Ruslan R

27 April 2022 08:22

Iklan

Ruslan R

27 April 2022 08:22

Pertanyaan

Jelaskan salah satu kebijakan Presiden Habibie dalam pemberian opsi referendum kepada rakyat Timor-Timur. Apakah penyebab keluarnya opsi tersebut!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

06

:

08

:

18

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

G. Fitri

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

18 Agustus 2022 03:49

Jawaban terverifikasi

Salah satu alasan dikeluarkannya kebijakan Presiden Habibie dalam pemberian opsi referendum kepada rakyat Timor-Timur ialah kondisi Timur Timur yang telah manarik minat dunia dengan adanya tentara asing yang mengurus Timtim, dimana Habibie saat itu tidak ingin TNI tidak bisa menjalankan tugasnya dan hal tersebut dapat berakibat buruk bagi stabilitas negara. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Timor Timur atau Timtim merupakan salah satu wilayah yang termasuk dalam gugus pulau Timor di Nusa Tenggara Timur, kawasan ini dulunya adalah daerah jajahan bangsa Portugi. Dalam setengah tahun militer Indonesia dapat menguasasi Timtim secara keseluruhan dan secara resmi Timtim masuk dalam NKRI pada tanggal 17 Juni 1976. Adapun landasan hukumnya ialah Undang-Undang No.7 Tahun 1976 tentang Pengesahan Penyatuan Timor Timur ke dalam NKRI dan Pembentukan Propinsi Daerah Tingkat I Timor Timur sebagai propinsi Indonesia yang ke-27. Kemudian Undang-Undang tersebut disusul dengan lahirnya TAP MPR No. VI/MPR/1978 tentang Pengukuhan Penyatuan Wilayah Timor Timur ke dalam NKRI. Dengan demikian Timor Timur semakin kukuh berintegrasi dengan Indonesia. Namun pada perkembangan selanjutnya terlebih ketika masa Reformasi pada pemerintahan Habibie, Timor Timur resmi melepaskan diri dari NKRI yakni tepatnya pada tanggal 19 Oktober 1999 melalui Sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yakni dengan memutuskan bahwa Timtim bukan lagi wilayah Indonesia. Awal mula dari pelepasan diri ialah dikarenakan adanya referendum yang dilaksanakan pada 30 Agustus 1999 dengan dua opsi yakni menerima otonomi khusus untuk Timtim dalam NKRI atau menolak otonomi khusus. Dan penduduk di Timtim secara mayoritas memilih untuk menolaknya. Dikeluarkannya kebijakan referundum tersebut disebabkan oleh kondisi Timur Timur yang telah manarik minat dunia dengan adanya tentara asing yang mengurus Timtim, dimana Habibie saat itu tidak ingin TNI tidak bisa menjalankan tugasnya dan hal tersebut dapat berakibat buruk bagi stabilitas negara. Dengan demikian, salah satu alasan dikeluarkannya kebijakan Presiden Habibie dalam pemberian opsi referendum kepada rakyat Timor-Timur ialah kondisi Timur Timur yang telah manarik minat dunia dengan adanya tentara asing yang mengurus Timtim, dimana Habibie saat itu tidak ingin TNI tidak bisa menjalankan tugasnya dan hal tersebut dapat berakibat buruk bagi stabilitas negara. Semoga membantu ya ๐Ÿ˜Š


Iklan

KARLINO K

01 April 2024 02:21

Soal PG sejarah kls 12


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi