Emran E

23 Desember 2021 14:41

Iklan

Emran E

23 Desember 2021 14:41

Pertanyaan

Jelaskan sejarah perkembangan agama Kristen pada zaman penjajahan Belanda!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

04

:

37

:

37

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Rafika

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

29 Desember 2021 14:19

Jawaban terverifikasi

Hallo Emran E., kakak bantu jawab ya. Belanda yang menganut agama Kristen Protestan baru menggencarkan Kristenisasi pada 1623. Hal ini juga bertujuan untuk menghapuskan pengaruh Portugis pada penduduk nusantara. Contohnya, kaum Mardijker (artinya kaum yang dimerdekakan) akan dibebaskan sebagai budak jika berpindah agama dari Kristen Katolik ke Kristen Protestan. Untuk lebih detailnya, yuk simak penjelasan berikut. Belanda mencanangkan penyebaran agama Kristen di nusantara sejak abad ke-17. Berbeda dengan Portugis yang menjadikan Gospel (penyebaran agama) sebagai motivasi utama dalam penjelajahan samudera, Belanda hanya memiliki motivasi perdagangan. Ketika Portugis hengkang dari nusantara, kebudayaan yang diwariskan Portugis masih lestari, diantaranya Kristen Katolik. Untuk menghilangkan loyalitas Portugis, Belanda akhirnya menjadikan penyebaran agama sebagai salah satu cara untuk menghapuskan sisa-sisa peninggalan Portugis. Salah satu contoh nyata tindakan Belanda sebagaimana disebutkan di atas terjadi pada kalangan mardijker. Kalangan mardijker awalnya merupakan budak Portugis dari masyarakat Indonesia Timur. Budak-budak tersebut dijanjikan Belanda akan dibebaskan sebagai budak jika mereka berpindah agama dari Kristen Katolik ke Kristen Protestan. Mereka menerima tawaran tersebut, tetapi masih melestarikan beberapa budaya peninggalan Portugis, yaitu keroncong. Tempat tinggal mardijker sekarang ini dikenal dengan nama Kampung Tugu, Jakarta Utara serta terkenal dengan Keroncong Tugu. Oleh karena itu, Kampung Tugu cukup unik karena bermarga Andries, Michiels, Quico, Bacca, Abrahams, Simon dan Brone (marga Portugis), memainkan Keroncong Tugu, namun beragama Kristen Protestan. Oleh sebab itu, selama kurun waktu 1602-1800, VOC mengirimkan 254 pendeta dan 800 konselor Kristen. Dalam kurun waktu tersebut, Belanda berhasil mengkristenkan banyak orang. Pada perkembangannya dibandingkan VOC, pemerintah Hindia Belanda (1816-1942) memberikan lebih banyak perhatian terhadap perkembangan Kristen di wilayah koloninya. Pemerintah bahkan memberikan gaji kepada para pendeta yang berkarya di Hindia Belanda. Semoga membantu ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi