Fina R

07 Maret 2022 09:55

Iklan

Fina R

07 Maret 2022 09:55

Pertanyaan

Jelaskan tentang masalah Kamboja yang kamu ketahui? dan bagaimana sikap ASEAN terhadap masalah Kamboja?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

06

:

15

:

08

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Shoimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

08 Maret 2022 16:55

Jawaban terverifikasi

Halo Fina, kaka bantu jawab ya. Masalah Kamboja awalnya adalah masalah perebutan kekuasaan yang menimbulkan perang saudara, namun karena adanya pihak komunis yang terlibat akhirnya membawa Vietnam pada masalah tersebut. Upaya yang dilakukan ASEAN adalah dengan mengusulkan diadakannya diplomasi untuk menyelesaikan konflik, hingga akhirnya diadakanlah Jakarta Informal Meeting. Yuk simak pembahasannya! Kamboja merdeka pada tanggal 9 November 1953 setelah mendapat kemerdekaan dari Prancis yang dikukuhkan dalam perjanjian Jenewa tahun 1954. Kamboja saat itu Pangeran Norodom Sihanouk dan menggunakan sistem pemerintahan monarki konstitusional. Masa inilah dimulai konflik Kamboja yang panjang, dimana pada tahun 1970 kekuasaan Sihanouk digulingkan melalui kudeta yang dipimpin oleh Perdana Menteri Lon Nol dalam meruntuhkan monarki dan menggantinya menjadi Republik Pro Amerika. Akhirnya terjadilah perang saudara perebutan kekuasaan, dimana akibat dari kudeta yang dilakukan Jenderal Lol Nol, Sihanouk dan para pengikutnya memutuskan untuk bersekutu dengan Kmer Merah, gerakan komunis di Kamboja. Kemudian terjadilah penyerangan terhadap Lon Nol oleh gerakan Kmer Merah yang juga melibatkan pasukan Sihanouk. Rezim Khemr Merah yang kejam kemudian memicu terjadinya perang antara Kamboja dan Vietnam. Sikap ASEAN saat itu adalah dengan melakukan upaya diplomasi untuk menyelesaikan konflik ini. Indonesia sebagai perantara mengusulkan diadakannya Jakarta Informal Meeting. JIM telah dilaksanakan sebanyak tiga kali di antara tahun 1988-1990. Pada JIM I, Pemerintahan Koalisi Demokratik Kamboja mengusulkan tiga tahap rencana penyelesaian Perang Indocina 3. Tiga usul tersebut adalah melakukan gencatan senjata antara kedua belah pihak, diturunkannya pasukan penjaga perdamaian PBB untuk mengawasi penarikan pasukan Vietnam dari Kamboja, dan penggabungan semua kelompok bersenjata Kamboja ke dalam satu kesatuan. Usulan tersebut disetujui dan akan kembali dibahas dalam Jakarta Informal Meeting kedua. Pada JIM II, Australia juga turut serta. Pertemuan terakhir JIM (JIM III) membahas tentang pengaturan pembagian kekuasaan di antara pihak Pemerintahan Koalisi Demokratik Kamboja dengan Republik Rakyat Kamboja dengan membentuk pemerintah persatuan yang dikenal dengan nama Supreme National Council (SNC). Dengan demikian, masalah Kamboja awalnya adalah masalah perebutan kekuasaan yang menimbulkan perang saudara, namun karena adanya pihak komunis yang terlibat akhirnya membawa Vietnam pada masalah tersebut. Upaya yang dilakukan ASEAN adalah dengan mengusulkan diadakannya diplomasi untuk menyelesaikan konflik, hingga akhirnya diadakanlah Jakarta Informal Meeting. Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

36

5.0

Jawaban terverifikasi