Sanjaya S

14 Februari 2022 23:45

Iklan

Sanjaya S

14 Februari 2022 23:45

Pertanyaan

Jelaskan secara singkat pertempuran Margara atau Puputan Margarana 18 November 1946!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

11

:

16

:

10

Klaim

2

3

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. SIGIT

20 Februari 2022 03:29

Jawaban terverifikasi

Hai Sanjaya S. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru Kakak bantu jawab, ya. Pertempuran Margara atau Puputan Margarana 18 November 1946 disebabkan oleh perjanjian Linggarjati 15 November 1946, Belanda hanya mengakui kekuasaan de facto Indonesia pada wilayah Jawa, Madura dan Sumatra. Kehadiran pasukan Belanda di Bali kemudian di tolak oleh I Gusti Ngurah Rai dan rakyat Bali. Mari kita simak penjelasan berikut. Perjanjian Linggarjati 15 November 1946, Belanda hanya mengakui kekuasaan de facto Indonesia pada wilayah Jawa, Madura dan Sumatra. Pengakuan secara de facto ini memunculkan rasa kekecewaan dalam hati rakyat Bali. Karena Bali belum diakui secara de facto sebagai wilayah Indonesia. Pasukan NICA masuk ke wilayah Bali tanggal 2 Maret 1946. Semula, kedatangan mereka bertujuan untuk melucuti senjata tentara Jepang. Hadirnya pasukan Belanda di Pulau Dewata tentu saja ditentang oleh kaum pejuang republik dan rakyat Bali. Mulai terjadilah pertempuran-pertempuran kecil antara para pejuang Bali dengan Belanda. I Gusti Ngurah Rai dengan tegas menolak perundingan tersebut. Mendapat penolakan itu Belanda menyergap pasukan Ngurah Rai di Tabanan. Namun pertempuran tidak berhenti sebab bala bantuan pasukan Belanda datang dengan jumlah besar, dilengkapi persenjataan lebih modern serta didukung kekuatan pesawat tempur. Kondisi pun berbalik, pasukan Ngurah Rai malah terdesak karena kekuatan tidak seimbang . Hingga akhirnya pasukan Ciung Wanara terdesak ke wilayah terbuka di kawasan Kelaci, Desa Marga. Dalam kondisi terdesak itu Ngurah Rai mengeluarkan perintah Puputan atau pertempuran habis-habisan. Dalam pandangan pejuang Bali itu, lebih baik berjuang sebagai kesatria daripada jatuh ke tangan musuh. Dengan demikian, pertempuran Margara atau Puputan Margarana 18 November 1946 disebabkan oleh perjanjian Linggarjati 15 November 1946, Belanda hanya mengakui kekuasaan de facto Indonesia pada wilayah Jawa, Madura dan Sumatra. Kehadiran pasukan Belanda di Bali kemudian di tolak oleh I Gusti Ngurah Rai dan rakyat Bali. Semoga membantu.


Iklan

Guevara L

25 Mei 2022 02:47

apa manfaat mempelajari materi revolusi menegakkan NKRI


Guevara L

25 Mei 2022 02:48

apa manfaat mempelajari materi revolusi menegakkan NKRI


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi