Pitaloka M

26 Juni 2022 12:11

Iklan

Pitaloka M

26 Juni 2022 12:11

Pertanyaan

jepang pertama kali datang ke indonesia pada tanggal 11 januari 1942 melalui tarakan, kalimantan timur. tidak butuh waktu lama bagi jepang untuk menguasai wilayah koloni belanda, pemerintah hindia belanda akhirnya menyerahkan angkatan perang kepada jepang pada 8 maret 1942. peralihan kekuasaan ini ditandai dengan ditandatanganinya perjanjian oleh....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

23

:

48

:

51

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

27 Juni 2022 03:29

Jawaban terverifikasi

Pihak Belanda yaitu Letnan Jenderal Ter Poorten dan Gubernur Jenderal A.W.L. Tjarda van Starkenborgh Stachouwer dan pihak Jepang yaitu Jenderal Hitoshi Imamura. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Pada tanggal 11 Januari 1942, tentara Jepang Right Wing Unit dan pasukan Angkatan Laut Kure yang berjumlah 20.000 pasukan, mendarat di pantai timur wilayah Tarakan, Kalimantan Timur, Indonesia setelah sebelumnya masuk lewat Ambon dan menguasai Maluku. Tujuan Jepang datang ke Indonesia ialah untuk melaksanakan pemerintahannya di Indonesia atau melakukan penjajahan. Terjadilah pertempuran dengan Belanda yang sebelumnya memang sudah menduduki wilayah ini. Kemudian, Jepang pun mulai menguasai wilayah Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Banjarmasin dan Palembang. Setelah daerah luar Jawa dikuasai, Jepang kemudian memusatkan penyerangannya di Pulau Jawa karena Pulau Jawa merupakan pusat dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Pada tanggal 8 Maret 1942, dilakukan perundingan antara pihak Belanda, Letnan Jenderal Ter Poorten, dan pihak Jepang, Jenderal Hitoshi Imamura beserta Gubernur Jenderal A.W.L. Tjarda van Starkenborgh Stachouwer. Hasilnya, tercapai Perjanjian Kalijati yang menandai berakhirnya kekuasaan Hindia Belanda di Indonesia yang digantikan oleh pihak Jepang. Dengan demikian, berdasarkan Perjanjian Kalijati menandai dimulainya penjajahan Jepang di Indonesia, peralihan kekuasaan ini ditandai dengan ditandatanganinya perjanjian oleh Pihak Belanda yaitu Letnan Jenderal Ter Poorten dan Gubernur Jenderal A.W.L. Tjarda van Starkenborgh Stachouwer dan pihak Jepang yaitu Jenderal Hitoshi Imamura. Semoga membantu ya : )


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi