Elrica D

08 Maret 2023 11:21

Iklan

Elrica D

08 Maret 2023 11:21

Pertanyaan

jelaskan dampak negatif klonning apabila dilakukan pada manusia

jelaskan dampak negatif klonning apabila dilakukan pada manusia

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

18

:

22

:

29

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Mardyansi M

08 Maret 2023 13:31

Jawaban terverifikasi

1. Dampak biologis tidak dapat diprediksi 2. Membuka kesenjangan sosial dan ekonomi yang semakin lebar 3. Memicu proses penuaan yang lebih cepat 4. Bertentangan dengan etika agama 5. Menggangu keseimbangan alam 6. Mendegradasi nilai kehidupan manusia 7. Potensi untuk eksploitasi pada aksi kejahatan Penjelasan : Di balik keuntungan yang mungkin bermanfaat bagi keberlangsungan hidup di masa depan, tetap saja ada terselip kelemahan-kelemahan yang merepresentasikan kerugian dari teknologi tersebut.Di balik keuntungan yang mungkin bermanfaat bagi keberlangsungan hidup di masa depan, tetap saja ada terselip kelemahan-kelemahan yang merepresentasikan kerugian dari teknologi tersebut. Dampak biologis tidak dapat diprediksi Kloning tak selalu menghasilkan kehidupan baru yang istimewa dan super. Rekayasa genetik untuk menghasilkan anak-anak dengan profil genetik tertentu, dikhawatirkan malah menimbulkan terjadinya penurunan variasi genetik. Akibatnya, bukannya lebih kuat, manusia justru lebih rentan terhadap berbagai penyakit dan kelainan lainnya. Bahkan tidak tertutup kemungkinan bahwa manusia akan mengalami perkawinan sedarah dengan dirinya sendiri sebagai hasil dari kloningannya. Kemajuan teknologi dan sains bukanlah segalanya, bisa saja positif tetapi tak menutup kemungkinan juga menimbulkan dampak negatif. Tindakan rekayasa genetik bukan tanpa risiko. Bahkan konsekuensi yang ditimbulkan bisa saja membahayakan. Konsekuensi rekayasa genetik tidak bisa diduga ke depannya, bisa saja justru mengubah cara hidup manusia, sehingga membahayakan umat manusia sebagai suatu spesies. Individu-individu baru hasil kloning bisa saja tidak sempurna sehingga mengalami masalah kesehatan yang lebih parah dibandingkan dengan inangnya. Membuka kesenjangan sosial dan ekonomi yang semakin lebar Teknologi kloning tidaklah murah. Untuk kloning seekor primata saja menghabiskan dana sebesar US$ 50.000, belum termasuk biaya perawatannya. Lantas, berapa biaya yang dibutuhkan untuk kloning manusia? Tentu bisa lebih mahal. Kloning manusia akan membuka kesenjangan sosial dan ekonomi masyarakat yang semakin lebar. Bagi mereka yang mampu melakukan kloning, secara sosial akan menciptakan kelasnya sendiri. Sementara mereka yang tidak mampu melakukan kloning, tidak menutup kemungkinan akan dijauhi bahkan diabaikan oleh masyarakat. Secara sosial dan ekonomi, proses kloning ini jelas menimbulkan dampak yang tidak baik. Masyarakat menjadi terbelah berdasarkan strata ekonomi dan sosialnya, abai terhadap lingkungan sekitar dan kepedulian terhadap sesama. Memicu proses penuaan yang lebih cepat Proses kloning dilakukan dengan mengambil sel dari inang yang masih hidup untuk membuat salinan dan menciptakan kehidupan baru. Tanpa disadari, dari proses ini ada kemungkinan usia yang dicetak dapat diadopsi oleh embrio yang sedang tumbuh. Akibatnya, individu hasil kloning bisa saja justru mengalami gangguan atau masalah penuaan dini, bahkan kematian dini. Sebab, dalam setiap proses kloning tak selalu mengalami kesuksesan. Alih-alih menciptakan kehidupan baru yang lebih sempurna, tetapi justru menghasilkan malapetaka. Bertentangan dengan etika agama Kloning manusia mendapat tentangan keras dari kalangan yang memiliki kepercayaan agama yang kuat. Proses menghasilkan individu atau kehidupan baru dinilai telah melampaui batas kewenangan manusia. Sebab proses menciptakan kehidupan atau individu baru merupakan hak atau kuasa tertinggi dari Sang Pencipta. Kemampuan memperpanjang usia, melahirkan anak dengan gen sempurna, dan keuntungan lain yang ditawarkan oleh kloning manusia dinilai menyalahi kodrat atau takdir yang telah digariskan oleh Sang Pencipta. Ilmu pengetahuan dan teknologi seharusnya memberikan manfaat sesuai dengan batas dan kemampuan manusia, bukan malah ‘mengambil’ sebagian kuasa Sang Pencipta untuk menciptakan kehidupan baru yang diklaim lebih sempurna. Mengganggu keseimbangan alam Alam bertumbuh secara natural. Sementara kloning manusia sebagai proses buatan, dinilai dapat mengganggu keseimbangan alam. Kehidupan tak lagi berjalan sebagaimana mestinya, tetapi dapat dikoreksi atau diubah dengan cara tertentu. Jika modifikasi gen dilakukan untuk menciptakan makhluk yang lebih pintar dibandingkan yang lainnya, maka masyarakat justru tidak akan menerimanya. Mendegradasi nilai kehidupan manusia Kloning manusia justru dapat mendegradasi nilai kehidupan manusia itu sendiri. Semakin banyak kloning manusia yang dihasilkan, maka manusia tak lagi dinilai sebagai makhluk sosial yang lebih mulia, tetapi hanya sebatas komoditas saja. Sebagai contoh, orang tua yang tidak menyukai anak-anak karena fisik dan sifatnya tak sesuai dengan harapannya, bisa saja mengkloning agar mendapatkan anak yang lebih sempurna. Hal ini jelas buruk, sebab mengikis rasa kemanusiaan sebagai sifat dasar manusia. Potensi untuk eksploitasi pada aksi kejahatan Film-film fiksi mengenai kloning manusia yang menceritakan adanya konspirasi untuk mengeksploitasi manusia kloning guna suatu kepentingan atau konspirasi jahat mungkin terlihat mengada-ada, tapi bisa jadi benar adanya. Manusia-manusia hasil kloning dieksploitasi untuk kepentingan pribadi orang lain guna mencapai tujuan tertentu yang pastinya bukan sembarang kepentingan, bahkan mungkin berafiliasi dengan aksi kejahatan, teror, atau yang lainnya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ciri ciri vertebrata yang hanya dimiliki oleh Aves adalah

38

4.8

Jawaban terverifikasi