Rahmat S

16 Januari 2023 07:33

Iklan

Rahmat S

16 Januari 2023 07:33

Pertanyaan

Jelaskan wabah tifus di cirebon pada masa hindia belanda !

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

17

:

11

:

30

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Shoimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

24 Januari 2023 13:43

Jawaban terverifikasi

<p>Jawabannya, &nbsp;wabah tifus yang terjadi di Cirebon disebabkan oleh faktor kebersihan akibat pembangunan infastruktur, pola hidup masyarakat yang kumuh, dan adanya Kali Bacin di tengah pusat kota.</p><p>&nbsp;</p><p>Yuk simak pembahasannya!</p><p>&nbsp;</p><p>Wabah tifus yang terjadi di Cirebon pada abad ke 20 tepatnya dimulai pada tahun 1911. Wabah tifus di Cirebon saat itu disebabkan oleh faktor kebersihan lingkungan, terutama kebersihan kota yang disebabkan oleh pembangunan infrastruktur, pola hidup kumuh masyarakatnya, dan terdapat Kali Bacin yang berada di pusat kota. Oleh sebab itu, wabah ini cepat menyebar dan korbannya tidak hanya dari golongan pribumi, golongan Eropa dan Cina juga banyak yang meninggal dunia. Beberapa upaya dilakukan oleh pemerintah saat itu, seperti menyediakan dokter keliling untuk melakukan pengobatan dan melaksanakan propagadan hidup sehat. Sayangnya, upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah ini dianggap telat oleh masyarakat. Banyak masyarakat yang akhirnya memilih untuk datang ke dukun atau kyai, dan berdiam diri di dalam rumah ketika sudah terserang penyakit tifus ini. Wabah ini terjadi sekitar dua tahun, yakni pada 1913. Namun propaganda hidup sehat, seperti himbauan meminum air matang, cara mengelola sampah, dan mengelola kebersihan lingkungan terus dilakukan bahkan hingga tahun 1936.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, wabah tifus yang terjadi di Cirebon disebabkan oleh faktor kebersihan akibat pembangunan infastruktur, pola hidup masyarakat yang kumuh, dan adanya Kali Bacin di tengah pusat kota.</p>

Jawabannya,  wabah tifus yang terjadi di Cirebon disebabkan oleh faktor kebersihan akibat pembangunan infastruktur, pola hidup masyarakat yang kumuh, dan adanya Kali Bacin di tengah pusat kota.

 

Yuk simak pembahasannya!

 

Wabah tifus yang terjadi di Cirebon pada abad ke 20 tepatnya dimulai pada tahun 1911. Wabah tifus di Cirebon saat itu disebabkan oleh faktor kebersihan lingkungan, terutama kebersihan kota yang disebabkan oleh pembangunan infrastruktur, pola hidup kumuh masyarakatnya, dan terdapat Kali Bacin yang berada di pusat kota. Oleh sebab itu, wabah ini cepat menyebar dan korbannya tidak hanya dari golongan pribumi, golongan Eropa dan Cina juga banyak yang meninggal dunia. Beberapa upaya dilakukan oleh pemerintah saat itu, seperti menyediakan dokter keliling untuk melakukan pengobatan dan melaksanakan propagadan hidup sehat. Sayangnya, upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah ini dianggap telat oleh masyarakat. Banyak masyarakat yang akhirnya memilih untuk datang ke dukun atau kyai, dan berdiam diri di dalam rumah ketika sudah terserang penyakit tifus ini. Wabah ini terjadi sekitar dua tahun, yakni pada 1913. Namun propaganda hidup sehat, seperti himbauan meminum air matang, cara mengelola sampah, dan mengelola kebersihan lingkungan terus dilakukan bahkan hingga tahun 1936.

 

Dengan demikian, wabah tifus yang terjadi di Cirebon disebabkan oleh faktor kebersihan akibat pembangunan infastruktur, pola hidup masyarakat yang kumuh, dan adanya Kali Bacin di tengah pusat kota.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

39

5.0

Jawaban terverifikasi