Liaa L
14 April 2023 00:50
Iklan
Liaa L
14 April 2023 00:50
Pertanyaan
Jelaskan dampak kekurangan hormon melatonin. Sebutkan dan jelaskan penyakit dan gelaja jika kekurangan hormon melatonin
2
3
Iklan
R. Anissa
Mahasiswa/Alumni Universitas Gadjah Mada
14 April 2023 05:34
Jawabannya akan dijelaskan di bawah ini ya
Hormon melatonin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal yang ada di otak. Hormon melatonin berfungsi untuk pengaturan jam biologis tubuh atau membantu mengatur waktu ritme sirkadian (jam internal tubuh dalam kurun waktu 24 jam) dengan tidur. Sehingga produksi hormon ini akan lebih banyak pada malam hari untuk membantu kita tidur.
Kekurangan hormon melatonin/defisiensi melatonin dapat disebabkan karena bertambahnya usia, adanya penyakit neurobiologis, paparan cahaya dan gangguan sinyal melatonin. Adapun dampak dari defisiensi melatonin pada fungsi tubuh adalah sebagai berikut :
Adapun gejala umum yang ditimbulkan dari kekurangan hormon melatonin adalah sebagai berikut :
Dengan demikian, jawabannya sudah dijelaskan pada penjelasan di atas ya
· 0.0 (0)
Iklan
WILYN A
15 April 2023 04:09
Melatonin merupakan hormone yang secara alami di produksi oleh tubuh, melatonin disebut aebagai hormon tidur.
Dampak kekurangan hormon melatonin antara lain menyebabkan insomnia, tidur tidak nyenyak, pembesaran prostat, depresi, kelelahan, gelisah serta kolestrol tinggi.
Jike kekurangab dapat menyebabkan penyakit:
1. Insomnia : kesulitan tidur
2. Depresi : rasa sedih berkepanjangan
3. Kelelahan
4. Tekanan darah tinggi
Gejala:
Insomnia, tidur tidak nyenyak, depresi
· 0.0 (0)
Ayu I
15 April 2023 22:26
Melatonin adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar pineal di otak dan berfungsi dalam mengatur siklus tidur dan terjaga seseorang. Kekurangan hormon melatonin dapat memiliki beberapa dampak pada kesehatan, di antaranya:
Masalah tidur: Melatonin membantu mengatur siklus tidur dan terjaga seseorang. Jadi, kekurangan hormon ini dapat menyebabkan masalah tidur seperti sulit tidur, sering terbangun di malam hari, atau merasa kurang istirahat saat bangun tidur.
Gangguan suasana hati: Kekurangan melatonin dapat memengaruhi keseimbangan kimia di otak dan menyebabkan masalah suasana hati seperti depresi, kecemasan, atau mudah marah.
Gangguan sistem imun: Melatonin juga berfungsi sebagai antioksidan dan membantu melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas. Kekurangan melatonin dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, yang meningkatkan risiko infeksi dan penyakit.
Masalah neurologis: Melatonin juga dapat berfungsi sebagai neuroprotektan, yang melindungi saraf di otak dari kerusakan. Kekurangan melatonin dapat meningkatkan risiko masalah neurologis seperti Alzheimer, Parkinson, atau masalah kognitif lainnya.
Risiko kanker: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa melatonin dapat membantu melawan kanker dan kekurangan melatonin dapat meningkatkan risiko kanker.
Gejala-gejala dari kekurangan hormon melatonin adalah:
Masalah tidur seperti kesulitan tidur atau sering terbangun di malam hari.
Gangguan suasana hati seperti depresi, kecemasan, atau mudah marah.
Lemas dan kurang berenergi.
Penurunan daya tahan tubuh dan risiko infeksi yang lebih tinggi.
Kesulitan fokus dan konsentrasi.
Risiko masalah neurologis seperti Alzheimer, Parkinson, atau masalah kognitif lainnya.
Jika mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.
· 5.0 (1)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!