Agung S

17 Desember 2021 15:04

Iklan

Agung S

17 Desember 2021 15:04

Pertanyaan

Jelaskan sebab/latarbelakang, tokoh-tokoh pahlawan, serta akhir perang : Perlawanan rakyat Banjar ( 1858 1863)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

16

:

40

:

56

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

K. Adriana

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

28 Desember 2021 08:44

Jawaban terverifikasi

Halo, Agung S. Kakak bantu jawab, ya. Perlawanan rakyat Banjar disebabkan oleh campur tangan Belanda dalam konflik internal kesultanan, Belanda memonopoli perdagangan di Banjar, dan rakyat yang menderita akibat pajak yang dibebankan Belanda. Tokoh pahlawan dari perlawanan ini ialah Pangeran Antasari dan Pangeran Hidayatullah. Akhir dari perang ini ialah wafatnya Sultan Muhammad Seman dari keluarga Antasari yang mengakhiri garis keturunan raja. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan di bawah ini. Perlawanan rakyat Banjar berlangsung sejak tahun 1858 sampai dengan 1863 untuk melawan penjajah kolonial Belanda. Beberapa sebab dari perlawanan ini adalah sebagai berikut. • Belanda terlalu banyak campur tangan dalam urusan internal Kesultanan Banjar. Campur tangan ini dilakukan ketika Belanda mengangkat Tamjidillah sebagai sultan, padahal kalangan istana dan rakyat menilai bahwa Pangeran Hidayatullah lebih berhak untuk menjadi sultan. • Belanda memonopoli perdagangan di Banjar berupa lada, rotan, damar, emas, dan intan. • Rakyat Banjar yang hidup menderita karena pajak dan juga kewajiban kerja rodi. • Belanda berusaha untuk menguasai daerah Kalimantan bagian selatan karena ditemukannya batu bara. • Kesultanan Banjar yang semakin menyempit karena Belanda memperluas wilayahnya di Kalimantan bagian selatan. Salah satu tokoh dari perlawanan rakyat Banjar ialah Pangeran Antasari, seorang pangeran yang berasal dari keluarga kesultanan yang haknya telah dicabut pada abad ke-18. Pada tanggal 25 April 1859, Pangeran Antasari dan rakyat Banjar menyerang perusahaan tambang batu bara Belanda di Pengaron dan menyerang pos-pos Belanda di Martapura, Hulu Sungai, Riam Kanan, Tanah Laut, Tabalong, dan lain-lain. Perang ini menelan biaya dan korban jiwa yang besar di pihak Belanda. Perlawanan mulai mereda ketika Belanda memaksa Tamjidillah, sultan yang diangkat atas penunjukkan Belanda, untuk turun takhta dan mengasingkannya ke Bogor. Namun, pada tahun 1860, secara tiba-tiba Belanda mengumumkan akan penghapusan Kesultanan Banjar. Selain itu, Belanda juga mengultimatum agar Pangeran Hidayatullah untuk menyerah. Ultimatum tersebut ditolak oleh Pangeran Hidayatullah. Namun, dengan tipu muslihatnya, Belanda berhasil untuk menangkap Pangeran Hidayatullah dan mengasingkannya ke Cianjur. Perlawanan juga kian melemah setelah wafatnya Pangeran Antasari pada tahun 1862. Perlawanan benar-benar berakhir ketika Sultan Muhammad Seman dari keluarga Antasari terbunuh pada tahun 1905. Sultan Muhammad Seman ialah garis keturunan sultan terakhir, sehingga setelah kematiannya garis kepemimpinan raja berakhir. Semoga bermanfaat.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi