Hanippp H

25 Agustus 2019 11:33

Iklan

Hanippp H

25 Agustus 2019 11:33

Pertanyaan

ini pertanyaan kamu yang jawab ya, tapi jgn lupa jawabnya pake bahasa Inggris! Me : What do you like for dessert? You : ?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

18

:

11

:

36

Klaim

17

1


Iklan

Kayla D

26 Agustus 2019 04:20

what doyou mean by dessert?


Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1.Bacalah kutipan drama berikut! Abah: "Kalau cari suami harus yang jelas masa depannya, jangan seperti si Kabayan!" Iteung: "Tapi Kang Kabayan mah baik nyaah sama Iteung." Abah: "Baik? Baik apanya? Kalau memang baik pasti suka ngirim uang, paling sedikit ngirim ikan kesenangan Abah. Ikan gurame!" Ambu: "Abah teh kumaha. Apa-apa selalu saja diukur pakai uang." Tokoh Iteung pada kutipan drama tersebut akan lebih menarik jika menggunakan kostum a. celana panjang dan kaos dengan rambut panjang dibiarkan terurai b. celana panjang dan kaos dengan rambut dikepang dua c. kebaya dan celana panjang dengan rambut dibiarkan terurai d. kebaya dan kain dengan rambut di kepang dua 2.Jo : "Hey, jalan yang bener dong!" (keluar dari mobil) Yuda: (tampak terkejut dan menguasai diri) "Maaf Pak." Jo: (melotot) "Maaf, maaf!" (1) Bapak: "Sudahlah Jo, dia sudah minta maaf kok, lagi pula ayah buru- buru nanti terlambat ke kantor." (cepat menyusul keluar dari mobil) Jo : "Tidak bisa, dia harus diberi pela- jaran!" (nyaris melayangkan tinju) (2) Bapak : "Sabar Jo. (melihat kasihan pada Yuda) "Kau pergilah, Nak!" Yuda : "Terima kasih, Pak!" (3) Bapak "Hey, apa yang kau bawa, Nak?" (heran) "Kamu jual lukisan?" Yuda : "lya Pak, ini lukisan kaca." (4) Bapak: "Sungguh baru kali ini aku melihat lukisan kaca, biasanya saya di rumah memajang lukisan kanvas, lukisan kertas, lukisan bulu, dan lain-lain. Tapi, lukisan ini? Ah ya berapa kamu menjual ini?" Yuda: "Yang mana Pak?" (5) Bapak: "Semuanya. Ah sudah jangan bingung, gini aja gimana kalau lukisan itu saya beli lima juta rupiah." Yuda : "Apa? Lima juta!" (6) Bapak: "Apa kurang?" Yuda : "Cu... kup, Pak." Bukti latar waktu dalam kutipan drama tersebut terdapat pada dialog nomor .... a. (1) b. (3) c. (4) d. (6) 3.Perhatikan penggalan drama berikut! "Dari mana saja kau, Badar? Hari sudah petang tapi kau baru pulang," tanya ayah sambil berkacak pinggang. Dialog tersebut diucapkan dengan nada a. keras sambil bercanda b. marah dan serius c. rendah dan penuh tanya d. penuh kasih sayang 4.Cermati kutipan bacaan berikut! "Mohammad-san inilah rumahku." Toshihiko berkata ketika kami sampai di depan sebuah rumah kayu yang sederhana. Lalu berteriak, "Ibu! Ibu! Inilah tamu yang kita tunggu. Lihatlah, seorang Indonesia yang tersesat di kebun anggur Katsunuma. Bukankah ini suatu kehormatan bagi kita?" Bacaan tersebut termasuk teks fiksi karena a. memiliki unsur tema dan tokoh b. bersifat sistematis berdasarkan fakta yang ada c. narasi dan dialog menggunakan ragam bahasa baku d. menggunakan peribahasa untuk membandingkan suatu hal 5.Perhatikan teks berikut! Perkembangan teknologi informatika dalam satu dekade terakhir mengalami lonjakan luar biasa. Munculnya internet memudahkan setiap orang mendapat akses informasi. Tidak hanya sekadar berita, melalui internet orang bisa ber- jualan, memasang