Emran E

11 Maret 2022 08:25

Iklan

Emran E

11 Maret 2022 08:25

Pertanyaan

Jelaskan hasil Perundingan Renville!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

16

:

45

:

34

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

14 Maret 2022 08:23

Jawaban terverifikasi

Hai emran E, kakak bantu jawab ya. Penjelasan dari isi Perjanjian Renville adalah membuat luas wilayah Indonesia menjadi semakin sempit dan sangat merugikan, para tentara di Jawa Barat harus berpindah ke Jawa tengah yang dikenal dengan peristiwa Long March Siliwangi, ibu kota negara juga harus berpindah yang tadinya di Jakarta pindah ke yogyakarta, karena Jakarta yang ada di Jawa Barat bukan lagi wilayah kedaulatan Indonesia. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Pada 21 Juli 1947 terjadi Agresi Militer Belanda I di Indonesia, karena konflik berlanjut Kemudian PBB membentuk Komisi Tiga Negara (KTN) yang terdiri atas Australia, Belgia, dan Amerika Serikat untuk menengahi Indonesia dan Belanda. Dalam perundingan tersebut, Indonesia diwakili oleh Perdana Menteri Amir Syarifuddin dan pihak Belanda diwakili oleh R. Abdulkadir Wijoyoatmojo. Pada 8 Desember 1947 hingga 17 Januari 1948 Perjanjian Renville disepakati di atas kapal perang Amerika Serikat USS Renville sebagai tempat netral. Isi Perjanjian Renville 1. Pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS) dengan segera. 2. Wilayah Indonesia yang diakui Belanda hanya Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatera. 3. Wilayah kekuasaan Indonesia dengan Belanda dipisahkan oleh garis demarkasi yang disebut Garis Van Mook. 4. Akan dibentuk Uni Indonesia-Belanda dengan kepalanya Raja Belanda. Dampak dari Perjanjian Renville membuat luas wilayah Indonesia menjadi semakin sempit dan sangat merugikan. Selain itu para tentara di Jawa Barat harus berpindah ke Jawa tengah yang dikenal dengan peristiwa Long March Siliwangi. Bahkan ibu kota negara juga harus berpindah dari Jakarta karena tidak lagi menjadi wilayah kekuasaan Indonesia. Hal ini memunculkan rasa kecewa dan membuat munculnya perlawanan di berbagai daerah. Bahkan Perdana Menteri Amir Sjarifuddin mundur dari jabatannya pada 23 Januari 1948 karena dianggap gagal mempertahankan wilayah kedaulatan Indonesia. Puncaknya, Belanda kembali menghianati kesepakatan Perjanjian Renville dengan memulai Agresi Militer Belanda II. Peristiwa ini ditandai dengan pemboman lapangan terbang Maguwo, Yogyakarta pada 18 Desember 1948. Semoga membantu yaa :))


Xzbz Z

07 November 2023 12:39

Terima kasih kk

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

24

5.0

Jawaban terverifikasi