Celine K

09 Desember 2022 13:51

Iklan

Celine K

09 Desember 2022 13:51

Pertanyaan

jelaskan dua kubu bfo!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

02

:

58

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Fadilah

04 Januari 2023 06:30

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang benar adalah kubu pertama yang menolak kerjasama dengan Belanda dan kubu yang memilih bekerjasama dengan Belanda.</p><p>&nbsp;</p><p>Majelis Permusyawaratan Federal atau Bijeenkomst voor Federaal Overleg adalah sebuah komite yang didirikan oleh Belanda untuk mengelola Republik Indonesia Serikat selama Revolusi Nasional Indonesia. Sejak pembentukannya di Bandung pada bulan Juli 1948, BFO telah terpecah ke dalam dua kubu:</p><ul><li>Kelompok pertama menolak kerjasama dengan Belanda dan lebih memilih RI untuk diajak bekerjasama membentuk Negara Indonesia Serikat. Kubu ini dipelopori oleh Ide Anak Agung Gde Agung (NIT) serta R.T. Adil Puradiredja dan R.T. Djumhana (Negara Pasundan).</li><li>Kubu kedua dipimpin oleh Sultan Hamid II (Pontianak) dan dr. T. Mansur (Sumatera Timur). Kelompok ini ingin agar garis kebijakan bekerjasama dengan Belanda tetap dipertahankan BFO.</li></ul><p>Jadi, jawaban yang benar adalah kubu pertama yang menolak kerjasama dengan Belanda dan kubu yang memilih bekerjasama dengan Belanda.</p>

Jawaban yang benar adalah kubu pertama yang menolak kerjasama dengan Belanda dan kubu yang memilih bekerjasama dengan Belanda.

 

Majelis Permusyawaratan Federal atau Bijeenkomst voor Federaal Overleg adalah sebuah komite yang didirikan oleh Belanda untuk mengelola Republik Indonesia Serikat selama Revolusi Nasional Indonesia. Sejak pembentukannya di Bandung pada bulan Juli 1948, BFO telah terpecah ke dalam dua kubu:

  • Kelompok pertama menolak kerjasama dengan Belanda dan lebih memilih RI untuk diajak bekerjasama membentuk Negara Indonesia Serikat. Kubu ini dipelopori oleh Ide Anak Agung Gde Agung (NIT) serta R.T. Adil Puradiredja dan R.T. Djumhana (Negara Pasundan).
  • Kubu kedua dipimpin oleh Sultan Hamid II (Pontianak) dan dr. T. Mansur (Sumatera Timur). Kelompok ini ingin agar garis kebijakan bekerjasama dengan Belanda tetap dipertahankan BFO.

Jadi, jawaban yang benar adalah kubu pertama yang menolak kerjasama dengan Belanda dan kubu yang memilih bekerjasama dengan Belanda.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

36

5.0

Jawaban terverifikasi