iklan, menikmati musik, dan memungkinkan individu mengetahui berbagai peristiwa secara intensif. Berdasarkan wacana tersebut, istilah yang dapat dideretkan dalam indeks dengan tepat adalah a. akses-individu-informatika-informasi- teknologi b. akses-iklan-individu-intensif-internet C. iklan-individu-informasi-intensif-internet d. individu-informasi-intensif-internet-iklan 6.Perhatikan kutipan indeks berikut! Gaib 8 Ilmu Fisika 7 Ilustrasi 57 Imajinasi 59 Implikasi 54 Magnetis 65 Pengetahuan eksakta 46 Pengetahuan keras 47 Pengetahuan lunak 48 Pengetahuan non-eksakta 45 Berikut ini pernyataan yang tidak benar berdasarkan indeks tersebut adalah a. Di halaman 46, kita dapat mempelajari materi pengetahuan keras. b. Materi tentang implikasi dapat kita jumpai di halaman 54. C. Di halaman 45 kita dapat mempelajari pengetahuan non-eksakta d. Pengetahuan eksakta dapat kita pelajari di halaman 46. *kutipan teks drama berikut untuk soal nomor 7 - 9* (1) Mayor: "Berapa lama lagi aku harus menunggu? Lihat semburat matahari sudah terlihat." (sambil menggebrak meja) (2) Kopral: "Sabarlah sedikit, Pak." (3) Mayor "Jangan ditawar lagi." (4) Kopral: "Apanya, Pak?" (5) Mayor: "Kesabarannya! Sejak kemarin kesabaran saya habis. Sabar itu prinsip. Tidak bisa ditawar- tawar, ngerti?" (6) Kopral: "Kalau begitu kuralat ucapanku tadi." (7) Mayor: "Ya, tapi pertanyaanku belum Bung jawab. Berapa lama lagi? Semburat matahari sudah terlihat tu!" 7.Dialog pada kutipan teks drama tersebut yang berisi kramagung ditandai dengan nomor a. (1) b. (3) c. (4) d. (5) 8.Latar disertai bukti nomor pada kutipan drama tersebut adalah .... a.. siang hari, bukti pada dialog nomor (7) b. menjelang maghrib, bukti pada dialog nomor (5) c.pagi hari, bukti pada dialog nomor (7) d. sore hari, bukti pada dialog nomor (1) 9.Amanat yang sesuai dengan kutipan teks drama tersebut adalah .... a. Kemarahan bukanlah cara penyelesaian masalah yang bijak. b. Seorang bawahan tidak sepatutnya melawan atasan sekalipun untuk membela kebenaran. c. Kita harus lebih banyak bersabar menghadapi apa pun. d. Kita harus mengikuti keinginan atasan walaupun tidak sejalan dengannya. *kutipan drama berikut untuk soal nomor 10-13* Fikri: "Hai sobat. Lho ada apa ini? Kamu kok kelihatan sedih?" Bayu: "Enggak. Perasaan kamu saja." Fikri: "Ayolah... Aku kenal kamu dari kecil. Aku bisa tahu kamu sedih, senang, malas, atau marah? Ayo katakan padaku siapa tahu aku bisa membantu." Bayu: "Kamu ini tau aja. Hari ini hari terakhir aku harus membayar SPP. Bapakku masih di luar kota. Ibuku sakit. Aku bingung harus bagaimana." Fikri :"Kenapa harus bingung. Aku bisa membantumu." Bayu: "Maksudmu?" Fikri: "Ya... membantumu. Aku punya uang tabungan dan cukup untuk membayar SPP mu." Bayu: "Wah... enggak ... enggak ... enggak aku tidak bisa menggunakan uang tabunganmu." Fikri: "Ayolah teman... aku tulus... kapan-kapan kamu dapat mengembalikannya." 10. Tema yang digambarkan pada kutipan drama tersebut adalah a. persahabatan antara kedua orang b. tolong-menolong antarteman yang mem- butuhkan c. persahabatan yang didukung oleh kedua orang tua d. masalah ekonomi keluarga yang tak kunjung reda 11.Tokoh Fikri dalam kutipan drama tersebut memiliki watak a. rendah hati b. tinggi hati c. baik hati d. kecil hati 12. Kutipan drama suasana tersebut menceritakan a. haru b. kaget c. kecewa d. sedih 13.