Vira R
15 Januari 2023 13:18
Iklan
Vira R
15 Januari 2023 13:18
Pertanyaan
1
1
Iklan
G. Fitri
Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia
09 Februari 2023 08:01
Pada abad ke-20, di Pulau Jawa telah berkembang gaya berbusana ala Eropa dimana iklan-iklan produk dan asesoris bermunculan. Produknya sepeerti pakaian, mantel wanita, korset, sarung tangan, pakaian pelaut untuk anak purti, gaun, pakaian pengantin Eropa, renda-renda Valentine, kain wol, dan bahkan jas.
Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut.
Salah satu dampak dari adanya penjajahan bangsa Eropa di Indonesia ialah pada gaya hidup terutama gaya berbusana. Pada abad ke-20, di Pulau Jawa telah berkembang gaya berbusana ala Eropa dimana iklan-iklan produk dan asesoris bermunculan. Produknya sepeerti pakaian, mantel wanita, korset, sarung tangan, pakaian pelaut untuk anak purti, gaun, pakaian pengantin Eropa, renda-renda Valentine, kain wol, dan bahkan jas. Iklan-iklan itu pula yang membantu proses modernisasi masyarakat terhadap tren berpakaian ala orang Eropa. Pada dekade 1920, orang-orang Indonesia mulai menanggalkan sarung, dan mereka menggantinya dengan celana panjang. Nasionalis Jawa awalnya mengganti surja dengan jas dan sarung, namun lama kelamaan, jas dipasangkan dengan celana panjang.
Dengan demikian, pada abad ke-20, di Pulau Jawa telah berkembang gaya berbusana ala Eropa dimana iklan-iklan produk dan asesoris bermunculan. Produknya sepeerti pakaian, mantel wanita, korset, sarung tangan, pakaian pelaut untuk anak purti, gaun, pakaian pengantin Eropa, renda-renda Valentine, kain wol, dan bahkan jas.
Semoga membantu ya ๐
ยท 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!