menaikkan suku bunga (mengindikasikan bahwa bank sentral tidak menerapkan kebijakan moneter kontraktif yang akan memperketat likuiditas dan membatasi pertumbuhan ekonomi). Sebaliknya, kebijakan moneter ekspansif mungkin diadopsi untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dengan menjaga suku bunga tetap rendah, mendorong pinjaman dan investasi, serta meningkatkan konsumsi.

Alasan di balik kebijakan moneter ekspansif dalam situasi ini adalah untuk membantu memacu pertumbuhan ekonomi ketika ada tanda-tanda perlambatan atau ketidakpastian, bahkan jika suku bunga komersial meningkat. Dengan mempertahankan suku bunga rendah, bank sentral dapat memberikan dorongan kepada perusahaan dan konsumen untuk mengambil pinjaman dan menghabiskan lebih banyak, yang pada gilirannya dapat meningkatkan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

 

 


 


Shofiyyah T

13 Maret 2024 13:26

terima kasih banyak kak!

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Kebijakan moneter adalah kebijakan Bank Indonesia untuk mengendalikan jumlah uang beredar dan Tingkat suku bunga sebagai instrument dalam mengendalikan harga. Ada 3 instrumen kebijakan moneter antara lain... A. Operasi pasar terbuka, politik diskonto dan meningkatkan pengeluaran pemerintah B. Operasi pasar terbuka, peningkatan cadangan cash ratio dan meningkatkan pengeluaran pemerintah C. Peningkatan cadangan kash ratio, politik diskonto dan meningkatkan pengeluaran pemerintah. D. Operasi pasar terbuka, politik diskonto dan Peningkatan cadangan kash ratio E. Penerimaan tenaga kerja, politik diskonto dan meningkatkan pengeluaran pemerintah Mohon bantuannya, terima kasih ๐Ÿ˜Š๐Ÿ™

6

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

14

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

TEKS 1 Karangan Bunga Tiga anak kecil Dalam langkah malu-malu Datang ke Salemba Sore itu. lni dari kami bertiga Pita hitam pada karangan bunga Sebab kami ikut berduka Bagi kakak yang di tembak mati siang tadi' (Taufiq Ismail, Tirani, 1966) Apresiasi presiasi Puisi di atas membicarakan peristiwa demonstrasi mahasiswa pada tahun 1966 menentang Orde Lama. Tiga anak kecil mewakili golongan rakyat biasa yang masih suci dan murni hatinya yang sebenarnya belum tahu apa-apa tentang peristiwa demonstrasi itu. Akan tetapi, mereka bertiga sudah mampu menyatakan duka cita terhadap gugurnya mahasiswa yang ditembak mati oleh penguasa pada waktu itu. Oleh karena itu, ketiga anak kecil membawa karangan bunga dalam langkah malu-malu. Tanda kedukaan dilambangkan dengan "pita hitam pada karangan bunga". Penggambaran melalui tiga anak kecil menyentuh hati pembaca. Pembaca tentu tidak akan percaya bahwa lukisan itu menggambarkan kenyataan, sebab di tengah-tengah demonstrasi mahasiswa saat itu tidak mungkin ada "tiga anak kecil" membawa karangan bunga ke Salemba. Dengan demikian, puisi yang singkat ini mengandung makna dan pesan moral yang dalam tentang perjuangan, kemanusiaan, dan rasa empati. Jadi, semua pernyataan ini bermakna kias dan melambangkan suatu maksud yang hendak dikemukakan oleh penyair, yakni, kedukaan yang mendalam karena gugurnya pahlawan Ampera. Pemilihan kata, bunyi, lambang, kiasan, versifikasi, dan sebagainya diabdikan untuk kepentingan perwujudan makna tersebut. Sumber: mashudismada. word press. Com TEKS 2 Pentingnya Menghargai Perjuangan Para Pahlawan Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Demikian bunyi peribahasa yang artinya bahwa hanya bangsa yang memiliki kearifan dan kebijaksanaanlah yang dapat menghargai segenap perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Perjuangan dan pengorbanan yang mereka persembahkan untuk kemerdekaan dan kesejahtera-an bangsa dan negara. Perjuangan tersebut mereka lakukan dengan mempertaruhkan jiwa dan raga, bahkan harta benda. Oleh karena itu, sangat tidak arif dan bijaksana apabila kita sebagai generasi yang menikmati hasil perjuangan mereka, tidak dapat menghargai perjuangannya. Mengapa kita harus menghargai perjuangan para pahlawan? Bagaimana cara kita menghargai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa tersebut? Pertanyaan-pertanyaan tersebut memerlukan jawaban yang harus dibuktikan dalam perilaku kita sebagai generasi penerus bangsa. Kita menghargai perjuangan para pahlawan karena menyadari bahwa tanpa perjuangan dan pengorbanan mereka, kita belum tentu dapat menikmati kemerdekaan yang menempatkan kita sebagai bangsa yang mandiri dan bermartabat. Sebagai bukti rasa syukur dan terima kasih kita kepada para pahlawan, kita patut mengisi kemerdekaan dengan belajar sungguh-sungguh agar dapat membangun bangsa kita menjadi sejajar dengan bangsa-bangsa maju lainnya di dunia. Cinta tanah air dan bangsa pada masa sekarang ini dapat kita wujudkan dengan senantiasa mau belajar dan bekerja untuk mengisi kemerdekaan. Dengan cara seperti inilah, kita menghargai perjuangan para pahlawan bangsa. 10. Teks 1 menjelaskan ulasan tentang ... a. Puisi "Karangan Bunga" karya Taufik Ismail b. Rasa belangsungkawa dalam puisi "Karangan Bunga" karya Taufik Ismail. c. Perjuangan Pahlawan Ampera dalam puisi "Karangan Bunga" karya Taufik Ismail. d. Tiga anak kecil membawa karangan bunga untuk kakak yang tertembak siang tadi.

2

0.0

Jawaban terverifikasi