(sambil terpogoh-pogoh masuk kamar tamu, Naja menangis) Naja: "Bu, aku sudah tidak kuat lagi kalau begini." Ibu: "Percayalah, Nak, masalah ini akan segera teratasi. Tuhan Maha Pengatur dan Mahabaik." Naja: "Tapi kapan? Kapan? Aku bosan sudah!" Ibu: "Bersabarlah, Nak. Jika sabar, masalah akan terurai satu per satu." (sambil membelai rambut Naja dengan penuh Kesabaran). Dalam struktur teks drama, kutipan tersebut merupakan bagian .... a. orientasi b. resolusi c. komplikasi d. epilog *kutipan buku berikut untuk soal nomor 14 dan 15* Bumi adalah tempat di mana kita, manusia, dan makhluk hidup lainnya berada. Bumi sering disebut juga sebagai planet biru. Kenapa? Karena bumi kalau dilihat dari luar angkasa terlihat dengan warna dominan biru. Tahukah kamu warna biru bumi yang terlihat dari angkasa raya itu? Itu adalah lautan. Karena sekitar 70% permukaan bumi merupakan lautan yang sangat luas. Sisanya 30% merupakan daratan yang tersusun atas dataran, gunung, dan lembah. Bumi juga dikelilingi oleh lapisan atmosfer yang merupakan pelindung bumi. 14. Teks tersebut tergolong sebagai karya nonfiksi karena .... a. berisi cerita karangan manusia b. bersifat informatif dan berisi kenyataan c. berasal dari imajinasi pengarang d. memiliki makna ganda 15. Inti dari kutipan buku tersebut adalah .... a. memaparkan tentang alam dan kerusakannya b. memaparkan secara detail tentang bumi c. menggambarkan tentang jenis-jenis atmosfer d. menjelaskan jenis-jenis planet 16.Bacalah kutipan teks fiksi berikut! Kehidupan keluarga ini sangat sederhana. Ayah dan Ibu setiap hari membanting tulang di ladang, seolah-olah kepala jadi betis, betis jadi kepala demi beberapa mulut yang harus dipenuhi. Orang tua ini ikhlas bekerja dengan tanggung jawab demi keluarga dan anak-anaknya kelak supaya jadi orang. Tak ada rotan akar pun jadi, begitulah kata orang tua itu. Daya tarik cuplikan teks fiksi tersebut tampak pada..... a. konflik dalam cerita b. latar cerita c. gaya bahasa penulis d. tema cerita 17.Perhatikan cuplikan teks berikut! Perempuan memang paling rentan terhadap anemia, terutama anemia karena kekurangan zat besi. Darah memang sangat penting bagi perempuan. Hal ini terutama pada saat hamil, zat besi itu dibagi dua, yaitu bagi si ibu dan janinnya. Apabila si ibu mengalami anemia, bisa terjadi abortus, lahir prematur, dan juga kematian saat melahirkan. Bahkan, bagi janin, zat besi juga dibutuhkan, terutama juga ada kaitannya dengan kecerdasan. Topik untuk diskusi berdasarkan bacaan tersebut adalah a. manfaat zat besi bagi bayi b. kesehatan ibu dan janin C. anemia sebagai penyakit berbahaya bagi perempuan d. sebab-sebab tingginya kernatian bayi dan anak di Indonesia *indeks berikut untuk soal nomor 18 dan 19* Aliterasi, 89, 93 Amanat, 5, 70 Arbitrer, 3, 65 Artikel, 8, 90 Balada, 25, 75 Drama, 89, 99 Epilog, 34, 36, 74 Fiksi, 3, 25, 90 18. Berdasarkan indeks buku nonfiksi tersebut, kita dapat menemukan istilah epilog di halaman.... a. 3,65 b. 25,75 c. 34, 36, dan 74 d. 3, 25, dan 90 19. Berdasarkan indeks buku tersebut, saat membuka halaman 25 kita dapat menemukan kata .... a. balada dan epilog b. balada dan fiksi c. balada dan drama d. balada

