Rahmat S
16 Januari 2023 07:37
Iklan
Rahmat S
16 Januari 2023 07:37
Pertanyaan
1
1
Iklan
G. Fitri
Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia
24 Januari 2023 16:43
Kronologi penyerangan dimulai pada 5 April 1950 pada pukull 05.00 pagi. Pasukan Andi Azis menyerbu markas dari APRIS di Makassar. Andi Azis tidak menggubris perintah pemerintah untuk menyerahkan diri, dikarenakan keputusannya untuk tetap pada pendiriannya yakni tidak menghentikan pasukan dan membebaskan semua tawanan.
Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut.
Bangsa Indonesia ialah bangsa yang majemuk, dengan luasnya negeri ini maka tidak dapat dipungkiri akan banyak keberagaman yang seyogyanya dapat dijadikan sebagai untuk menjadi satu. Meskipun demikian kasus konflik dan pergolakan sempat berlangsung di masyarakat Indonesia yang tentunya dapat mencederai rasa persatuan tersebut. Konsep yang berdekatan ialah disintegrasi, yang merujuk kepada keadaan yang tidak bersatu dan terpecah belah. Dalam Sejarah Indonesia terlebih saat awal-awal kemerdekaan terdapat beberapa ancaman disintegrasi bangsa, terutama yang termasuk pada Masa Demokrasi Liberal, peristiwa tersebut salah satunya ialah pemberontakan Andi Azis.
Hampir sama dengan pemberontakan APRA di Jawa Barat pada April 1950.
Peristiwa Andi Aziz juga berawal dari ketidaksetujuan bahwa KNIL harus bergabung dengan APRIS. Andi Aziz sebagai pemimpin saat itu melakukan penyerangan ke beberapa wilayah di Makassar. Pemberontakan ini dimulai pada tanggal 5 April 1950 pada pukull 05.00 pagi. Pasukan Andi Azis menyerbu markas dari APRIS di Makassar. Beberapa anggota menjadi korban dalam penyerangan ini, dalam waktu yang singkat, Andi Azis dapat menduduki markas APRIS. Kemudian pada 7 April 1950, pemerintah Indonesia mengirimkan 12.000 tentara yang dipimpin oleh Letkol A.E Kawilarang.
Sebelum tindakan militer dilakukan, pemerintah berupaya menghentikan pemberontakan ini dengan cara damai, yakni dengan cara memberikan ultimatum, yakni Andi Azis melakukan laporan 2x24 jam ke Jakarta pada 8 April 1950. Namun Andi Azis tidak menggubris perintah ini dikarenakan keputusannya untuk tetap pada pendiriannya yakni tidak menghentikan pasukan dan membebaskan semua tawanan. Pasukan Andi Aziz dapat dihentikan ketika tantara Indonesia dibawah pimpinan Kolonel Kawilarang segara melakukan tindakan.
Dengan demikian, kronologi penyerangan dimulai pada 5 April 1950 pada pukull 05.00 pagi. Pasukan Andi Azis menyerbu markas dari APRIS di Makassar. Andi Azis tidak menggubris perintah pemerintah untuk menyerahkan diri, dikarenakan keputusannya untuk tetap pada pendiriannya yakni tidak menghentikan pasukan dan membebaskan semua tawanan.
Semoga membantu ya ๐
ยท 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!