Alahsar B

28 September 2022 04:52

Iklan

Alahsar B

28 September 2022 04:52

Pertanyaan

jepang sempat menggunakan cara halus untuk membendung aksi protes yang di lakukan para petani di indramayu. cara tersebut dilakukan jepang dengan….

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

23

:

42

:

51

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. SALSABILLA

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

11 Oktober 2022 04:25

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat adalah, mengirimkan Haji Abdullah Fakih untuk bernegosiasi dengan rakyat Indramayu.</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasan berikut.</p><p>&nbsp;</p><p>Perlawanan rakyat Indramayu diprakarsai oleh petani dan dipimpin oleh para ulama. Beberapa tokoh Indramayu dalam perlawanan rakyat terhadap Jepang adalah Haji Madriyas, Haji Kartiwa, dan Kyai Srengseng. Pada Maret 1944, petani yang ada di Desa Kaplongan melancarkan protes karena masalah kewajiban serah padi. Adanya aksi protes dari rakyat Indramayu di Desa Kaplongan mengobarkan semangat perlawanan juga di desa-desa lain, seperti di Desa Cidempet. Pada 6 Mei 1944, pemberontakan pun meletus di Cidempet, dengan sebab perlawanan yang sama. Tokoh-tokoh yang memelopori protes sosial di Desa Cidempet sendiri adalah Haji Madriyas, Haji Dulkarim, Sura, Karsina, Sliyeg, dan Tasiah.</p><p>Setelah pecah pertempuran di Desa Cidempet yang merembet hingga ke daerah-daerah lainnya, tidak lagi terlihat aparat pemerintah Jepang, baik sipil maupun militer, datang ke sana. Pihak Jepang memilih mengirimkan Haji Abdullah Fakih untuk bernegosiasi dengan rakyat Indramayu. Namun, Haji Abdullah ternyata hanya bagian taktik Jepang untuk bisa menangkap para pemimpin Indramayu.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, cara halus dilakukan Jepang dengan mengirimkan Haji Abdullah Fakih untuk bernegosiasi dengan rakyat Indramayu.</p>

Jawaban yang tepat adalah, mengirimkan Haji Abdullah Fakih untuk bernegosiasi dengan rakyat Indramayu.

 

Untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasan berikut.

 

Perlawanan rakyat Indramayu diprakarsai oleh petani dan dipimpin oleh para ulama. Beberapa tokoh Indramayu dalam perlawanan rakyat terhadap Jepang adalah Haji Madriyas, Haji Kartiwa, dan Kyai Srengseng. Pada Maret 1944, petani yang ada di Desa Kaplongan melancarkan protes karena masalah kewajiban serah padi. Adanya aksi protes dari rakyat Indramayu di Desa Kaplongan mengobarkan semangat perlawanan juga di desa-desa lain, seperti di Desa Cidempet. Pada 6 Mei 1944, pemberontakan pun meletus di Cidempet, dengan sebab perlawanan yang sama. Tokoh-tokoh yang memelopori protes sosial di Desa Cidempet sendiri adalah Haji Madriyas, Haji Dulkarim, Sura, Karsina, Sliyeg, dan Tasiah.

Setelah pecah pertempuran di Desa Cidempet yang merembet hingga ke daerah-daerah lainnya, tidak lagi terlihat aparat pemerintah Jepang, baik sipil maupun militer, datang ke sana. Pihak Jepang memilih mengirimkan Haji Abdullah Fakih untuk bernegosiasi dengan rakyat Indramayu. Namun, Haji Abdullah ternyata hanya bagian taktik Jepang untuk bisa menangkap para pemimpin Indramayu.

 

Dengan demikian, cara halus dilakukan Jepang dengan mengirimkan Haji Abdullah Fakih untuk bernegosiasi dengan rakyat Indramayu.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

43

5.0

Jawaban terverifikasi