5

1.0

Jawaban terverifikasi

Teks 1 Salah Kelas Pagi itu, Joni nampak bahagia sekali. Di meja makan, ibunya bertanya kepada Joni. "Jon, Ibu perhatikan dari tadi kamu senyum-senyum sendiri?" "Anu, Bu, semalam ibu wali kelas membagikan jadwal tatap muka terbatas. Senang rasanya karena besok aku bisa bertemu teman-teman. Belajar daring di rumah membosankan, Bu. Apalagi kalau zoom meeting Matematika." "Memangnya kenapa kalau Matematika, Jon?" Ibu bertanya kembali. "Gurunya galak, Bu, materinya juga susah, wong diajarkan di kelas saja masih susah pahamnya, apalagi daring," jawab Joni. "Oh, begitu," Ibu menimpali. "Ya sudah, Bu. Joni pamit, ya." Joni langsung pergi sambil mencium tangan ibunya. Sekolah sudah nampak ramai. Joni berjalan sambil sesekali melihat jadwal mapel yang dibagikan wali kelasnya. Lalu, dia segera masuk kelas dan ternyata sudah ada guru di dalam kelas. "Selamat pagi, Pak. Maaf, saya terlambat." "Selamat pagi juga, Nak, silakan duduk," sahut Pak Guru. Joni langsung mencari kursi dan duduk tanpa melihat kanan kiri. Saat mengeluarkan buku catatan, Joni mengedarkan pandangannya dan langsung kaget. Semua seperti asing. Dia seperti tidak mengenali teman sekelasnya, apalagi semuanya memakai masker. Dia berusaha meyakinkan diri sendiri bahwa mereka adalah teman kelasnya. Tidak berapa lama, Joni kaget ketika melihat ke papan tulis Pak Guru sedang menjelaskan soal Matematika, padahal seingatnya jadwal pagi itu adalah Bahasa Indonesia. "Astaga, ini kan kelasku satu tahun yang lalu, ini kan kelas satu. Sekarang kan aku sudah naik kelas dua." Keringat dingin keluar di wajah Joni, lalu dia memberanikan diri menemui Pak Guru. "Maaf, Pak, karena sudah satu tahun daring, saya lupa kalau sekarang saya sudah kelas dua. Saya salah masuk kelas, Pak." Semua peserta didik pun tertawa. Dengan wajah malu, Joni keluar kelas. Teks 2 PKH Pada suatu hari, dua orang ibu rumah tangga sedang berbincang-bincang di depan rumah. Mereka sedang asyik membahas tentang bantuan pemerintah yang dinamakan PKH. Bu Tuti : Mar, aku semakin heran dengan pemerintah sekarang. Bu Marni Loh, kenapa, Bu? Ada masalah? (penasaran) Bu Tuti : Ya jelas ada. Kalau enggak ada, buat apa saya repot-repot membahas masalah ini? Bu Marni: Oalah, Bu, sempat-sempatnya memikirkan pemerintah, memangnya pemerintah memikirkan nasib kita? Bu Tuti : Jangan salah. Tuh, lihat tetangga sebelah kita. Dia dapat bantuan dari pemerintah. Setiap bulan, dia rutin mengambil sembako di warung dekat balai desa sana. Bu Marni Masa? Enggak salah, sampeyan, Bu? Dia, kan, lumayan mampu. Lihat saja, kulkas ada, mesin cuci punya, motor dua, kalau pergi perhiasannya selalu menempel di tangannya. Benar enggak salah, Bu? (sedikit tidak percaya) Bu Tuti : Nah, itu yang membuat saya bingung. Kenapa dia dapat bantuan? Padahal, kalau dipikir, dia tergolong keluarga mampu. Coba kita bandingkan dengan tetangga kita yang lain. Ada yang jauh lebih berhak mendapatkan bantuan itu sebenarnya. Bu Marni : Iya betul Bu. Ngomong-ngomong, bantuan apa yang bisa dia dapat, Bu? Bu Tuti Bu Marni: Masa kamu enggak tahu? Itu, loh, bantuan PKH. Oh, yang rumahnya ditempeli stiker "Keluarga Miskin" itu, to? Bu Tuti Nah, itu kamu tahu, Mar. (mengacungkan jempol kepada Bu Marni) Bu Marni Bu Tuti Ya tahu lah, Bu. Apa, sih, yang tidak saya ketahui? Mar, PKH itu apa, to? (penasaran) Bu Marni Program Keluarga Harapan. Bu Tuti : Harapan apa? Bu Marni Harapan biar dikasih sembako tiap bulan, ha...ha...ha... Bu Tuti : Ngawur kamu, Mar. Tulislah persamaan dan perbedaan kedua teks tersebut

