Rahmat S

09 Maret 2022 14:50

Iklan

Rahmat S

09 Maret 2022 14:50

Pertanyaan

Jelaskan minimal tiga, tokoh perjuangan perjuangan pada masa sebelum pergerakan nasional yang perjuangannya ikut dilandasi motif agama!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

09

:

24

:

36

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

12 Maret 2022 17:31

Jawaban terverifikasi

Hai Rahmat S, kakak bantu jawab ya. 1. Sultan Agung dalam melawan VOC di Jawa 2. Tuanku Imam Bonjol dalam Perang Padri melawan Belanda. 3. Raja Sisingamangaraja XII dalam Perang Batak melawan Belanda. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. 1. Sultan Agung Sultan Agung Hanyokrokusumo memiliki nama kecil Raden Mas Jatmiko, beliau juga diberi nama Pangeran Rangsang yang artinya bergairah. Sultan Agung lahir di Mataram (Yogayakarta tepatnya Kota Gede) pada 14 November 1593. Sultan Agung Hanyokrokusumo merupakan sultan ke-3 yang memerintah Kesultanan Mataram Islam. Di bawah kempemimpinannya, Mataram berkembang cukup pesat dan menjadi kerajaan besar di Nusantara. Sultan Agung dikenal gigih dalam melawan VOC dari Jawa. Untuk melawan VOC, Mataram berusaha menyatukan Pulau Jawa di bawah kerajaannya agar mendapatkan kekuatan yang lebih besar, Mataram giat melatih satuan-satuan angkatan perangnya dengan cara menjepit Batavia dari darat dan dari laut, serangan dilancarkan dalam waktu yang tepat dan bersamaan dan selanjutnya menyusun karya sastra yang berjudul Sastra Gending untuk membangkitkan jiwa patriotisme dan rela berkorban semasa perang berlangsung. 2. Tuanku Imam Bonjol Tuanku Imam bonjol adalah salah satu tokoh yang berperan dalam Perang Padri, yaitu perang antara Kaum Padri, Kaum Adat dan campur tangan Belanda. Pada mulanya Perang Padri adalah perang saudara yang terjadi antara kaum adat dan kaum Padri yang terjadi di Sumatra Barat. Untuk melawan kaum Padri, Kaum adat meminta bantuan pada Belanda dan terjadi perang. Namun pada akhirnya Kaum Adat ikut bersama kaum Padri melawan Belanda, namun perang ini dimenangkan Belanda dan Imam Bonjol dibuang ke Cianjur dan wafat pada tahun 1864 3. Raja Sisingamangaraja XII Raja Sisingamangaraja XII dengan nama lengkap Patuan Bosar Ompu Pulo Batu Sinambela adalah seorang raja dari Sumatera Utara yang berkuasa dari tahun1876-1907. Pada 1824 setelah adanya Traktat London (perjanjian Belanda-Inggris) memberikan seluruh wilayah Inggris di Sumatra kepada Belanda. Hal ini memberi kesempatan bagi Belanda untuk menguasai wilayah yang belum pernah dikuasai di Sumatra. Raja Sisingamangaraja XII berusaha mempertahankan masyarakat untuk tetap berada dalam kehidupan tradisional mereka karena Belanda berniat menyebarkan agama Kristen kepada masyarakat Tapanuli, Batak. Pada tahun 1873. Perang ini berakhir dengan kemenangan Belanda, pada tahun 1907, di pinggir kali Aek Sibulbulon, di suatu desa yang namanya Si Onom Hudon, di perbatasan Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Dairi yang sekarang, gugurlah Sisingamangaraja XII oleh peluru Marsuse Belanda pimpinan Kapten Christoffel Semoga membantu yaa :))


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

40

5.0

Jawaban terverifikasi