Nabila A
07 Desember 2022 03:09
Iklan
Nabila A
07 Desember 2022 03:09
Pertanyaan
3
1
Iklan
G. Fitri
Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia
04 Januari 2023 13:35
Penyebab dari adanya pemberontakan ini ialah dibubarkannya negara bagian bentukan dari Belanda di Republik Indonesia Serikat (RIS) yang bergabung kembali dengan RI, dengan tujuanya ialah mempertahankan negara federal tersebut. Dimana pemimpinnya ialah Raymond Westerling yang merupakan salah satu pasukan KNIL atau tentara untuk pemerintahan Belanda. Akhir dari pemberontakan ini ialah upaya pemerintah dalam memadamkannya dengan mengajak Westerling untuk menyerahkan dirii hingga pada akhirnya terjadi penangkapan Westerling dan pengikutnya.
Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut ini.
Pasca kemerdekaan Rebulik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, telah terjadi pemberontakan dari dalam negeri. Salah satu pemberontakan tersebut ialah Gerakan Ratu Adil atau APRA (Angkatan Perang Ratu Adil). Pemberontakan ini terjadi di Bandung pada 23 Januari 1950. Dimana pemimpinnya ialah Raymond Westerling yang merupakan salah satu pasukan KNIL atau tentara untuk pemerintahan Belanda.
Latar belakang dari peristiwa ini ialah mulai dibubarkannya negara bagian bentukan dari Belanda di Republik Indonesia Serikat (RIS) yang bergabung kembali dengan RI. APRA tidak menyetujui adanya rencana pembubaran RIS, dan berupaya untuk melakukan pemberontakan untuk mempertahankan Negara Pasundan dan pasukan KNIL. Penamaan Ratu Adil dimanfaatkan untuk meraih simpati dari masyarakat Indonesia.
Ratu Adil memiliki makna yang sangat penting, dimana akan diramalkan Ratu Adil tersebut akan membebaskan rakyat dari kesengsaraan. Akhir dari pemberontakan ini ialah upaya pemerintah dalam memadamkannya dengan mengajak Westerling untuk menyerahkan dirii hingga pada akhirnya terjadi penangkapan Westerling dan pengikutnya.
Dengan demikian, penyebab dari adanya pemberontakan ini ialah dibubarkannya negara bagian bentukan dari Belanda di Republik Indonesia Serikat (RIS) yang bergabung kembali dengan RI, dengan tujuanya ialah mempertahankan negara federal tersebut. Dimana pemimpinnya ialah Raymond Westerling yang merupakan salah satu pasukan KNIL atau tentara untuk pemerintahan Belanda. Akhir dari pemberontakan ini ialah upaya pemerintah dalam memadamkannya dengan mengajak Westerling untuk menyerahkan dirii hingga pada akhirnya terjadi penangkapan Westerling dan pengikutnya.
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!