3

3.7

Jawaban terverifikasi

Iklan

MOHON DIJAWAB SECEPATNYA, TERIMAKASIH (text activity 6) When I was a seventh grader, I had an interest in dancing. At that time, I was a new student. All students in the seventh grade were required to participate in at least two extracurricular activities at school. Because I love English, I joined the English Club. However, I was confused about what other activities I would participate in. "Hi, Lala. Have you decided which extracurricular activities you will participate in?" asked Reza, my classmate. I was filling out the extracurricular registration form sheet when he asked. "I have chosen the English club, but I am still confused about the other activity," I replied. "The school has a lot of interesting/extracurricular activities. You have to choose one of them," Reza said. "You are right. But I'm still confused," I stared at the extracurricular registration form sheet. There were still a few hours before this sheet was collected. "I Think, you should choose activities that really match your passion. I've heard that you like to watch traditional dance performances. Why don't you just join the dance club?" Reza gave his opinion. I thought for a while: It may be true what Reza said. The dancing club is not bad. I always wanted to learn to dance a long time ago, but there was no chance. Maybe it was time for me to learn to dance. I smiled at Reza, and then said, "Thank you, Reza. Now I know which club I will choose." From then on, I confessed to the dancing club. I practiced dance seriously. I have mastered several types of dances, both traditional and contemporary dance. --PERTANYAAN---- A 1. What is the story about? B Rewrite Lala's story in Activity 6 in the table below! 1. Orientation= a. characters:............... b. Setting:............... 2. Complication: a. Conflict:............ b. Climax:.............. 3. Resolution:.................

