Shanda D

25 Agustus 2023 11:03

Iklan

Iklan

Shanda D

25 Agustus 2023 11:03

Pertanyaan

Jelaskan peristiwa menstruasi beserta hormon yang berperan dalam peristiwa tersebut

Jelaskan peristiwa menstruasi beserta hormon yang berperan dalam peristiwa tersebut

alt

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Kevin L

Bronze

25 Agustus 2023 13:21

Jawaban terverifikasi

Peristiwa menstruasi adalah proses fisiologis bulanan pada wanita di mana lapisan dalam rahim (endometrium) dikeluarkan bersama dengan darah melalui vagina. Hormon-hormon utama yang berperan dalam peristiwa menstruasi adalah: 1. **Estrogen**: Hormon ini diproduksi oleh ovarium dan membantu merangsang pertumbuhan lapisan endometrium selama fase pertama siklus menstruasi (fase folikuler). 2. **Progesteron**: Setelah ovulasi, ovarium menghasilkan hormon progesteron yang membantu mempersiapkan endometrium untuk kemungkinan kehamilan. Jika tidak ada pembuahan, kadar progesteron menurun, memicu pelepasan lapisan endometrium. 3. **Luteinizing Hormone (LH)**: Hormon ini diproduksi oleh kelenjar hipofisis dan merangsang pelepasan sel telur (ovulasi) dari ovarium. 4. **Follicle-Stimulating Hormone (FSH)**: Juga diproduksi oleh kelenjar hipofisis, FSH membantu merangsang pertumbuhan folikel ovarium yang berisi sel telur. 5. **Gonadotropin-Releasing Hormone (GnRH)**: Hormon ini dilepaskan oleh hipotalamus dan mengatur pelepasan LH dan FSH dari kelenjar hipofisis. Siklus menstruasi biasanya terdiri dari empat fase: menstruasi, fase folikuler, ovulasi, dan fase luteal. Selama fase menstruasi, kadar estrogen dan progesteron rendah, yang menyebabkan pengelupasan lapisan endometrium. Setelah itu, kadar estrogen mulai meningkat lagi, merangsang pertumbuhan endometrium. Ovulasi terjadi sekitar pertengahan siklus, di mana pelepasan LH memicu pelepasan sel telur yang siap dibuahi. Fase luteal terjadi setelah ovulasi, di mana ovarium menghasilkan lebih banyak progesteron untuk mendukung kemungkinan kehamilan. Jika kehamilan tidak terjadi, kadar hormon menurun, memicu awal siklus menstruasi baru.


Iklan

Iklan

Vincent M

Community

25 Agustus 2023 14:30

Jawaban terverifikasi

<p>Peristiwa menstruasi adalah bagian dari siklus menstruasi bulanan pada wanita yang ditandai oleh pelepasan lapisan dinding rahim yang tidak dibutuhkan, disertai dengan pendarahan dari rahim. Siklus menstruasi ini terjadi sebagai persiapan potensial kehamilan, dan jika kehamilan tidak terjadi, maka lapisan rahim yang tidak dibutuhkan akan dikeluarkan dari tubuh melalui vagi na.</p><p>Hormon yang berperan dalam peristiwa menstruasi adalah estrogen, progesteron, luteinizing hormone (LH), dan follicle-stimulating hormone (FSH). Berikut adalah rangkaian peristiwa dalam siklus menstruasi beserta peran hormon-hormon tersebut:</p><p><strong>Fase Folikuler (Proliferasi):</strong></p><ul><li>Hormon FSH (Follicle-Stimulating Hormone) dilepaskan oleh kelenjar hipofisis.</li><li>FSH merangsang pertumbuhan folikel (kantong telur yang berisi sel telur) dalam indung telur.</li><li>Folikel merangsang produksi hormon estrogen.</li><li>Estrogen merangsang regenerasi dan penebalan lapisan dinding rahim (endometrium) untuk mempersiapkan tempat implantasi sel telur yang dibuahi.</li></ul><p><strong>Ovulasi:</strong></p><ul><li>Peningkatan hormon LH (Luteinizing Hormone) terjadi, menyebabkan pelepasan sel telur matang dari folikel dalam proses yang disebut ovulasi.</li><li>LH merangsang folikel untuk pecah dan melepaskan sel telur ke saluran tuba.</li></ul><p><strong>Fase Luteal:</strong></p><ul><li>Setelah ovulasi, folikel yang pecah berubah menjadi korpus luteum.</li><li>Korpus luteum menghasilkan hormon progesteron yang membantu mempertahankan endometrium yang tebal untuk kemungkinan implantasi sel telur yang telah dibuahi.</li><li>Jika kehamilan tidak terjadi, produksi progesteron dan estrogen oleh korpus luteum akan menurun.</li></ul><p><strong>Menstruasi:</strong></p><ul><li>Penurunan kadar progesteron dan estrogen menyebabkan pembuluh darah kecil di dalam dinding rahim menyempit.</li><li>Kekurangan pasokan darah ke endometrium mengakibatkan pengelupasan lapisan tersebut.</li><li>Lapisan rahim yang terkelupas beserta darah dan jaringan keluar melalui vagi na sebagai menstruasi.</li></ul><p>Siklus ini biasanya berlangsung sekitar 28 hari, tetapi bisa bervariasi antara individu. Hormon-hormon ini bekerja bersama-sama untuk mengatur pertumbuhan, perkembangan, dan pelepasan sel telur, serta persiapan dinding rahim untuk kemungkinan kehamilan.</p>

