Dina P

05 Juni 2023 16:30

Iklan

Dina P

05 Juni 2023 16:30

Pertanyaan

Jelaskan prioritas politik luar negeri pada masa revolusi

Jelaskan prioritas politik luar negeri pada masa revolusi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

39

:

38

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

09 Februari 2024 03:06

Jawaban terverifikasi

<p>Pada masa Revolusi Rusia, prioritas politik luar negeri berubah signifikan dengan terbentuknya pemerintahan Bolshevik di bawah kepemimpinan Vladimir Lenin. Beberapa aspek penting dari prioritas politik luar negeri ini melibatkan komitmen terhadap perdamaian, pemutusan perjanjian-perjanjian perang, serta upaya menjaga stabilitas internal dan mendukung gerakan revolusioner di seluruh dunia. Berikut adalah beberapa poin kunci:</p><p><strong>Perdamaian dengan Pihak-Pihak Musuh (15 Desember 1917):</strong></p><ul><li>Salah satu tindakan awal Bolshevik dalam politik luar negeri adalah menyatakan keinginan untuk mengakhiri keterlibatan Rusia dalam Perang Dunia I.</li><li>Lenin mengeluarkan Deklarasi Perdamaian yang menyerukan kepada semua pihak dalam perang untuk segera mengadakan perdamaian tanpa aneksasi atau pembayaran ganti rugi.</li></ul><p><strong>Pemutusan Perjanjian Brest-Litovsk (3 Maret 1918):</strong></p><ul><li>Dalam upaya untuk memenuhi janji-janji perdamaian yang dibuat, pemerintahan Bolshevik menandatangani Perjanjian Brest-Litovsk dengan Jerman dan sekutunya, yang mengakhiri keterlibatan Rusia dalam Perang Dunia I.</li><li>Pemutusan ini memberikan wilayah besar kepada Kekaisaran Jerman, tetapi juga membebaskan Rusia dari keterlibatan langsung dalam konflik.</li></ul><p><strong>Menghentikan Intervensi Asing (1918-1922):</strong></p><ul><li>Pasca-tanda tangan Brest-Litovsk, pasukan asing dari negara-negara anti-Bolshevik, termasuk Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat, turun tangan dalam Perang Saudara Rusia dengan tujuan menghentikan penyebaran revolusi Bolshevik.</li><li>Prioritas politik luar negeri Lenin selanjutnya adalah menyingkirkan pasukan asing dan menjaga stabilitas revolusi di dalam negeri.</li></ul><p><strong>Perluasan Pemikiran Internasionalis dan Dukungan untuk Revolusi Dunia:</strong></p><ul><li>Bolshevik menyebarkan ideologi revolusioner mereka di tingkat internasional, mengusung gagasan perluasan revolusi ke seluruh dunia.</li><li>Terbentuknya Komintern (Internasional Ketiga) pada tahun 1919 menandai upaya Bolshevik untuk mendukung gerakan revolusioner di berbagai negara dan menjembatani kesenjangan antara revolusi di Rusia dan di tempat lain.</li></ul>

Pada masa Revolusi Rusia, prioritas politik luar negeri berubah signifikan dengan terbentuknya pemerintahan Bolshevik di bawah kepemimpinan Vladimir Lenin. Beberapa aspek penting dari prioritas politik luar negeri ini melibatkan komitmen terhadap perdamaian, pemutusan perjanjian-perjanjian perang, serta upaya menjaga stabilitas internal dan mendukung gerakan revolusioner di seluruh dunia. Berikut adalah beberapa poin kunci:

Perdamaian dengan Pihak-Pihak Musuh (15 Desember 1917):

  • Salah satu tindakan awal Bolshevik dalam politik luar negeri adalah menyatakan keinginan untuk mengakhiri keterlibatan Rusia dalam Perang Dunia I.
  • Lenin mengeluarkan Deklarasi Perdamaian yang menyerukan kepada semua pihak dalam perang untuk segera mengadakan perdamaian tanpa aneksasi atau pembayaran ganti rugi.

Pemutusan Perjanjian Brest-Litovsk (3 Maret 1918):

  • Dalam upaya untuk memenuhi janji-janji perdamaian yang dibuat, pemerintahan Bolshevik menandatangani Perjanjian Brest-Litovsk dengan Jerman dan sekutunya, yang mengakhiri keterlibatan Rusia dalam Perang Dunia I.
  • Pemutusan ini memberikan wilayah besar kepada Kekaisaran Jerman, tetapi juga membebaskan Rusia dari keterlibatan langsung dalam konflik.

Menghentikan Intervensi Asing (1918-1922):

  • Pasca-tanda tangan Brest-Litovsk, pasukan asing dari negara-negara anti-Bolshevik, termasuk Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat, turun tangan dalam Perang Saudara Rusia dengan tujuan menghentikan penyebaran revolusi Bolshevik.
  • Prioritas politik luar negeri Lenin selanjutnya adalah menyingkirkan pasukan asing dan menjaga stabilitas revolusi di dalam negeri.

Perluasan Pemikiran Internasionalis dan Dukungan untuk Revolusi Dunia:

  • Bolshevik menyebarkan ideologi revolusioner mereka di tingkat internasional, mengusung gagasan perluasan revolusi ke seluruh dunia.
  • Terbentuknya Komintern (Internasional Ketiga) pada tahun 1919 menandai upaya Bolshevik untuk mendukung gerakan revolusioner di berbagai negara dan menjembatani kesenjangan antara revolusi di Rusia dan di tempat lain.

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

59

5.0

Jawaban terverifikasi