Leny M

08 Mei 2021 02:36

Iklan

Leny M

08 Mei 2021 02:36

Pertanyaan

Jelaskan faktor yang melatar belakangi lahirnya imperialisme Jepang

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

16

:

38

:

52

Klaim

23

3

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Made

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

27 Januari 2022 12:59

Jawaban terverifikasi

Hallo Lenny, kakak bantu jawab ya Latar belakang lahirnya imperialisme Jepang adalah adanya peristiwa restorasi Meiji, industri Jepang yang berkembang pesat, Semboyan Hakko Ichiu. Untuk lebih jelas yuk pahami penjelasan berikut Latar belakang lahirnya imperialisme Jepang: 1. Restorasi Meiji Pada akhir abad ke-19, Kaisar Meiji berhasil menggulingkan kekuasaan keshogunan dan berupaya memodernisasi Jepang melalui peristiwa Restorasi Meiji. Setelah restorasi, Jepang, yang tadinya menutup diri dari negara asing, menjadi terbuka terhadap kehadiran asing. 2. Industri Jepang yang berkembang pesat Restorasi Meiji menjadi titik balik, di mana Jepang segera tumbuh dan berkembang menjadi negara yang maju dan kuat. Kaisar Meiji mereformasi Jepang secara mendasar dan menekankan pada pembaharuan kehidupan manusia melalui pembangunan industri serta teknologi. Hal ini dilakukan untuk mengejar ketertinggalan Jepang dari negara-negara Barat sekaligus menaikkan posisinya di mata internasional. 3.Semboyan Hakko Ichiu Hakko Ichiu berarti Delapan Penjuru Dunia Di Bawah Satu Atap. Satu atap yang dimaksud adalah di bawah Kekaisaran Jepang. Ketika paham fasisme dan ultranasionalisme mulai merebak di kalangan militer dan politisi Jepang pada 1920-an, mereka percaya bahwa ras mereka jauh lebih mulia dibanding yang lainnya. Oleh sebab itu, mereka merasa berhak meluaskan kekuasaan Jepang ke negara lain. semoga membantu ya


Iklan

Leny M

08 Mei 2021 02:37

.


Firly P

10 Mei 2021 12:54

1. Pertumbuhan Penduduk Demografi Penduduk Jepang jumlahnya berkembang dengan cepat. Kenyataan ini menjadi masalah yang meresahkan pemerintah Jepang. Karena dengan berlipatgandanya jumlah penduduk, menyebabkan Jepang menjadi negara minus. Sebagai jalan keluarnya, Jepang pada awalnya menempuh kebijakan dengan jalan imigrasi. Namun setelah negara-negara menutup pintu imigrasinya bagi bangsa Jepang menyebabkan Jepang menjadi kalap dan haus tanah. Masalah kepadatan penduduk inilah yang menjadi awal kesulitan Jepang dan menjadi faktor yang cukup penting dalam kerangka imperialisme Jepang di Asia. Untuk mengatasi masalah penduduk maka perlu dicari daerah baru yang dijadikan koloni untuk penduduk Jepang. 2. Pembatasan (Retriksi) Imigrasi Bangsa Jepang Sejarah eimigrasi bangsa Jepang dimulai pda tahun 1868 dengan keberangkatan kapal yang memuat para pemukim Jepang yang pertama ke Hawaii. Dalam waktu 70 tahun sebelum Perang Dunia II, jumlah orang Jepang yang berimigrasi adalah sekitar 700.000. Sebenarnya pembatasan imigrasi bangsa Jepang itu dilatarbelakangi oleh ketakutan bangsa Barat akan superioritas Jepang membahayakan kedudukan mereka di Asia. Diskriminasi ini melukai hati orang Jepang dan dinilai sebagai paksaan untuk melakukan ekspansi keluar negeri. 3. Perkembangan Industri Jepang Setelah pembukaan Jepang dan berakhirnya politik "isolasi" pemerintah Bakufu yang berlangsung selama 200 tahun lebih (1639-1864), bangsa Jepang mulai menyadari ketinggalan-ketinggalan yang mereka alami. Perkembangan yang dicapai selama negara tertutup, ternyata tidak dapat mengimbangi kemajuan yang dicapai negara-negara Barat. Timbul kesadaran bahwa Jepang harus secepat mungkin mengadakan perubahan dan menyesuaikan diri pada perkembangan baru yang terjadi di negara-negara Barat kalau tidak ingin dijajah seperti bangsa-bangsa lainnya di Asia pada masa itu. Perubahan dan penyesuaian diri tersebut dikenal dengan Restorasi Meiji. Namun, sehubungan dengan perkembangan industri dalam negeri, Jepang akhirnya mengalami kesulitan dalam hal penyediaan sumber bahan mentah. Hal ini dikarenakan Jepang tidak memiliki sumber bahan mentah dalam negeri yang cukup untuk mensuplai kebutuhan industri-industrinya. Kesulitan akan sumber bahan mentah dan daerah pasaran produksi adalah beberapa hal menimbulkan imperialisme modern Jepang. 4. Harga Diri Sebagai Negara Besar Kemenangan Jepang dalam Perang Rusia-Jepang telah memperkuat kepercayaan Jepang bahwa mereka mampu mengalahkan salah satu bangsa Eropa. Ketika itu Jepang yang telah menjadi negara kuat dan modern, Jepang ingin pula mengikuti jejak negara-negara besar yang pada saat itu dimabuk imperialisme. Namun dalam kenyataannya negara-negara di Asia dan Afrika sudah dibagi-bagi oleh kolonial Barat. Jepang yang tidak mendapat bagian merasa tidak adil. Mereka menyadari bahwa untuk mendapatkan wilayah jajahan, satu-satunya jalan hanyalah dengan menyerobot dan menyingkirkan kuasa-kuasa Barat yang sudah lama bercokol di Asia-Afrika, dan ini berarti Jepang harus mempergunakan kekuatan militernya.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

24

5.0

Jawaban terverifikasi