1

5.0

Jawaban terverifikasi

chapter 1: the beginning "Hmmm, so I've signed it. Now all I have to do is register directly from the school," Rita thought quickly . Rita or Rita Yunita is a girl who wants to go to Sakura Academy because she wants to get an award, become a student council member there, join champion, and get a scholarship so she can choose where she wants to go. "I hope I can pass the test so I can go to school at the currently popular Sakura Academy..." Rita spoke to herself. Chapter 2 : the great start . One day in a Japanese city there was a student who entered the Sakura Academy. There were many students who want to registered and then took a test to get permission to enter the academy or not... "Hello new students, welcome to Sakura Academy, a place where smart people study and graduate here," said the principal at Sakura Academy, Mrs. Lesia Kima. "With technology becoming more sophisticated day by day, Sakura Academy is developing it to become even more powerful" added Mrs. Kinada Tira, a teacher from class 1A . "Right, and let's start the registration event, ask all the students to go to the room next to the teachers' council, namely the registration room."Miss Lesia answered clearly. "Wow, that means this school is very modern!" thought Rita, "Hey, what's up there?" called a girl from behind."Huh?"Rita was confused because she heard someone calling her . "Hi, can we be friends? I don't have any friends here yet."answered the girl. "ooh of course, I'm Rita Yunita, what's your name? "Rita answered briefly ."My name is Yuta Aita, nice to meet you!" answered the girl whose name was apparently Yuta. "Yuta! Let's hurry to the student registration room. The other students have already left!" Rita answered quickly because she wanted to go to the registration room too. when they arrived at the registration room... "Haaaah!? The queue for registration is really long!! It took up to one night to queue before Yuta and I could register (sad)," answered Rita quickly but small. "Don't be sad, Rita, I've taken queue number 15 and number 16. I took two, one for you, that was before I met you, so don't worry." Yuta said calming Rita. "Wow, thanks Yuta ^^ "Rita answered happily. "Your welcome Rita, and now it's number 14 after me, then you Rita "Yuta answered calmly. [..NEXT NO.15..] "Well it's my turn! after that you Rita! "Yuta said that as he got up from his seat. "yes Yuta..{oh I'm so scared if I'm not accepted...} "Rita answered while thinking. "yeeeyy! I passed Rita! Now it's your turn! "Rita answered suddenly with a happy face."uh, yes yuta I'm coming..." Rita answered with a worried face.Rita got up from her seat and came to the registration area. "So... where is the registration paper? "Rita asked. "This is the paper, but first, can you provide proof that you are indeed enrolled at this Sakura Academy? "asked the person giving the registration form. "Here it is..I just registered yesterday. Is this true?"asked Rita who was waiting for the answer."Hmmm, wait a minute, I'll take a look first, okay?" answered the the person giving the registration form ."oohhh so you are the person who registered yesterday with the name Rita Yunita huh?"asked the person . "ah, yes, that's right..{hhhh luckily I'm there, so I'm a little calmer..}"Rita answered while thinking ."OK, here is the form, please write it with the correct information. "answered the person earlier. [Rita also wrote everything that was needed on the form correctly.] "Here's the form paper..I've finished answering it..{I hope I pass the next test so I can pass and can go to school here..}" Rita answered while shakingly handing over the form. [After waiting for a long time, Rita finally answered..] "Okay, you passed the next test like your friend Yuta. Isn't she your friend?"asked the person. "yes, that's right...oh yes, where will the next test be?"Rita asked with relief. "oh, it will be announced later so that everyone who passes can hear too.. "the person answered. "oh, thanks for the information..." Rita answered quietly as she went towards Yuta. "yuta! i passed too! !"Rita shouted happily. "wow, luckily you passed too! Hopefully we'll be in the same class too! "Yuta answered happily."You guys don't forget that your dorm rooms are the same so you have to remind each other. And also one room is only provided for 2 people so don't make the room messy otherwise you will be punished for sweeping the leaves on the school grounds, here is the dorm room card, the floor 5 No. 551 When you're in the room, don't be loud and don't be late for anything, you'll know what happens if you're late," answered the person giving the form at length. "Eeh...can I ask one more thing?" asked Rita nervously. "hhhh (sighs) quickly, what do you want to ask?" answered the form giver patiently . " If i want to register To become a student council or student council president, where do I go?" "ooh you will hear the announcement tomorrow morning at 07:15 remember don't be even a second late otherwise the field gate will immediately close. so now you can go to your dorm room with yuta now..." answered the person. "Aahh, sorry I asked a lot of questions and thank you for the information..." Rita answered slowly. [THEY GET UP THE LIFT AND GO TO THEIR Dormitory ROOM..] "Hmmm... room no. 549,, room no. 550,, room no. 551.. well here is our room Yuta!! "Rita said to Yuta who were busy carrying their suitcases and bags."Finally we arrived... Hey Rita, why did you tell me to carry our bags and suitcases? You only brought your cards and smartphone... I'm tired you know!" Yuta replied, almost angry because he was the one carrying their bags and suitcases. "Hehehe, don't be angry, Yuta, because if I told you to look for our room and I was the one carrying our bags and suitcases, you wouldn't find our room because you don't seem to be a careful person :v" Rita answered casually while explaining at length. "hhhh (takes a deep breath) OK, that's up to you, Rita, I'm lazy..." Yuta answered resignedly........ Pertanyaannya adalah.. 1.siapa nama karakter utamanya?....... 2.siapa teman pertamanya?.... 3.apa nama sekolah barunya?.... MAKASIH SUDAH MENJAWAB~~~~♥︎ BTW INI CERITA ASLI BUATANKU SENDIRI! BY ZAHIRAH JANGAN TIRU KLO ENGGAK BERDOSA

3

5.0

Jawaban terverifikasi