Abin A

08 Mei 2022 11:30

Iklan

Abin A

08 Mei 2022 11:30

Pertanyaan

Jelaskan hubungan antara siklus menstruasi, hormon, dan kematangan folikel

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

00

:

59

:

49

Klaim

34

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Nurrahmi

Mahasiswa/Alumni Institut Pertanian Bogor

09 Mei 2022 11:20

Jawaban terverifikasi

Halo Abin, Kakak bantu jawab ya :) Jawaban: Hubungan antara siklus menstruasi dan kematangan folikel adalah kematangan folikel merupakan salah satu tahapan dari siklus menstruasi (tepatnya siklus ovarium), yang berjalan secara paralel dengan siklus uterus. Sedangkan hubungannya dengan hormon adalah siklus tersebut diatur oleh beberapa jenis hormon yaitu LH, FSH, estrogen, dan progesteron. Perempuan dilahirkan dengan memiliki bekal calon sel telur yang sudah mulai dibentuk sejak di dalam kandungan. Namun, calon sel telur tersebut belum matang dan tersimpan di dalam folikel yang terletak di dalam ovarium. Ketika seorang wanita memasuki masa pubertas, maka terjadilah siklus menstruasi yang terdiri dua siklus yang saling berkaitan yaitu siklus uterus dan siklus ovarium (termasuk di dalamnya proses pematangan folikel). Kedua siklus tersebut saling berhubungan dan dikontrol oleh beberapa jenis hormon yaitu FSH, LH, estrogen dan progesteron. FSH dan LH adalah hormon yang dihasilkan dengan kontrol bagian otak, sedangkan estrogen dan progesteron dihasilkan oleh ovarium. 1. Siklus ovarium Siklus ovarium adalah siklus yang terjadi di dalam ovarium, mencakup fase pematangan folikel (folikular), ovulasi, dan fase luteal. Siklus ovarium dimulai ketika terjadi pelepasan sedikit hormon LH dan FSH. Adanya hormon FSH mengakibatkan folikel yang terdapat di dalam ovarium mulai mengalami pematangan, kerja hormon ini dibantu oleh hormon LH. Folikel yang memulai proses pematangan juga mulai membuat hormon estrogen. Ketika hormon estrogen sangat tinggi, hipofisis mensekresikan LH. Akibatnya, folikel matang menjadi folikel de Graff dan akan melepaskan ovum sehingga dinding ovarium akan sobek, dan terjadilah ovulasi. Proses dari dimulainya pematangan folikel sampai terjadi ovulasi disebut dengan fase folikular. Sementara itu, folikel de Graaf yang telah ditinggalkan ovum akan berkembang menjadi korpus luteum. Korpus luteum kemudian mengeluarkan hormon estrogen dan progesteron yang berperan pada pengaturan penebalan dinding rahim. Setelah mengeluarkan hormon tersebut, korpus luteum akan terdegradasi. Apabila terjadi kehamilan maka penebalan dinding akan terus terjadi. Namun, apabila tidak terjadi fertilisasi maka siklus menstruasi baru akan terjadi. Proses setelah ovulasi terjadi hingga korpus luteum terdegradasi disebut fase luteal atau pascaovulasi. 2. Siklus uterus Siklus uterus adalah siklus yang terjadi di dinding rahim, mencakup peluruhan dinding rahim (menstruasi), penebalan dinding rahim (proliferasi), dan sekresi nutrisi. Fase aliran menstruasi adalah saat terjadinya peluruhan endometrium sehingga menghasilkan darah mens. Setelah fase pertama selesai, kemudian sisa endometrium tipis mengalami regenerasi dan penebalan. Fase ini disebut dengan fase proliferasi. Fase ketiga adalah fase sekretori dimana terjadi penebalan endometrium terus menerus dan mengandung banyak pembuluh darah, serta terjadi sekresi cairan kaya nutrisi untuk perkembangan embrio. Fase sekretori ini terjadi setelah proses ovulasi pada siklus ovarium. Siklus ovarium dan siklus uterus disinkronisasikan oleh hormon melalui beberapa cara. Yang pertama adalah, estrogen yang disekresikan dalam jumlah meningkat oleh folikel yang sedang tumbuh (pada siklus ovarium), merupakan sinyal bagi uterus untuk menebalkan endometrium atau sinyal memasuki fase proliferasi pada siklus uterus. Dengan kata lain, sebelum ovulasi, uterus sudah dipersiapkan menebal untuk kemungkinan terbentuknya embrio. Sedangkan setelah ovulasi, estrogen dan progesteron yang disekresikan korpus luteum (pada siklus ovarium) merangsang perkembangan berkelanjutan endometrium yang meliputi pembesaran pembuluh darah dan sekresi cairan nutrien yang mendukung perkembangan embrio. Dengan kata lain, fase luteal dari siklus ovarium disinkronisasikan dengan fase sekretori siklus menstruasi. Untuk memahami dengan lebih mudah hubungan antar siklus dan juga hormon yang mengaturnya, bisa dilihat dari ilustrasi dalam gambar di bawah ini ya! Dengan demikian, hubungan antara siklus menstruasi dan kematangan folikel adalah kematangan folikel merupakan salah satu tahapan dari siklus menstruasi (tepatnya siklus ovarium), yang berjalan secara paralel dengan siklus uterus. Sedangkan hubungannya dengan hormon adalah siklus tersebut diatur oleh beberapa jenis hormon yaitu LH, FSH, estrogen, dan progesteron. Semoga jawabannya membantu ya!

alt

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ciri ciri vertebrata yang hanya dimiliki oleh Aves adalah

24

4.8

Jawaban terverifikasi