Anonim N

07 Maret 2022 11:08

Iklan

Anonim N

07 Maret 2022 11:08

Pertanyaan

jelaskan hubungan perang Bubat dengan keberadaan kerajaan Pajajaran

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

06

:

16

:

01

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Shoimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

08 Maret 2022 17:11

Jawaban terverifikasi

Halo Nia, kaka bantu jawab ya. Perang Bubat menunjukan keberadaan Kerajaan Pajajaran yang saat itu yang merupakan sebuah kerajaan merdeka. Yuk simak pembahasannya! Kerajaan Pajajaran ialah salah satu dari kerajaan di Nusantara yang terletak di Jawa Barat. Kerajaan Pajajaran memiliki sejarah yang sangat panjang sejak saat berdiri hingga pada masa kejayaanya dan meninggalkan jejak yang bisa dilihat dan telusuri hingga saat ini. Berdasarkan sumber naskah Carita Parahiyangan yang ditulis sekitar abad ke-16 M, Kerajaan Pajajaran merupakan gabungan dua kerajaan yakni Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh. Perang Bubat adalah perang yang terjadi pada tahun 1279 Saka atau 1357 M pada abad ke-14, yaitu pada masa pemerintahan raja Majapahit Hayam Wuruk. Perang terjadi akibat perselisihan antara Mahapatih Gajah Mada dari Majapahit dengan Prabu Maharaja Linggabuana dari Kerajaan Pajajaran di Pesanggrahan Bubat, yang mengakibatkan tewasnya seluruh rombongan Sunda. Peristiwa Perang Bubat diawali dari niat Prabu Hayam Wuruk yang ingin memperistri putri Dyah Pitaloka Citraresmi dari Negeri Sunda. niat pernikahan itu adalah untuk mempererat tali persaudaraan yang telah lama putus antara Majapahit dan Sunda. Alasan umum yang dapat diterima adalah Hayam Wuruk memang berniat memperistri Dyah Pitaloka dengan didorong alasan politik, yaitu untuk mengikat persekutuan dengan Negeri Sunda. Raja Sunda datang ke Bubat beserta permaisuri dan putri Dyah Pitaloka dengan diiringi sedikit prajurit. Gajah Mada menganggap bahwa kedatangan rombongan Sunda di Pesanggrahan Bubat adalah bentuk penyerahan diri Kerajaan Pajajaran kepada Majapahit. Timbullah kesalahpahaman kemudian terjadi insiden perselisihan antara utusan Linggabuana dengan Gajah Mada. Perselisihan ini diakhiri dengan dimaki-makinya Gajah Mada oleh utusan Negeri Sunda yang terkejut bahwa kedatangan mereka hanya untuk memberikan tanda takluk dan mengakui superioritas Majapahit, bukan karena undangan sebelumnya. Namun Gajah Mada tetap dalam posisi semula. Terjadilah peperangan yang tidak seimbang antara Gajah Mada dengan pasukannya yang berjumlah besar, melawan Linggabuana dengan pasukan pengawal kerajaan (Balamati) yang berjumlah kecil serta para pejabat dan menteri kerajaan yang ikut dalam kunjungan itu. Peristiwa itu berakhir dengan gugurnya Linggabuana, para menteri, pejabat kerajaan beserta segenap keluarga Kerajaan Pajajaran. Raja Pajajaran beserta segenap pejabat Kerajaan Pajajaran tidak dapat didatangkan di Majapahit dan binasa di lapangan Bubat. Dengan demikian, adanya perang Bubat menunjukan adanya Kerajaan Pajajaran dari negeri Pasundan. Saat itu Kerajaan Pajajaran merupakan kerajaan yang merdeka, tidak berada dalam kuasa Majapahit. Sehingga munculnya Perang Bubat ini karena adanya upaya dari Gajah Mada untuk menjadikan Kerajaan Pajajaran kerajaan yang berada di bawah kuasa Majapahit. Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

30

5.0

Jawaban terverifikasi