Peristiwa menstruasi adalah bagian dari siklus menstruasi bulanan pada wanita yang ditandai oleh pelepasan lapisan dinding rahim yang tidak dibutuhkan, disertai dengan pendarahan dari rahim. Siklus menstruasi ini terjadi sebagai persiapan potensial kehamilan, dan jika kehamilan tidak terjadi, maka lapisan rahim yang tidak dibutuhkan akan dikeluarkan dari tubuh melalui vagi na.

Hormon yang berperan dalam peristiwa menstruasi adalah estrogen, progesteron, luteinizing hormone (LH), dan follicle-stimulating hormone (FSH). Berikut adalah rangkaian peristiwa dalam siklus menstruasi beserta peran hormon-hormon tersebut:

Fase Folikuler (Proliferasi):

  • Hormon FSH (Follicle-Stimulating Hormone) dilepaskan oleh kelenjar hipofisis.
  • FSH merangsang pertumbuhan folikel (kantong telur yang berisi sel telur) dalam indung telur.
  • Folikel merangsang produksi hormon estrogen.
  • Estrogen merangsang regenerasi dan penebalan lapisan dinding rahim (endometrium) untuk mempersiapkan tempat implantasi sel telur yang dibuahi.

Ovulasi:

  • Peningkatan hormon LH (Luteinizing Hormone) terjadi, menyebabkan pelepasan sel telur matang dari folikel dalam proses yang disebut ovulasi.
  • LH merangsang folikel untuk pecah dan melepaskan sel telur ke saluran tuba.

Fase Luteal:

  • Setelah ovulasi, folikel yang pecah berubah menjadi korpus luteum.
  • Korpus luteum menghasilkan hormon progesteron yang membantu mempertahankan endometrium yang tebal untuk kemungkinan implantasi sel telur yang telah dibuahi.
  • Jika kehamilan tidak terjadi, produksi progesteron dan estrogen oleh korpus luteum akan menurun.

Menstruasi:

  • Penurunan kadar progesteron dan estrogen menyebabkan pembuluh darah kecil di dalam dinding rahim menyempit.
  • Kekurangan pasokan darah ke endometrium mengakibatkan pengelupasan lapisan tersebut.
  • Lapisan rahim yang terkelupas beserta darah dan jaringan keluar melalui vagi na sebagai menstruasi.

Siklus ini biasanya berlangsung sekitar 28 hari, tetapi bisa bervariasi antara individu. Hormon-hormon ini bekerja bersama-sama untuk mengatur pertumbuhan, perkembangan, dan pelepasan sel telur, serta persiapan dinding rahim untuk kemungkinan kehamilan.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

304

3.5

Jawaban terverifikasi