Ahmad W

15 Juni 2022 17:04

Iklan

Ahmad W

15 Juni 2022 17:04

Pertanyaan

Jelaskan strategi diplomasi untuk mempertahankan kemerdekaan nama perjanjian waktu tempat pelaksanaan tokoh yang terlibat keuntungan bagi Indonesia bagi Belanda!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

02

:

58

:

32

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Feby

23 Juli 2022 15:44

Jawaban terverifikasi

Jawaban: Jalur diplomasi untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia antara lain melalui Perundingan Linggarjati, Komisi Tiga Negara (KTN), Perjanjian Renville, Perjanjian Roem-Roijen, dan Konferensi Meja Bundar. Pembahasan: Jalur diplomasi merupakan salah satu langkah revolusi yang dilakukan Indonesia terhadap kolonialisme Belanda. Berikut ini merupakan beberapa diplomasi yang dilakukan Indonesia, yaitu: 1. Perundingan Linggarjati dilakukan pada tanggal 11-15 November 1946 antara Indonesia dan Belanda. Perundingan ini dilakukan di Linggarjati, sebuah kota kecil sekitar 21 km sebelah selatan Cirebon. Pada perundingan Linggarjati tersebut pihak Belanda diwakili oleh tim Komisi Jenderal yang dipimpin oleh Wim Schermerhon dengan anggota H.J. van Mook dan Lord Killearn dari pihak Inggris yg bertindak sebagai moderator. Sedangkan, pihak Indonesia diwakili oleh Sutan Syahrir. Perundingan Linggarjati menghasilkan 17 pasal dan menimbulkan reaksi di berbagai daerah, jadi ada yg pro dan ada yang kontra. 2. Komisi Tiga Negara (KTN) merupakan komisi jasa baik yang dibuat oleh PBB tgl 25 Agusus 1947 untuk menyelesaikan konflik antara Indonesia dan Belanda. Pembentukan komisi ini diajukan setelah Belanda melakukan Agresi Militer Belanda I dan melanggar perjanjian Linggarjati dengan menduduki wilayah-wilayah Republik Indonesia yang telah disepakati oleh kedua belah pihak sebelumnya. Komisi ini terdiri dari Australia (Richard Kirby) yang mewakili Indonesia, Belgia (Paul van Zeeland) yang mewakili Belanda, dan Amerika Serikat (Frank Graham) sebagai penengah. Komisi Tiga Negara berhasil membawa Indonesia dan Belanda pada perundingan Renville. 3. Perjanjian Renville adalah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang terjadi pada tanggal 8 Desember 1947 sampai 17 Januari 1948 di atas geladak kapal perang Amerika Serikat. Kapal tersebut digunakan sebagai tempat netral USS Renville yang berlabuh di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Perundingan tersebut ditengahi oleh Komisi Tiga Negara (KTN), Committee of Good Offices for Indonesia, yang terdiri dari negara Amerika Serikat, Australia, dan Belgia. 4.Perjanjian Roem-Roijen (juga disebut Perjanjian Roem-Van Roijen) adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasi, Mohammad Roem dan Herman van Roijen. Maksud pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan beberapa masalah mengenai kemerdekaan Indonesia. 5. Konferensi Meja Bundar diadakan pada tahun 23 Agustus hingga 2 November 1949 di Den Haag, Belanda. KMB dilakukan antara perwakilan Republik Indonesia (Moh. Hatta), Belanda (Van Maarseveen), dan BFO (Bijeenkomst voor Federaal Overleg). Hasil dari Konferensi Meja Bundar yaitu bahwa Belanda telah mengakui kedaulatan Republik Indonesia Serikat. Dengan demikian, strategi diplomasi untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia antara lain melalui Perundingan Linggarjati, Komisi Tiga Negara (KTN), Perjanjian Renville, Perjanjian Roem-Roijen, dan Konferensi Meja Bundar.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

29

5.0

Jawaban terverifikasi