Agung S

02 Maret 2022 12:12

Iklan

Agung S

02 Maret 2022 12:12

Pertanyaan

Identifikasikan perbedaan mendasar an tara konsep kekuasaan kerajaan-kerajaan bercorak Hindu-Buddha dan kesultanan-kesultanan Islam.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

21

:

19

:

40

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

E. Ariska

07 Maret 2022 03:25

Jawaban terverifikasi

Hai Agung S, Kakak bantu jawab ya. konsep kekuasaan kerajaan Hindu Buddha yang dipimpin oleh seorang Raja. Raja dianggap titisan dari dewa. Sedangkan Konsep Kekuasaan kesultanan Islam dipimpin oleh sultan. Pengkultusan dewa yang dimiliki seorang raja tidak lagi terdapat di masa Islam. Di masa Islam, seorang sultan memperkuat kedudukannya dengan mengaitkan dirinya melalui garis keturunan pada Nabi Muhammad SAW. Untuk lebih jelasnya, pahamilah penjelasan berikut ini Masuknya pengaruh Hindu Budha Menyebabkan sistem kesukuan diganti dengan kerajaan. Kedudukan Raja yang dianggap sebagai titisan (reinkarnasi) dari dewa dikenal dengan konsep dewaraja. Sejak abad IV masehi di Indonesia berdiri kerajaan bercorak Hindu dan Budha. Kerajaan bercorak Hindu di Indonesia antara lain: Kutai, Tarumanegara, Mataram Kuno ( Hindu Budha), Kediri, Singasari, Majapahit. Sedangkan kerajaan-kerajaan bercorak Budha di Indonesia antara lain: Kalingga, Sriwijaya. Sedangkan pada masa Islam, kerajaan disebut dengan kesultanan, sehingga pemimpinnya disebut dengan sultan (raja dalam Bahasa Arab). Ia merupakan pemipin tertinggi. Selain sultan, sebutan lain untuk seorang pemimpin adalah maulana, susuhan, dan panembahan. Pengkultusan dewa yang dimiliki seorang raja tidak lagi terdapat di masa Islam. Di masa Islam, seorang sultan memperkuat kedudukannya dengan mengaitkan dirinya melalui garis keturunan pada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, di dalam Islam tidak ada sistem kasta, sehingga seorang sultan bukanlah seseorang yang harus ditaati, dan sultan juga bukan titisan dari Allah. Sultan hanyalah manusia biasa yang diberikan kelebihan-kelebihan, sehingga pantas untuk memimpin suatu kerajaan. Ketika mengambil suatu keputusan, baik itu yang berkaitan dengan agama dan pemerintahan, sultan biasanya berkonsultasi terlebih dahulu dengan para ulama, agar keputusan-keputusan tersebut dapat diterima oleh rakyat dengan penuh rahmat. Salah satu kelompok ulama yang terkenal di Nusantara adalah Wali Songo (Wali Sanga atau Sembilan Wali). Anggota Wali Songo banyak yang menjadi penasihat bagi Kerajaan Demak. Semoga membantu ya.


Iklan

Ferdi Y

20 September 2023 08:05

Identifikasi perbedaan mendasar antara konsep kekuasaan kerajaan-kerajaan bercorak hindu-budha dan kesultanan Islam


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi